<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504</id><updated>2012-02-10T00:07:02.323+07:00</updated><category term='dalam Rindu'/><category term='Puisi dan Cinta'/><category term='Nuansa'/><category term='KeResahan'/><title type='text'>Taman Cengkrama</title><subtitle type='html'>Nuansa KeResahan dalam Rindu, Puisi dan Cinta</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>69</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-2675105210429454556</id><published>2012-01-01T18:11:00.005+07:00</published><updated>2012-02-09T23:02:28.965+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KeResahan'/><title type='text'>Geliat Awal Masa Perpisahan</title><content type='html'>Duhai.. Untuk Kali ini Jiwa Ku tak Hendak BerPuisi..&lt;br /&gt;
Karena KeResahan masa ini terlalu dalam membalut Nurani..&lt;br /&gt;
Sebuah Awal Masa harapan dari sekelumit Laku Kebimbangan..&lt;br /&gt;
Menerjang tali kemesraan, melemparkan jauh dalam Kebingungan..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Duhai.. Aku Hanya Merangkai Kata yang Jiwa Ku Rasa..&lt;br /&gt;
Untuk sesuatu yang terasa atau bahkan apalah itu adanya..&lt;br /&gt;
Aku bukanlah Penyair yang pandai memuja pada Kehalusan Rasa..&lt;br /&gt;
Hingga tak pernah mengerti bagaimana Luka tertoreh oleh Goresannya..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Indahnya Sebuah Pertemuan.. Di awal masa Perpisahan..&lt;br /&gt;
Ada kala sesuatu Bertemu dan Ada kala sesuatu Terpisah..&lt;br /&gt;
Masa Indah yang Lalu akan Berakhir berganti Masa yang Baru..&lt;br /&gt;
Walau tak pernah ku mengerti kala ia datang dan kemana menghilang..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Duhai.. Soneta Hidup Ku adalah Syair Resah sebentuk Matsnawi..&lt;br /&gt;
Yang telah Terhias Indah oleh Lakuan semu Kerlipan Para Bidadari..&lt;br /&gt;
Hadirkan KeCeriaan di sepi Taman.. Hangatkan PeLukan GuLita Malam..&lt;br /&gt;
Menuju Awal masa Perpisahan.. Kala KeIndahan adalah Sebuah Khayalan..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ku tak pandai mengukir kata untuk sebuah kehalusan Rasa..&lt;br /&gt;
Karena kata telah begitu indah tuk ku benahi menjadi sebuah asa..&lt;br /&gt;
Ku tak mampu menoreh kehalusan hati pada lubuk semu Sang Bidadari..&lt;br /&gt;
Kerana rangkaian kata dari Jiwa ku adalah bias pancaran cermin Nurani..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Geliat Pesta ini adalah awal dari sebuah Masa Perpisahan..&lt;br /&gt;
Potongan Cerita yang harus terlakoni dalam masa yang panjang..&lt;br /&gt;
Tiadalah Rindu akan sirna sebelum yang tertanam berubah jadi nyata..&lt;br /&gt;
Karena benih yang terpelihara adalah titipan Rindu dari Gelisah Mimpi nya..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hari ini semua cerita akan berakhir untuk segera dimulai..&lt;br /&gt;
Berlantun jawaban melody dari skenario mimpi yang kerap menghantui..&lt;br /&gt;
Tiadalah akan ada bedanya sebuah impian dengan harapan semu pada nya..&lt;br /&gt;
Jika jawaban resah ini memaksa Jiwa bahwa semua itu adalah nyata ku rasa..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika Jawaban semua resah ini.. Hadir bersama Mimpi pada Indahnya sebuah Laku...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2012 - Duhai.. Bidadari MaLam disana.. ???&lt;br /&gt;
Jiwa Ku.. Senantiasa Mendengar Gemerisik Anggun sebuah Laku..&lt;br /&gt;
Salam sejahtera.. Untuk sebuah Keindahan dari Resah yang pernah Ada..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-2675105210429454556?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/2675105210429454556/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=2675105210429454556&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/2675105210429454556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/2675105210429454556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2012/01/geliat-awal-masa-perpisahan.html' title='Geliat Awal Masa Perpisahan'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-4666547379075757087</id><published>2011-12-08T20:32:00.001+07:00</published><updated>2011-12-09T00:16:32.382+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nuansa'/><title type='text'>Cengkrama PerJamuan Senja</title><content type='html'>Hari nan Bahagia dalam Lingkupan Rindu Suasana&lt;br /&gt;
Hiburan semu dari sosok-sosok Polos menggoda Jiwa&lt;br /&gt;
Menoreh Kesunyian Hati menCipta lagi kenangan Lama&lt;br /&gt;
Saat bersama Para Kekasih dalam Suasana hidup Bersama &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah Kisah Cengkrama PerJamuan Senja.. &lt;br /&gt;
Kala Dahaga lenyap tergantikan oleh Bahagia&lt;br /&gt;
Kala Rindu berganti haru oleh sebuah PeriLaku&lt;br /&gt;
Kala Cinta yang hilang tergantikan masa-masa terulang&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka Sang Penghibur tanpa perlu Jiwa ini harus meminta&lt;br /&gt;
Mereka Sang Penghibur yang Ikhlas dengan tutur Dialog nya&lt;br /&gt;
Mereka Sang Penghibur bagi Jiwa yang tengah dilanda Gulana&lt;br /&gt;
Mereka Para MaLaikat Kecil yang tak harus peduli berManis Kata..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hari nan Bahagia dalam Lingkupan Berkah Suasana&lt;br /&gt;
Pesta Ria Berbuka di hari Harapan Usang kini Menghilang&lt;br /&gt;
Memanggil Diri tuk temani Kegundahan dalam menjalani Hari&lt;br /&gt;
Untuk jalan Kehidupan yang tak selamanya akan indah terjalani&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah Cerita Panjang Liku Kasih Sayang&lt;br /&gt;
Kala Para Kekasih Kami telah pergi Menghilang&lt;br /&gt;
Kala orang-orang tersayang harus pergi meninggalkan&lt;br /&gt;
Dan Kala Pesta Kecil ini yang hanya dapat Kami lakukan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kami Bahagia karena Kami akan senantiasa tetap Bersama&lt;br /&gt;
Kami Bahagia karena Kami saling menyayangi tanpa berdusta&lt;br /&gt;
Kami Bahagia karena Kami sama senasib untuk sebuah Kehilangan&lt;br /&gt;
Kehilangan akan mereka-mereka yang selama ini amat Kami Sayang&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hari ini adalah Pesta Kami, Pesta orang-orang Kehilangan&lt;br /&gt;
Kehilangan akan Cinta dan Kasih Sayang juga Rindu Penantian&lt;br /&gt;
Hari ini adalah Pesta Kami, Pesta orang-orang Berharapan&lt;br /&gt;
Berharap Kebahagiaan terCipta atau Kami sendiri yang Mewujudkan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan inilah Pesta Kami, Kebersamaan Kami, Kebahagiaan Kami&lt;br /&gt;
Pesta tanpa ada lagi Air Mata, Kebersamaan tanpa Bermanis Kata&lt;br /&gt;
Dan Kebahagiaan yang terCipta dari diri, bukan hasil dari mengHiba&lt;br /&gt;
Karena Kami telah terbiasa, Kehilangan orang-orang yang Kami Cinta &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
***&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Duhai Sang Penggenggam Jiwa.. &lt;br /&gt;
Berkahilah Jiwa Lusuh Ku dan Jiwa-Jiwa Polos Mereka..&lt;br /&gt;
Hingga tak akan lagi Kami rasakan Kegundahan yang Menggoda&lt;br /&gt;
Hingga Jiwa Polosnya tak akan menapaki jejak Resah Ku yang serupa&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-4666547379075757087?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/4666547379075757087/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=4666547379075757087&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/4666547379075757087'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/4666547379075757087'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2011/12/kisah-perjamuan-cerita-senja.html' title='Cengkrama PerJamuan Senja'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-6089811420904570228</id><published>2011-11-16T18:45:00.000+07:00</published><updated>2011-11-14T09:11:58.125+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KeResahan'/><title type='text'>Gemerisik Nada KehiLangan</title><content type='html'>Sang Waktu TerHenti.. Dan semua MengHiLang... Sirna....&lt;br /&gt;
Namun Doa Doa akan senantiasa ada bagi yang TerCinta.... &lt;br /&gt;
BeTerbangan Resah dari Hati dan Jiwa menuju PEMILIK nya....&lt;br /&gt;
PEMILIK Hati dan Rasa ini, PENGGENGGAM Jiwa dan BeLahannya....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hingga Jiwa tak DiLepas Kembali.. Untuk Mengakhiri sebuah Mimpi...&lt;br /&gt;
GeLisah..... MeLayang..... KehiLangan..... Dan Aku pun... Turut Sirna...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
KaLa Resah Sang Bintang Kebingungan bertanya pada Sang MaLam....&lt;br /&gt;
Jawaban Benar atau Salah adalah Benar.. Karena itu sebuah Jawaban...&lt;br /&gt;
Namun Diam Membisu dalam Keheningan.. Adalah sebuah Luka Penderitaan...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sakit yang dirasa oleh sebuah Jawaban.. Adalah Jawaban Kebahagiaan...&lt;br /&gt;
Renungan Esok Pagi... Hingga Sang Bintang mengerti Arti sebuah KesaLahan...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maafkan.. Mungkin Diri ini telah SaLah mengartikan sebuah Kebaikan...&lt;br /&gt;
Atau Jiwa ini yang terLaLu Bodoh untuk bisa memahami sebuah Perasaan...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sungguh... Aku tak Mengerti.. Semua begitu cepat MengHiLang..&lt;br /&gt;
Tak sebanding dengan masa yang harus Ku arungi dalam KeResahan..&lt;br /&gt;
Semua Lenyap berlalu... MengHiLang tanpa sedikit pun Peringatan..&lt;br /&gt;
Meski MaLam tetap Ada dalam Ingatan.. Ia telah Lenyap dari Pandangan..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada yang salah Rasanya dengan semua ini.. Apakah itu pada Diri Ku ?&lt;br /&gt;
Yang jelas tidaklah pada diri Sang MaLam.. Karena Dia teman TerBaik Ku...&lt;br /&gt;
Namun Mengapa mesti Sang MaLam... Yang harus HiLang meLenyap dari Taman...&lt;br /&gt;
Menempatkan Lemah cahaya KeciL Ku... Pada sisi GeLap yang tidak Aku Sangkakan...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sungguh... Aku tak Percaya.. Walau Kenyataan ini masih bisa Ku terima..&lt;br /&gt;
Aku terLempar jauh dalam KeGeLapannya.. Lebih jauh dari yang mampu Ku Rasa..&lt;br /&gt;
Sungguh... Aku tak Percaya.. Harus menanggung Dosa yang tak Ku Mengerti..&lt;br /&gt;
Terpuruk dalam Taman Keresahan ini.. Kerana Sang MaLam mungkin telah tak Sudi..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oh... Serendah itu kah Lemahnya Cahaya Ku ini dalam Indah Paras CakrawaLa Mu ?&lt;br /&gt;
Hingga Aku tak Layak bersanding dengan Para Bintang lain untuk Menghias Gelap Mu..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Duhai Sang MaLam... yang telah tega MengHiLang dari KeGeLisahan Taman.... &lt;br /&gt;
Sungguh... Sekali lagi Aku ingin Katakan... Aku tak Mengerti dengan Semua ini....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
2011 - DaLam KeHiLangan&lt;br /&gt;
Sebuah Gemerisik Nada KeHiLangan..&lt;br /&gt;
Dari Jiwa yang Rapuh.. Untuk Bidadari MaLam..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-6089811420904570228?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/6089811420904570228/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=6089811420904570228&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/6089811420904570228'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/6089811420904570228'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2011/11/gemerisik-nada-kehilangan.html' title='Gemerisik Nada KehiLangan'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-6202838187763570116</id><published>2011-11-01T23:11:00.000+07:00</published><updated>2011-12-04T23:05:06.377+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dalam Rindu'/><title type='text'>KerLip KeciL bagi Sang MaLam</title><content type='html'>Malam.. Jika Aku menatap DiriMu dengan kerlipan cahaya Ku,&lt;br /&gt;
Engkau adalah sebuah Misteri yang terpendam dalam Jiwa Mu.&lt;br /&gt;
Namun Aku akan senantiasa menatap Mu dengan kepolosan Ku,&lt;br /&gt;
Disana Jiwa Ku menemukan Hadir Mu untuk sebuah Keteduhan..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Malam.. Mungkin kepergian Mu melenyap pula Kerlip Hati Ku,&lt;br /&gt;
Karena Cahaya Jiwa Ku telah terpaut pada Kesunyian Jiwa Mu.&lt;br /&gt;
Namun Aku tak akan pernah peduli dengan sebuah Keberadaan,&lt;br /&gt;
Karena sesungguhnya Kerlip Ku melenyap dalam Kebersamaan..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku Bintang Pemuja Mu diantara Bintang yang BerGemerlapan,&lt;br /&gt;
Cahaya KeciL Ku tak sebanding dengan Bintang yang Menawan.&lt;br /&gt;
Kerlip Cahaya Ku teramat redup dalam sebuah Misteri Kesunyian,&lt;br /&gt;
Entah bagaimana Kerlip ini mampu turut hiasi sebuah Keindahan..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Malam.. Engkau adalah Misteri yang terpendam dalam Diri Mu,&lt;br /&gt;
Sedangkan Aku adalah Kerlip Rahasia dari satu wujud Kehadiran.&lt;br /&gt;
Aku tempatkan Kerlip kecil Ku di luas Cakrawala Keindahan Mu,&lt;br /&gt;
Walau Aku tak pernah tahu disudut mana Aku Engkau tempatkan..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Malam.. Mungkin Kerlip Ku telah salah berperan pada Keadaan,&lt;br /&gt;
Atau mungkin cahaya ini amat lemah menyelami sebuah Perasaan.&lt;br /&gt;
Aku mampu BerKerlip karena Engkau memiliki Keikhlasan Jiwa,&lt;br /&gt;
Dan tempat tinggal Ku pada Kesunyian Jiwa Mu yang terabaikan..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku adalah Bintang Terjauh yang terhalang kabut Kebimbangan,&lt;br /&gt;
Gapaian cahaya Ku takan mungkin tersambut tanpa Pengorbanan.&lt;br /&gt;
Ketulusan Hati Mu telah bangkitkan sosok Jiwa Sang Pendamba,&lt;br /&gt;
Karena tanpa Diri Mu, kerlip cahaya Ku tiada berarti apa-apa..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Engkau Malam Ku bagi suramnya cahaya resah sebuah Kehidupan,&lt;br /&gt;
Aku Memuja Mu karena Aku merasakan tulusnya laku Pengabdian..&lt;br /&gt;
Malam memanglah bukan saja tempat Bintang kecil seperti Aku,&lt;br /&gt;
Di Ketulusan Hati Mu akan ada banyak Bintang terlihat Menawan..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku Bintang Redup yang telah usang ditelan arus gemuruh rasa,&lt;br /&gt;
Berharap Malam menerima keberadaan ku walau sekedar tersapa.&lt;br /&gt;
Dalam Misteri Kesunyian Jiwa Mu kerlip Ku akanlah tetap Ada,&lt;br /&gt;
Walau Aku tak pernah tau seberapa indah kerlip Ku mempesona..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2011 – Taman Kesunyian MaLam&lt;br /&gt;
Dari : Panggung Insomnia KeResahan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-6202838187763570116?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/6202838187763570116/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=6202838187763570116&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/6202838187763570116'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/6202838187763570116'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2011/10/kerlip-kecil-bagi-sang-malam.html' title='KerLip KeciL bagi Sang MaLam'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-6245177334482588316</id><published>2011-10-22T09:17:00.001+07:00</published><updated>2011-10-23T19:00:02.324+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nuansa'/><title type='text'>Sebuah Mimpi yang Sempurna</title><content type='html'>Duhai.. Semalam Aku telah berMimpi Dik..&lt;br /&gt;
Mimpi yang indah sekali, Lebih indah dari Taman Ku ini.&lt;br /&gt;
Mimpi yang nyata, lebih nyata dari kehidupan yang Ku rasa.&lt;br /&gt;
Semua tentang DiriMu Dik.. Ya.. Tentang Diri Mu..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah Mimpi yang Sempurna..&lt;br /&gt;
Berawal dari kunjungan Mu di Taman tempat tinggal Ku..&lt;br /&gt;
Taman Gelisah yang memang telah nyata seperti ini adanya.&lt;br /&gt;
Taman tempat berkumpul orang-orang yang aku Cinta.&lt;br /&gt;
Taman yang aku bina untuk pengobat rasa Rindu dan Kecewa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
DiriMu hadir untuk satu harapan pada sebuah Kerinduan.&lt;br /&gt;
Dan Aku begitu amat malu dengan realita sebuah keberadaan.&lt;br /&gt;
Aku ungkapkan segala resah terpendam dalam hidup Ku.&lt;br /&gt;
Dan Kau pun berungkap alasan untuk sebuah PenoLakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah Mimpi yang Sempurna.. Ya.. itulah Realita..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Betapa HatiKu hancur melebihi Kehidupan Nyata yang ada.&lt;br /&gt;
Karena Luka Ku melebur bersama Duka orang-orang terCinta.&lt;br /&gt;
Betapa Kenyataan Mimpi itu teramat menoreh Luka Jiwa.&lt;br /&gt;
Sedang nyata pun Diri ini masih mampu untuk Menghalaunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya.. Itulah Mimpi terIndah yang baru kali ini Aku bisa rasa.&lt;br /&gt;
Disela ribuan mimpi berulang yang tak pernah Aku harapkan.&lt;br /&gt;
Sebuah anugrah mimpi terindah yang ku miliki tentang DiriMu&lt;br /&gt;
Yang tak pernah terpikir dalam Nyata, kala Kau hadir Menyapa..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya.. Itulah Mimpi terIndah yang baru kali ini Aku bisa rasa.&lt;br /&gt;
Disela ribuan penderitaan mimpi yang telah mengoyak isi jiwa.&lt;br /&gt;
Mimpi tentang Mu yang tak pernah terbayangkan sebelumnya.&lt;br /&gt;
Yang membuat Jiwa Ku bahagia, karena Engkau Pemerannya..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah Mimpi yang Sempurna.. Ya.. Mimpi yang Sempurna..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Engkau pergi tinggalkan Taman ini bersama tangis Perpisahan.&lt;br /&gt;
Luka yang tak Engkau dan Aku harapkan menjadi sebuah Ikatan.&lt;br /&gt;
Dalam Lambaian Perjalanan, Ku tatap Haru senyum Harapan. &lt;br /&gt;
Dan Kau kembali memeluk Ku karena Kami tak ingin terpisahkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah Mimpi yang Sempurna.. Ya.. Mimpi yang Sempurna..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Duhai Orang-orang yang terCinta…&lt;br /&gt;
Perkenalkanlah.. Inilah Belahan Jiwa Saya..”&lt;br /&gt;
Dan kata indah itu mengantar Ku pada suara Adzan tiba&lt;br /&gt;
Aku basuh Wajah ini penuh haru lalu bersimpuh dan Berdo’a : &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Duhai Sang Penggenggam Jiwa.. &lt;br /&gt;
Terima Kasih atas Kebahagiaan Mimpi yang telah Aku Rasa.&lt;br /&gt;
Dan tetaplah Genggam Jiwa Ku menyatu bersama Belahannya..&lt;br /&gt;
Aku teramat Menyayanginya.. Sayangi pula Dia oleh MU Ya RABB..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-6245177334482588316?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/6245177334482588316/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=6245177334482588316&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/6245177334482588316'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/6245177334482588316'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2011/10/sebuah-mimpi-yang-sempurna.html' title='Sebuah Mimpi yang Sempurna'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-4743249102127281909</id><published>2011-09-10T22:51:00.000+07:00</published><updated>2011-12-08T20:02:11.285+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nuansa'/><title type='text'>BaLasan tuk Sebuah Karma</title><content type='html'>Kelak dia akan datang untuk sebuah sisi Kejadian&lt;br /&gt;
Mencipta satu Gelisah bagi suram Masa ke Depan&lt;br /&gt;
Adalah sesuatu yang memang tak seharusnya terjadi&lt;br /&gt;
Namun akan terjalani oleh suatu hal yang teralami&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia kelak akan datang untuk sebuah laku balasan&lt;br /&gt;
Balasan atas apa yang telah Diri ini selalu rasakan&lt;br /&gt;
Sebuah jawaban karma tuk Galau Rindu seseorang&lt;br /&gt;
Yang tidaklah layak dan sepatutnya dia dapatkan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengapa Karma ini senantiasa datang Mendahului?&lt;br /&gt;
Yang tak bisa tidak harus tercipta untuk Ku penuhi..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karma ini akan tercipta bagi mu duhai para Kekasih&lt;br /&gt;
Titipan seseorang yang telah menyakiti Perasaan ku&lt;br /&gt;
Sebuah kutukan yang tak bisa tidak harus terjalani&lt;br /&gt;
Untuk satu jawaban pertanyaan yang harus terpenuhi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengapa harus untuk orang terCinta getar Karma ini &lt;br /&gt;
Sedang PeRindu tak ingat Luka yang pernah terRasa&lt;br /&gt;
Mengapa yang tlah Tega membalas luka via Jiwa Ku&lt;br /&gt;
Mencipta Luka jua bagi Para Kekasih yang terCinta&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengapa Karma ini senantiasa datang Mendahului?&lt;br /&gt;
Yang tak bisa tidak harus tercipta untuk Ku penuhi..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inilah jawaban untuk seribu kegalauan di masa lalu&lt;br /&gt;
Inilah Karma titipan yang harus Ku mulai lebih dulu&lt;br /&gt;
Betapa tersiksanya Rasa awal yang harus ku rasakan&lt;br /&gt;
Betapa menderitanya akhir yang harus ku lakukan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inilah Karma yang harus aku lakukan untuk diri mu&lt;br /&gt;
Penggenap jawaban atas luka yang pernah aku rasa&lt;br /&gt;
Inilah Jawaban dari misteri pengembaraan jiwa ini&lt;br /&gt;
Sebuah Karma yang haruslah terjadi untuk dipenuhi &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengapa Karma ini senantiasa datang Mendahului?&lt;br /&gt;
Yang tak bisa tidak harus tercipta untuk Ku penuhi..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Duhai.. Jangan ada lagi sosok yang akan menyakiti&lt;br /&gt;
Mencipta luka bagi Jiwa yang tak lama hendak pergi&lt;br /&gt;
Jangan ada lagi lakuan Karma yang tercipta bagi diri&lt;br /&gt;
Karna jawaban tak kuasa Ku terima untuk dipenuhi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Karma ini akan senantiasa datang Mendahului&lt;br /&gt;
Hingga Jiwa harus dua kali menderita atas keduanya&lt;br /&gt;
Kala kau lukai Jiwa ku untuk sebuah Kebingungan&lt;br /&gt;
Dan Ku lukai Jiwa tak berdosa untuk satu jawaban&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2011 - Karma ini milik Ku untuk Mu..&lt;br /&gt;
Titipan dari seseorang yang Ku serahkan pada Mu..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-4743249102127281909?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/4743249102127281909/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=4743249102127281909&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/4743249102127281909'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/4743249102127281909'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2011/12/jawaban-tuk-sebuah-karma.html' title='BaLasan tuk Sebuah Karma'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-3222547583285728554</id><published>2011-08-10T17:47:00.000+07:00</published><updated>2011-08-10T17:47:56.853+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dalam Rindu'/><title type='text'>Sang PeLawat PenJerat Hasrat</title><content type='html'>Mungkin sudah cukup lama Ku tinggalkan Taman Sunyi ini&lt;br /&gt;
Mengembara tuk hapus dahaga Suasana pada sosok Bidadari&lt;br /&gt;
Melawat Dunia baru di Pelatar jaringan nan penuh Keceriaan&lt;br /&gt;
Sambungan kasih yang masih Aku harap tak akan terabaikan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para Penghuni malam bercengkrama disana melupakan Luka&lt;br /&gt;
Tinggalkan derita ceritera sedihnya juga pada lawatan Mesra&lt;br /&gt;
Temui Sang Pujaan dalam kesibukan diri yang lebih berirama&lt;br /&gt;
Abaikan Taman Sepi Ku dalam laku yang akan tetap terdamba&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia tak akan pernah hilang walau waktu berjalan mengambang&lt;br /&gt;
Dia masih setia hadir menyapa dalam ikatan tali erat Pujaannya &lt;br /&gt;
Dia dambaan Jiwa yang dulu hilang ditelan Embun Keresahan&lt;br /&gt;
Sosok Penghibur Duka dari Taman sepi Ku yang telah meLena&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inikah kisah takdir dari Jiwa Ku Penghuni Taman Kesendirian&lt;br /&gt;
GeLisah Terbawa angin kemana Bidadari Malam menghilang&lt;br /&gt;
Walaupun Dia masih tetap sedia hadir dalam semu keRinduan &lt;br /&gt;
Taman ini tetap MeRindu kala Hasrat yang terlanjur MenJerat&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun Jiwa ini masih ingin tetap disini Duhai Sang Bidadari&lt;br /&gt;
Karena kehidupan adalah Taman yang sengaja Aku buat Sepi&lt;br /&gt;
Aku takan Kuasa hadiri gairah Kehidupan baru yang tak Biasa&lt;br /&gt;
Hanya sambut Mu yang masih akan tetap bisa Jiwa ini terima&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jeratan hasrat terlalu dalam menggoda Rasa yang pernah ada&lt;br /&gt;
Dari Getaran Pesona sosok yang senantiasa menyapa Mesra &lt;br /&gt;
Dan Jiwa Ku tetapLah masih ingin dalam sepi Taman Ku ini&lt;br /&gt;
Atau Kau bawa di PerjaLanan terbang Mu kemana Kau suka&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Duhai Bidadari.. Sang PeLawat Malam dari Taman Hati Ku&lt;br /&gt;
Malam Sepi adalah dunia kehidupan ku untuk kehadiran Mu&lt;br /&gt;
Tlah lama sudah Bayang Mu pergi tinggalkan JiwaKu sendiri&lt;br /&gt;
Memendam Hasrat Rindu pada Jeratan yang makin meMucat&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biarlah Derita ini terbasuhkan oleh Ceria Mu dalam Asmara&lt;br /&gt;
Walau teramat jauh Dunia Mu yang tak mampu Jiwa ini sapa&lt;br /&gt;
Sebersit Resahan Laku Mu adalah mantera Harapan bagi Jiwa&lt;br /&gt;
Karena kehidupan Ku telah terbiasa dalam kesunyian Nestapa &lt;br /&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-3222547583285728554?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/3222547583285728554/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=3222547583285728554&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/3222547583285728554'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/3222547583285728554'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2011/08/sang-pelawat-penjerat-hasrat.html' title='Sang PeLawat PenJerat Hasrat'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-7676024867737202662</id><published>2011-07-18T23:34:00.000+07:00</published><updated>2011-10-23T18:59:25.174+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KeResahan'/><title type='text'>Yakinlah Bahwa Engkau Sendiri</title><content type='html'>Jiwa ini Sendiri Meredup dalam Sunyi yang tak Berpenghuni&lt;br /&gt;
Melanjutkan Pengembaraan Usang pada Masa yang tiada Henti &lt;br /&gt;
Rindukan Jiwa yang Tertawan Masa Lalu pada sebuah Elegi &lt;br /&gt;
MeLena Suasana Lamunan pada Resah Kecewa Dendaman Hati  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oh.. Jiwa Ku yang tlah Lama terTinggal di Resah masa LaLu&lt;br /&gt;
Terlena Dalam Semaraknya Hening Pesta Para Malaikat KeciL &lt;br /&gt;
Jiwa ini tidak Mungkin Lagi Menjemput ke dalam Riangnya&lt;br /&gt;
Ia telah Jauh terlena dalam Gelisah Acara Pesta Permainannya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Desing Suara Bising Mahluk tak Berdosa tak suruti Kesendirian&lt;br /&gt;
Seakan Setia menjadi sebuah Gelisah Trauma Hening Kehidupan  &lt;br /&gt;
Jiwa2 yang seharusnya terMuLiakan pun kini turut BerMesra&lt;br /&gt;
Mehempas Kesabaran Jiwa ini pada Ujung Lembah Penghinaan  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengembaraan ini Mendapati Jalan yang semakin Berat rasanya&lt;br /&gt;
Mengarung Masa ujian Panjang yang haruslah tetap Ku Jalani&lt;br /&gt;
Bersama Jiwa2 seisi Taman yang semakin Gerah Ku Rasakan&lt;br /&gt;
Tuk Sebentuk Kesabaran Menghadapi Semua Laku Memilukan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oh.. Batin Ku tlah Lelah Mengembara bersama Liku Laku Mu&lt;br /&gt;
Terpuruk Membusuk dalam Taman sendu yang telah meLapuk&lt;br /&gt;
Jiwa ini tidak Mampu lagi Bertahan meRedup di Cahaya Semu&lt;br /&gt;
Tingkah Mu tlah Jauh Hempas Jiwa Ku keluar Lingkaran Hidup&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jiwa ini MemiLu.. Jiwa ini Kecewa..&lt;br /&gt;
Jiwa ini Berduka dalam Taman yang Terbina..&lt;br /&gt;
Jiwa ini tlah terAmat Lelah dalam Resah Pengembaraannya &lt;br /&gt;
Jiwa ini tak mungkin lagi mampu untuk bisa KembaLi&lt;br /&gt;
Jiwa ini terGadai setelah masa Kehabisan Bekal Perjalanan&lt;br /&gt;
Jiwa ini akan Menetap Bertahan atau mungkin akan Sirna&lt;br /&gt;
Melupa Taman yang harusnya Terbina tuk Mesra Cengkrama&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Sungguh... &lt;br /&gt;
Kesendirian adalah Lebih Baik daripada Jiwa ini Merasa Sendiri&lt;br /&gt;
Namun entah Mengapa Ia senantiasa merasa akan Kehadirannya&lt;br /&gt;
Dan seakan tak percaya walau derita telah jelas membekas terasa&lt;br /&gt;
Kala Lika Liku sebuah Laku menoreh sisi Hidup Ketenangan Ku&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Duhai.. Jiwa Jiwa Pengembara..&lt;br /&gt;
Jiwa Jiwa yang tlah terTawan, terGadai, Menetap bahkan Sirna   &lt;br /&gt;
Tak perlu lagi Engkau menoleh Resah dalam Pengembaraan Mu&lt;br /&gt;
Tetapkan Jalan Mu Lurus menuju Taman Impian yang Nyata&lt;br /&gt;
Atau Kau Kembali membina Taman Khayalan yang Tertinggal&lt;br /&gt;
Dan Ku katakan sekali lagi untuk Resah Kegalauan Jiwa Mu.. &lt;br /&gt;
“Yakinkanlah… Bahwa Engkau kini.. Memang telah Sendiri..”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Bila engkau Peduli.. Aku adalah Jiwa yang amat sangat Peduli..&lt;br /&gt;
Bila engkau tak Peduli.. Aku adalah Jiwa yang jauh lebih tak Peduli”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-7676024867737202662?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/7676024867737202662/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=7676024867737202662&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/7676024867737202662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/7676024867737202662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2011/10/yakinlah-bahwa-engkau-sendiridoc.html' title='Yakinlah Bahwa Engkau Sendiri'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-4407732373940830984</id><published>2011-06-27T17:14:00.000+07:00</published><updated>2011-06-27T17:14:49.021+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nuansa'/><title type='text'>Sebuah Rasa yang Aku BeLi</title><content type='html'>Taman ku ini amatlah damai dan menentramkan tanpa kau usik oleh kebaikan mu yang merepotkan.&lt;br /&gt;
Taman ku ini amatlah indah dan membahagiakan tanpa kehadiran mu yang senantiasa mengganggu.&lt;br /&gt;
Taman ku ini adalah milik ku yang kau campakkan dan kau kotori oleh laku rasa kekecewaan. &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
Pernah terpikir oleh ku untuk membeli seonggok kendaraan yang mampu memuat sahabat terbaik ku..&lt;br /&gt;
Lalu ku ajak seluruh sahabat ku menuju sebuah tempat terindah nan jauh di tepi sebuah jurang..&lt;br /&gt;
Dan aku ingin katakan pada mereka : Tolong bantu aku hempaskan kendaraan ini ke dalam jurang itu..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin semua sahabat tak akan ada satu pun yang mau turut bersama ku melakukan hal tersebut..&lt;br /&gt;
Dan Akhirnya aku sendiri yang melakukan hal tersebut dengan bekal rasa kekesalan sejak kepergian...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yah.. aku pun tersenyum sangat puas.. Mendengar sebuah dentuman kebahagiaan dari kedalaman jurang.. &lt;br /&gt;
Ayolah Sahabat.. Kita jalan kaki bersama.. Sesungguhnya kemesraan persahabatan ini teramatlah berharga..&lt;br /&gt;
Kita Pandangi dan Nikmati saja bersama pemandangan dan suasana indah dalam perjalanan pulang kita..&lt;br /&gt;
Tanpa kita perlu berbeban rasa memikirkan lagi apa yang tadi kita bawa dan kini telah hilang tiada.. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin diantara sahabat akan ada yang mengatakan bahwa yang Aku Lakukan ini adalah hal yang GiLa..&lt;br /&gt;
Atau Bahkan mungkin semua akan mengatakan bahwa Aku sendiri memang telah menjadi Gila karenanya..&lt;br /&gt;
Mungkin pula semua sahabat ku akan langsung berkemas untuk pergi meninggalkan aku sendiri disana..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maafkan Sahabat.. Untuk itu semua.. Namun kini aku miliki kesempatan berharga untuk tetap bersama..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mungkin Tebaran senyum sinis sontak menghujani raut kusut disela cemooh kata : "Dirimu Sudah GiLa.!"&lt;br /&gt;
Dan semua sahabat ku langsung pergi dan berlalu meninggalkan ku, sebelum sempat aku balas berkata :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tolonglah Sahabat.. Biarlah aku buang kendaraan itu.. Karena Aku tak mau jadi GiLa oleh keberadaannya..&lt;br /&gt;
Karena benda itu adalah onggokan beban ku yang memanglah sengaja Aku beli dari seorang yang GiLa..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2011 - Nuansa yang Menggoda&lt;br /&gt;
DiKaLa Taman tak Lagi Nyaman&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-4407732373940830984?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/4407732373940830984/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=4407732373940830984&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/4407732373940830984'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/4407732373940830984'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2011/06/sebuah-rasa-yang-aku-beli.html' title='Sebuah Rasa yang Aku BeLi'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-6436225660210080300</id><published>2011-06-05T08:46:00.000+07:00</published><updated>2011-04-26T01:35:02.427+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dalam Rindu'/><title type='text'>Lembaran Perjalanan Usang</title><content type='html'>Duhai Adik2 Cemara.. Dimanakah Kalian Duhai yang terDamba? &lt;br&gt;
Harap Rindu Ku kalian Ceria selalu di Istana tempat Kalian berada &lt;br&gt;
Sapa awalan Masa dari Taman Hati untuk Mu Duhai Resah Jiwa Ku&lt;br&gt;
Yang terCipta dari keGelisahan lalu, kala Kesunyian mengGanggu  &lt;br&gt;
Harap Taman Hati ini tuk semua keGelisahan yang Hadir dari Mu&lt;br&gt;
Atas Lamunan yang Kau Cipta, atas Khayalan Mimpi yang meLena&lt;br&gt;
Yang Tanamkan keResahan pada jiwa, hingga Putaran waktu tersisa..&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Salam ucap Selamat &amp; Rindu Ku untuk Mu Duhai Bidadari terCinta..&lt;br&gt;
Untuk keberadaan Mu dalam perJalanan tiga Putaran waktu berLalu &lt;br&gt;
Serta hadir Mu beberapa musim kala Taman ini tengah Sendu Kelabu..&lt;br&gt;
Yang tumbuhkan Benih Rindu pada dalamnya Rindu Resah Jiwa Ku..&lt;br&gt;
Yang begitu Tega mengoyak &amp; memporandakan kehidupan Taman..&lt;br&gt;
Hingga hancurkan Kehidupan, oleh Rindu yang seMakin menDalam   &lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Semilir Angin Rindu Ku untuk yang terCayank serta bunda Ilalang..&lt;br&gt;
Yang terAmat pilu meRindu pada waktu yang tlah lama tak bertemu.. &lt;br&gt;
Maaf Jiwa Ku yang tak kunjungi Megah Istana karna tengah meLena.. &lt;br&gt;
Taman ini terAmat Galau oleh musim yang terLewatkan memburam..&lt;br&gt;
Biarlah ia semi menyepi bersama Gemerisik sapaan kabar angin Mu.. &lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Duhai Hari Cerah ku.. Moga Cerah jua kabar Mu serta Istana disana. &lt;br&gt;
Hari kan tetap selalu terTahan, meski Rindu terus mengoyak Jiwa Ku..&lt;br&gt;
Terima Kasih atas keHadiran Mu kembali di Taman Jiwa nan Semu..&lt;br&gt;
Setidaknya ini tak seResah masa Lalu, kala semua masih polos berlalu &lt;br&gt;
KuRindu Syair Ceria Mu.. KuRindu Kabar Mesra Mu.. Ku meRindu.. &lt;br&gt;
Dan Indah nian hari Mu Permata, kala Mentari terTutup Awan Senja.. &lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Luput menJenguk Istana.. kala Bidadari datang ke Taman menyapa.. &lt;br&gt;
Esok waktu bila musim meRindu, Jiwa kan terbang bersama melaju.. &lt;br&gt;
Entah mengapa Sang Pengembara, bagai Resah meLandai Deritanya. &lt;br&gt;
Jiwa pun telah teramat Lelah di Taman.. menengok indahnya Istana.. &lt;br&gt;
Duhai apa yang kau bawa..? adakah sebentuk Rindu hendak tercipta?&lt;br&gt;
Harap ku Gemerlap selalu menerangi dalam seluruh pengabdian Mu! &lt;br&gt;
Dan usah kembali ke Istana sebelum menengok Taman yang terLena&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Dan Maaf Ku untuk Mu yang selalu Setia dengan keHadiran Nyata.. &lt;br&gt;
Yang slalu lelah Kecewa oleh Gelisah diri kebingungan Taman Jiwa&lt;br&gt;
Yang akan slalu berDuka kala Semua memang seperti itulah Adanya&lt;br&gt;
Dan Percayalah.. Rindu dan Cinta tak semudah yang terasakan Jiwa&lt;br&gt;
Kala Diri Mu mampu menorehkan Tulus pada Rapuh Dinding Jiwa&lt;br&gt;
Rindu yang Usang akanlah terAmat mudah meLebur bagi KeSetiaan &lt;br&gt;
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
***&lt;br&gt;
Serpihan Rindu Masa Lalu&lt;br&gt;
dari Lembaran Perjalanan Usang&lt;br&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-6436225660210080300?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/6436225660210080300/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=6436225660210080300&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/6436225660210080300'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/6436225660210080300'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2010/07/lembaran-perjalanan-usang.html' title='Lembaran Perjalanan Usang'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-6094053074019620856</id><published>2011-05-29T18:41:00.000+07:00</published><updated>2011-04-12T23:14:53.373+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KeResahan'/><title type='text'>Skenario Mimpi yang Terulang</title><content type='html'>Kala Panggung Pertunjukan Digelar dalam sebuah Bayangan
&lt;br&gt;Dan Suasana Taman ini dibuatnya begitu Teramat Mencekam..
&lt;br&gt;Tanpa disadari Dia pun Kembali&amp;hellip; Tuk Datang Menghantui...
&lt;br&gt;Bagi Malam Malam gelap Kehidupan yang tak Berpenghuni
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Kala Jiwa Ku tak mampu lagi tuk Lari dari sebuah Kenyataan
&lt;br&gt;Dan pagi tak hendak beranjak memupus episode yang terlalui
&lt;br&gt;Bergejolak dalam diam Merasuk dalam Ribuan Keheningan
&lt;br&gt;Sebuah Kisah malam yang tak ubahnya terror berkepanjangan
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Ah.. Mengapa Skenario ini Harus selalu Aku yang Perankan..
&lt;br&gt;Sejak masa dimana Jiwa masih tak Mampu untuk bisa Pahami
&lt;br&gt;Pada apa yang harus Aku perankan dalam Teater Mimpi ini..
&lt;br&gt;Hingga saat Jiwa telah jauh tersiksa dalam bagian Ceritanya
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Lampu-lampu Malam Bintang Gemintang mulai dipadamkan
&lt;br&gt;Cahya Rembulan tertutup Awan mencipta suasana Mencekam
&lt;br&gt;Angin sejenak dihentikan menarik Hening bagi suara Bising
&lt;br&gt;Memukau para Hadirin yang berisikan Jiwa-Jiwa yang Kering
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Berawal hadir Menghantui dalam satu Masa yang Terabaikan
&lt;br&gt;Hadir kembali pada Masa dan Tempat yang Sama dalam Cerita
&lt;br&gt;Datang Terulang tiap Malam tanpa memberi Jeda peristirahatan
&lt;br&gt;Slalu hadir menghantui dalam Nyata untuk sebuah Penderitaan 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Dan Sungguh.. Ku takut untuk Memerankan lagi Kisah ku ini..
&lt;br&gt;Walau peran Utama Terbayar dengan Ketenaran Dunia Khayal
&lt;br&gt;Dunia yang jadi Taman Persinggahan para Jiwa Pengembara 
&lt;br&gt;Tuk saksikan Peran ku dalam Teater Malam yang Mencekam
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Apakah Jiwa ini Sosok Penghibur bagi Keresahan Mereka??
&lt;br&gt;Sedang Keresahan ku tak pernah Terhibur dalam Dunianya.. 
&lt;br&gt;Apakah Jiwa ini Tokoh Idola dari Lakon yang musti Tercipta?
&lt;br&gt;Sedangkan Peran ku Senantiasa terulang dalam Skenarionya..
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Bagai tak Bosan Para Pengembara TerGelak dalam Tangisan
&lt;br&gt;Saksikan Peran yang bagi ku Amatlah sangat Membosankan
&lt;br&gt;Menjalani kisah Malam dalam Teater nan Megah Kesendirian
&lt;br&gt;Perankan Lakon Usang dari Skenario Mimpi yang Terulang
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;***
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;2010 &amp;ndash; Gelisah Jiwa
&lt;br&gt;Dari Dunia Mimpi yang Terulang
&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-6094053074019620856?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/6094053074019620856/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=6094053074019620856&amp;isPopup=true' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/6094053074019620856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/6094053074019620856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2010/05/skenario-mimpi-yang-terulang.html' title='Skenario Mimpi yang Terulang'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-5887312143986594050</id><published>2011-05-11T13:09:00.000+07:00</published><updated>2011-04-12T23:20:47.850+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KeResahan'/><title type='text'>Menoreh Sisi Reinkarnasi</title><content type='html'>Tubuh Lelah Menggigil.. Semua Kembali lagi MengHantui..&lt;br&gt;
Dari Bayangan Resah Lamunan.. Dari Dunia Mimpi TerUlang..&lt;br&gt;
Dan Yang Terlintas Hanyalah Masa-Masa Usang PerJalanan..&lt;br&gt;
Memburu Laku Waktu Lalu Ku.. Giat TerKumpul Membisu..&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Semua Datang Begitu Cepat.. Semua BerGanti Begitu Singkat..&lt;br&gt;
Padahal untuk MeLupa.. MemButuh Waktu SeKaratnya Jiwa..&lt;br&gt;
Semua Begitu Tega.. Mengembalikan JiwaKu pada Masa Duka..&lt;br&gt;
MeReinkarnasi JiwaKu.. Dalam Masa yang Hendak Ku Lupa..  &lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Yang Datang Ciptakan Resah.. Yang Hadir Bawa Gelisah..&lt;br&gt;
Menggilas Waktu.. MenDera Binaan dari Serpih Kehidupan..&lt;br&gt;
MengHunus Pedang Putus Asa.. Membunuh Harap TerBina.. &lt;br&gt;
TerKubur Hidup dalam Sebuah Penjara Tua Ribuan KeCewa.. &lt;br&gt; 
 &lt;br&gt;
Adakah Perbedaan yang tengah Kau Rasakan Para Kekasih ?&lt;br&gt;
Waktu Disana Begitu Cepat Berlari.. Dan Waktu Ku Berhenti..&lt;br&gt;
Dia Terdiam sepertinya Mati.. Menetap tak lagi BerDimensi..&lt;br&gt;
Bahkan Dia Menarik JiwaKu.. Memasuki Kedalaman Silam..&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Ribuan Gambaran Dipertontonkan.. Semu Rupa tanpa Ulasan..&lt;br&gt;
Resah Mimpi diputar BerUlang.. Entah apa hendak Tunjukkan..&lt;br&gt;
KeSempurnaan sebuah Tuntutan.. Bagi Para Kekasih Pujaan..&lt;br&gt;
Dan PerJalanan Jiwa Ku TerPuruk dalam Lembah KeHinaan..&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Semua Datang Begitu Singkat.. Semua BerGanti Begitu Cepat..&lt;br&gt;
Padahal untuk MemBina.. MemButuh Waktu SeKaratnya Jiwa..&lt;br&gt;
Semua Begitu Tega.. Mengembalikan JiwaKu pada Masa Luka..&lt;br&gt;
MeReinkarnasi JiwaKu.. Dalam Masa yang tak Mau Ku Rasa..  &lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Yang Ada hanya Rentasan Kalimat Maaf untuk Semua Laku..&lt;br&gt;
Untuk Jiwa PeRindu yang telah Menguncang Rapuh Jiwa Ku..&lt;br&gt;
SeSalan Panjang Perjalanan Menoreh dalam Keputus-Asaan..&lt;br&gt;
Mengabar Jiwa PenDamba yang telah Mengoyak Lukai Jiwa..&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Yang TerNiat hanya Liku PerJalanan dari Sebuah Kepergian.. &lt;br&gt;
Untuk Lintasi Bayang dan Gambaran Mimpi yang Memburam..&lt;br&gt;
MeLupakan lagi demi satu Rona yang pernah TerPatri dalam..&lt;br&gt;
MeMulai sesuatu yang dulu pun tlah pernah Jiwa ini Lakukan..&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Ah, Semua KuRasa memBosan.. DiDalam Kehidupan Taman..&lt;br&gt;
Tidak akan pernah ada Kata Pulih.. Dalam Sosok Sebuah Jiwa..&lt;br&gt;
Jika itu memang Tak pernah Ada.. Maka Sirnalah Jawabannya..&lt;br&gt;
Atau Semua Berakhir Mati.. Kala Harapan harus terKoyak lagi.. &lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Untuk Kembali Mengulang Sebuah Masa.. Dan berReinkarnasi..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-5887312143986594050?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/5887312143986594050/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=5887312143986594050&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/5887312143986594050'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/5887312143986594050'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2010/09/menoreh-sisi-reinkarnasi.html' title='Menoreh Sisi Reinkarnasi'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-1293098382531001837</id><published>2011-04-26T01:30:00.001+07:00</published><updated>2011-04-26T10:01:33.565+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dalam Rindu'/><title type='text'>MeLawat MaLam KeHidupan</title><content type='html'>Telusuri Sepi Gelap Malam, Menyusup Liku Rindu Kehidupan&lt;br /&gt;
Menerobos Waktu nan Semu, Menguak tabir Belantara Masa Lalu&lt;br /&gt;
Ada Senyum Tawa yang terCipta, Ada Duka dan Lara Menggoda&lt;br /&gt;
Bahkan Luka yang Menganga, Tertoreh Masa tak pernah Sia-sia&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Langkah Awal Perjalanan, Singgahi Taman Rerumput mengHijau &lt;br /&gt;
Sebuah Hiasan Rindu Kehidupan, Yang berada tak Jauh dibelakang&lt;br /&gt;
Debu Rindu menggoda Kalbu, menampak selalu menghanyut Laku&lt;br /&gt;
Tak pernah Luka membebas Derita, Karena Getarnya terasa Nyata&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah Rasa Menggoda Jiwa, Tak pernah Menyurut dalam Derita&lt;br /&gt;
Masa Asmara di awal Belia, Mencengkram erat Pandangan Maya&lt;br /&gt;
Jiwa Memilu memerah Semu, Untuk kenyataan yang telah Berlalu&lt;br /&gt;
Bersembunyi dibalik Kesendirian, Meratapi Gemerisiknya Perasaan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Telusuri Gundah sepi Malam, Singgahi Taman Warni Keindahan&lt;br /&gt;
Temukan jejak Ceria Bidadari, dari Gebuan Rasa yang Larut Pergi&lt;br /&gt;
Kisah Kehidupan Kelam Melatari, Goresan takdir telah terpenuhi&lt;br /&gt;
Bidadari mengalun Bersenandung, Buaian Rindu desah meLantun &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebentuk Rasa Meresah Jiwa, Tak pernah Memudar dalam Pesona&lt;br /&gt;
Masa Luka dalam Kecewa, Merobek Harapan tumbuhkan Gulana&lt;br /&gt;
Jiwa Tersenyum pada sebuah Laku, bagi Rindu yang takan Berlalu &lt;br /&gt;
Melayang masa Kepolosan, Menyapa Luka Bidadari KeLembutan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Malam Berlarut dalam Kemelut, Kunjungi Taman Semu Berkabut&lt;br /&gt;
Sapai Harapan Jiwa yang Kusut, Cumbui Kehidupan Berlarut-larut&lt;br /&gt;
Kala Jiwa terguncang oleh Pesona, Meratapi Diri Lupa Segalanya&lt;br /&gt;
Terpaut Lembut dalam Ingatan, Melenakan Derita Berkepanjangan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beribu Rasa Menggoresi Jiwa, untuk Ribuan Luka dalam DiLema&lt;br /&gt;
Masa Perjalanan KeResahan, Melawati Taman Istana MeLenakan&lt;br /&gt;
Jiwa Merana terbalut Norma, Membimbing Laku Memendam Rasa&lt;br /&gt;
Mengharu Biru dalam Kedukaan, Meresahi Kelunya sisi Kehidupan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Telusuri Sepi Malam Kehidupan, Menguak Tabir Masa Lalu Kelam&lt;br /&gt;
Tak terasa Luka Meradang Berkarat, Terpendam Rindu nan Teramat&lt;br /&gt;
Liku Laku telah Usang Berlalu, Penuhi Jawaban Ribu Kegamangan&lt;br /&gt;
Sadari Jiwa terLanjur MeMucat, Pada Kehidupan yang tlah terLewat&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Malam Perjalanan telah Menjawab, Alasan Gundah tiada Beralasan&lt;br /&gt;
Undang Mentari Menyapa Pagi, Tiga Musim Semi Bunga di Taman&lt;br /&gt;
Malam Esok akan Kembali, Mengajak Resah JiwaKu MeLawat lagi&lt;br /&gt;
Bagi Rindu yang tak Pernah Menyurut, Hingga Malam Sepi Melarut&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-1293098382531001837?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/1293098382531001837/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=1293098382531001837&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/1293098382531001837'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/1293098382531001837'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2011/04/melawat-malam-kehidupan.html' title='MeLawat MaLam KeHidupan'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-8225395997443457191</id><published>2011-04-10T18:12:00.000+07:00</published><updated>2011-04-12T23:04:22.104+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nuansa'/><title type='text'>Penggalan Puisi Punya Adikku</title><content type='html'>&amp;quot; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://ilalangklasik.blogspot.com/"&gt;Elegi&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; &amp;quot; 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Hempas kejutan angin menyambut keberadaan ku 
&lt;br&gt;Dinaunginya payung biru menawan,  Dengan iring-iringan buih2 awan 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Pada pundakku, tergilir hangat oleh salam sang surya 
&lt;br&gt;Jiwaku terbang, menoreh udara damai yang suci,  Yang kian ku kenang... 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Nyiur-nyiur di sekelilingku.. 
&lt;br&gt;Bagai Ratu, mengipasiku pada sejuta kesejukan 
&lt;br&gt;Tak kupandangi pula ada sebingkai ilalang yang terang,  Indah... 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;&amp;quot; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://ilalangklasik.blogspot.com/"&gt;Cerita Pulau Impian&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; &amp;quot; 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Kepak cahaya riang tengah hari,  Sembunyikan wajahnya dalam lembaran 
&lt;br&gt;Air biru abadi yang naik tinggi,  Awan putih lelap berkaca pada daratan basah 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Tertuliskan syair mimpi menjelma,  Dari tiap tapak tarian kaki dalam 
&lt;br&gt;Kerling pasir putih bermelodi,  Sepanjang pesisir indah 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Bertetesan impian kecil berwarna corak 
&lt;br&gt;Megahnya pintu hati yang memendam sejuta kemilau 
&lt;br&gt;Menggapai dawai bernyanyi tiap tawa nyiur, Membuai buih berlari 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Putra bayu terbangun segeralah ia berkicau dalam2 
&lt;br&gt;Menyulam cerahnya kerajaan langit 
&lt;br&gt;Laut biru melambai, tersenyum, Menyatukan senyuman.  
&lt;br&gt;Cerita Pulau Impian... 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;&amp;quot; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://ilalangklasik.blogspot.com/"&gt;Pada Sebuah Rindu &amp;amp; Cinta&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; &amp;quot; 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Dalam senyap ku sisiri hutan kelapa,  
&lt;br&gt;Begitu pula kebun mayur yang asri.. 
&lt;br&gt;Seribu pasir khas pun kian menyambut 
&lt;br&gt;Membuat sedelta gurun yang telah kupijaki halamannya 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Semua angin beriring bersahut 
&lt;br&gt;Ada yang membersit disini... dan semacam suara, 
&lt;br&gt;Menggemuruh bersiul menggoda 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Ia pun semakin ceria, Itu sebuah panggilan, 
&lt;br&gt;Dimana..?!? dimana..??! Sehingga mentari tertawa... 
&lt;br&gt;Lagu itu mencipta melodi.., mana..??!! ku berlari mencari.. 
&lt;br&gt;Meski terletih.. Dan..  Itu laut... Lautan.... Lautku !!!??!! 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Kuterjunkan diri baluri pakai pasir 
&lt;br&gt;Kubiarkan saja ombak mempacariku di tubuh 
&lt;br&gt;Kuterjang kerinduan.... Karena ini lautku ! 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;ihh.. Buih-buih ini centil sekali manjakan celana punya kakiku 
&lt;br&gt;Semasa yang melewat, indahkan dari pesisir yang tercinta... 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-8225395997443457191?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/8225395997443457191/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=8225395997443457191&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/8225395997443457191'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/8225395997443457191'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2010/04/penggalan-puisi-punya-adikku.html' title='Penggalan Puisi Punya Adikku'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-3791211446085392031</id><published>2011-03-21T13:27:00.000+07:00</published><updated>2011-04-12T22:55:05.807+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi dan Cinta'/><title type='text'>Sebentuk Puisi Kepolosan</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.cengkrama.com"&gt;&amp;gt;&lt;/a&gt;
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Sebentuk puisi kepolosan untuk mu adik
&lt;br&gt;Beribu lagi tertanam dalam jiwa memanjakan mu
&lt;br&gt;Apakah sebenarnya yang ia inginkan dari semua itu
&lt;br&gt;Hanyalah sebuah harap yang mungkin akan sia-sia
&lt;br&gt;Tapi tidaklah demikian bagi jiwa yang tengah tersiksa
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Maaf ku untuk mu selalu duhai adik tersayang
&lt;br&gt;Jiwa yang rapuh tidaklah pernah akan sembuh
&lt;br&gt;Walau berjuta puisi lagi tergoreskan dalam hati mu
&lt;br&gt;Selama jiwa ini masih tetap saja terus meronta
&lt;br&gt;Berharap sesuatu yang bahkan dia pun tak mengerti
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Mungkin diri ini tidaklah berarti bagi mu adik
&lt;br&gt;Tapi tidaklah pula yang ada bagi jiwa ku pada mu
&lt;br&gt;Diri mu merasuk hadir dalam detik-detik hidup ku
&lt;br&gt;Temani mimpi lelap tidur ku thema lamunan ku esok hari
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Kerapuhan jiwa ku yang selalu hadirkan manja mu
&lt;br&gt;Namun diri mu yang torehkan tangis resahnya jiwa ku
&lt;br&gt;Rasa takut yang teramat dalam akan kehilangan
&lt;br&gt;Galaukan kebingungan rasa oleh besarnya sebuah rasa
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Jiwa yang merintih, tersipu dalam takut berharap
&lt;br&gt;Adakah sebilik ruang dalam ketentraman jiwa mu adik
&lt;br&gt;Agar bisa slalu ia tangisi kerinduan akan kemanjaan mu
&lt;br&gt;Izinkanlah jiwa lusuh ini bersandar terlelap beristirahat
&lt;br&gt;Walau tempat itu….
&lt;br&gt;Pada bagian sudut hati yang tak pernah adik pedulikan..
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;&lt;a href="http://www.cengkrama.com"&gt;&amp;gt;&amp;gt;&amp;gt;&lt;/a&gt;
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Take from : 
&lt;br&gt;PerJaLanan Hati
&lt;br&gt;Dari Jiwa yang Rapuh untuk Adik TerSayang
&lt;br&gt;&lt;br&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-3791211446085392031?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/3791211446085392031/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=3791211446085392031&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/3791211446085392031'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/3791211446085392031'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2010/03/sebentuk-puisi-kepolosan.html' title='Sebentuk Puisi Kepolosan'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-2698412878362685217</id><published>2011-03-03T09:44:00.000+07:00</published><updated>2011-04-12T22:47:05.410+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nuansa'/><title type='text'>Taman pun Kembali Sepi</title><content type='html'>Musim hendak berlalu dan taman pun kembali sepi
&lt;br&gt;Sejenak melupakan indahnya barisan bait bait puisi
&lt;br&gt;Karena Kesunyian lebih lah indah dari sajak insani
&lt;br&gt;Milik Sang Alam yang slalu getarkan nafas kehidupan
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Taman nan sunyi ciptakan keindahan Sang malam
&lt;br&gt;Berselimut getaran kesucian dari syair cakrawala
&lt;br&gt;Kehangatannya dekapi jiwa jiwa gersang merana
&lt;br&gt;Karena Kasih NYA bagi musim yang amat istimewa
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Musim yang akan dijalani mencipta rindu menggoda
&lt;br&gt;Menyentuh hangat pucuk dedaun sampai ke akarnya
&lt;br&gt;Alam bergema teriakkan pujian kasih dan keagungan
&lt;br&gt;Melenakan seluruh insan yang rindui kehadirannya
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Musim yang senantiasa ditunggu dalam harunya kalbu
&lt;br&gt;Musim yang senantiasa dinanti dalam sunyi sepinya hati
&lt;br&gt;Musim yang indah menawan bagi jiwa lusuh perawan
&lt;br&gt;Musim yang tak kan luput warnai cerianya kehidupan
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Malam malam terus berganti diiringi taburan pujian
&lt;br&gt;Siang siang berlalu lambat terasa menyapa hangat
&lt;br&gt;Hari silih berganti menuju asa harapan kebahagiaan
&lt;br&gt;Meniti langkah yang pasti untuk sebuah cita abadi
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Taman ini amat sepi bagi geliat hidup yang telah mati 
&lt;br&gt;Taman ini tergadai usang pada lubuk hati yang gersang
&lt;br&gt;Taman ini teramat sunyi bagi jiwa bimbang tak tenang
&lt;br&gt;Taman ini telah terbeli oleh jiwa yang penuh harapan  
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Hujan dan Gerimis menyanyikan lagu kegembiraan hati
&lt;br&gt;Desir angin nan berhembus lantunkan sajak indah pujian
&lt;br&gt;Senja yang menggapai malam menebar ribuan harapan
&lt;br&gt;Hari yang terus berganti membasuh sukma kegelisahan 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Oh.. Rasa ini kembali berjalan pada sebuah kegelisahan 
&lt;br&gt;Sebuah Ganjalan Resah pada rasa bahagia dan kesediahan
&lt;br&gt;Mengapa musim yang datang haruslah pergi dan berlalu
&lt;br&gt;Tinggalkan taman yang tercipta sepi untuk sebuah hati
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Kesedihan yang terlalu kala musim ini hendak berlalu
&lt;br&gt;Tinggalkan ribu kenangan menuju sebuah harapan baru
&lt;br&gt;Kebahagiaan yang tegapai dibalut rindu yang mendalam
&lt;br&gt;Merobek Jiwa penghuni taman oleh Rindu berkepanjangan
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-2698412878362685217?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/2698412878362685217/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=2698412878362685217&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/2698412878362685217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/2698412878362685217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2009/10/taman-pun-kembali-sepi.html' title='Taman pun Kembali Sepi'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-8334118056609987388</id><published>2011-02-26T18:27:00.000+07:00</published><updated>2011-04-12T22:38:36.313+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KeResahan'/><title type='text'>Retakan Ranting Kering</title><content type='html'>Adalah sebuah rasa yang tak biasa dalam rasa resah yang terasa
&lt;br&gt;Adalah balutan rindu masa lalu yang terlalu dalam sebuah haru
&lt;br&gt;Adalah gundah yang tergugah dalam lelah yang menjadi gelisah
&lt;br&gt;Ada pun diri terasa sepi dalam sunyi berselimutkan duka lara hati
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Taman menyepi dikala musim hendak berganti mengulang mimpi
&lt;br&gt;Geliat pagi mengusir embun ciptakan khayal kelabu dingin membiru
&lt;br&gt;Resah mentari pada sesosok diri yang hancur meluruh dan merapuh
&lt;br&gt;Mencipta kehampaan bagi tentram yang tak akan lagi menghilang
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Pohon kehidupan ini meranggas pada musim yang tak lagi pasti
&lt;br&gt;Sampai kapankah gugur daun kerinduan hendak bersemi kembali
&lt;br&gt;Sedang rindu susupi celah retakan ranting kering amat menyiksa
&lt;br&gt;Yang telah mematahkan ribuan kerapuhan pohon lara kehidupan
&lt;br&gt;Hingga meranggas dalam sebuah gersang kering dan semi merana
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Tiada lagi harap tunas muda tumbuh dalam sebuah buai kemesraan
&lt;br&gt;Kala sang musim berlarut melaju menyiram udara panas kematian
&lt;br&gt;Tak jua tetes embun hendak memeluk lembut pada pagi yang sunyi
&lt;br&gt;Menghapus debu gulana pucuk-pucuk harapan yang masih tersisa
&lt;br&gt;Semua menghampa jalani siklus yang telah nyata sia-sia adanya
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Taman tak lagi terasa indah tanpa gemerisik dedaun bercengkrama
&lt;br&gt;Karena perih luka jiwa tergorek pada setiap serat dalam pelepah lara
&lt;br&gt;Tiada lagi rindu nan penuh harap merekah terbangkan serbuk asmara
&lt;br&gt;Ranting kering terbujur kaku menunggu riak hempasan angin prahara
&lt;br&gt;Melontarkan pada semak derita dalam taman yang tak lagi beraroma
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Tiadalah ranting kering memohon pada cengkraman musim yang tiba 
&lt;br&gt;Akan sebuah derita kehidupan yang telah layu dalam luka masa lalu
&lt;br&gt;Retakan yang rapuh pasrah terjatuh dengan sekujur tubuh melumpuh
&lt;br&gt;Tergolek usang dalam takdir yang tak pernah lagi mampu bayangkan
&lt;br&gt;Melebur bersama semak hempaskan diri bagi kesetiaan sebuah resah
&lt;br&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-8334118056609987388?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/8334118056609987388/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=8334118056609987388&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/8334118056609987388'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/8334118056609987388'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2009/07/retakan-ranting-kering.html' title='Retakan Ranting Kering'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-7179717122720012306</id><published>2011-02-08T07:43:00.000+07:00</published><updated>2011-04-12T22:37:13.775+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dalam Rindu'/><title type='text'>Guguran Dedaun Kerinduan</title><content type='html'>Angin berhembus sepoi ringan menerpa wajah dedaun yang telah usang melayu
&lt;br&gt;Hendak menguak lagi ribuan gelisah pada pucat ronanya yang keriput mengering
&lt;br&gt;Tak ada sapaan mesra pada bisikan yang dibawa seperti kala dedaun segar muda
&lt;br&gt;Menyusup dicelah ranting kering dan berlalu bersama panas udara yang dibawa
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Dedaun yang lusuh merindu menyambut enggan gemerisikan berita tanpa kata
&lt;br&gt;Seribu kabar usang masa lalu yang telah membuatnya merana dalam buai nestapa
&lt;br&gt;Tak hendak ia peduli lagi pada senyuman debu kemarau yang turut serta terbawa
&lt;br&gt;Merasai terenyuhnya sebentuk sanubari dalam rona pancaran wajah penuh duka
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Ia meragu pada angin yang tak lagi dapat dipercaya.. Apakah ia hendak berdusta..
&lt;br&gt;Ia pun meragu pada debu yang hanya  tersenyum manja.. Bukankah ia sama saja..
&lt;br&gt;Ia meragu pada ranting kering teman setia tempat ia mengadukan penderitaannya
&lt;br&gt;Bahkan Ia meragu akan keberadaan dirinya setelah semua tak lagi dapat dipercaya
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Ah.. Wajah Jiwa ini telah lama usang termakan masa lalu yang amat melelahkan
&lt;br&gt;Lembut terasa dia tanam keraguan dalam hati ini yang memang sudah tak lapang
&lt;br&gt;Membentuk ribuan gelisah yang entah kapan ia akan datang dan kembali pulang
&lt;br&gt;Memeluk diri dalam sayunya wajah sendu yang tengah menanti giliran meradang
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Rengut Cengkraman Dedaun merindu merasuki jemari sumsum tulang belulang
&lt;br&gt;Merobek lembaran dada lemah dari sosok tubuh kurus melayang diterpa angin
&lt;br&gt;Satu demi satu dedaun merindu bergugur melarut dalam hempasan waktu berlalu
&lt;br&gt;Jatuh melayang dalam pelukan takdir bersemayam di pelataran tempat hidupnya
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Ia meragu pada angin yang tak lagi dapat dipercaya.. Apakah ia hendak berdusta..
&lt;br&gt;Ia pun meragu pada debu yang hanya  tersenyum manja.. Bukankah ia sama saja..
&lt;br&gt;Ia meragu pada ranting kering teman setia tempat ia mengadukan penderitaannya
&lt;br&gt;Bahkan Ia meragu akan keberadaan dirinya setelah semua tak lagi dapat dipercaya
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Oh.. Rindu Jiwa ini telah lama usang termakan masa lalu yang amat melenakan
&lt;br&gt;Lembut terasa dia tuai penderitaan dalam dada ini yang memang sudah meradang
&lt;br&gt;Menghapus ribuan gelisah yang entah kapan ia akan pulang dan kembali datang
&lt;br&gt;Mehempas diri dalam keterpurukan yang tengah menyambut sebuah keterasingan
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Dedaun pun menangis dalam kebingungan.. entahlah bahagia entah pula berduka
&lt;br&gt;Melepas kepergian sebentuk penderitaan hidupnya yang senantiasa ia banggakan
&lt;br&gt;Menyambut wajah-wajah polos kehidupan yang tersenyum lugu, sayu dan kaku
&lt;br&gt;Kala rindu terlepas berlalu dan hatinya mati bersama derita yang telah dia lewati..
&lt;br&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-7179717122720012306?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/7179717122720012306/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=7179717122720012306&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/7179717122720012306'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/7179717122720012306'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2009/06/guguran-dedaun-kerinduan.html' title='Guguran Dedaun Kerinduan'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-2384146544574219470</id><published>2011-01-21T13:05:00.000+07:00</published><updated>2011-04-12T22:31:04.473+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nuansa'/><title type='text'>GeLiat Sang Mentari</title><content type='html'>&amp;gt;
&lt;br&gt;Duhai Sang Mentari, Tahukah apa yang tersembunyi dalam diri ini?
&lt;br&gt;Dibalik semua keceriaan dan harap ku pada pertama kehadiran mu
&lt;br&gt;Kerinduan malam yang terlalu, kala jemputan senja telah menunggu
&lt;br&gt;Dan hening sepi tanpa gemintang, menyayat luka ini semakin dalam
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;&amp;gt;&amp;gt;&amp;gt;
&lt;br&gt;Pagi ini cerah teramat nian, Geliat pancaran senyum Sang Mentari
&lt;br&gt;Yang coba mengusir embun Keresahan, Ciptakan cerianya sebuah hari 
&lt;br&gt;Pagi ini amatlah bergairah, rona wajah Sang Mentari tak lagi Gundah
&lt;br&gt;Riang menyapa ceruk sanubari, Membawa satu pesan dari Sang Putri
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Lukisan pagi cakrawala membiru, berkanvas awan dan goresan angin  
&lt;br&gt;Semilir beranjak sontak meronta, bersama awan ia turut mengembara
&lt;br&gt;Pancaran Cahaya gapai cakrawala, Meraih awan yang berterbangan
&lt;br&gt;Seakan enggan awan lari tergoda, tersipu malu ia pun merah merona
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;&amp;gt;
&lt;br&gt;Duhai Sang Mentari, Antarakan titipan salam rindu ku ini padanya
&lt;br&gt;Salam dari sesosok jiwa yang senantiasa gundah memikirkannya
&lt;br&gt;Yang jiwanya tengah sekarat untuk bisa mengerti segala harapannya
&lt;br&gt;Sampai ia sendiri lupa pada dirinya, untuk mampu lagi mengenalinya
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;&amp;gt;&amp;gt;&amp;gt;
&lt;br&gt;Perjalanan Mentari mengukir pengabdian, jiwa pun resah kebingungan
&lt;br&gt;Terangi langkah perjalanan hati, gapai harapan yang mungkin tak pasti 
&lt;br&gt;Duka lara pengorbanan tiada arti, hanya sebuah rindu semakin lusuh
&lt;br&gt;Memutar hari demi hari terlalu, sampai semua berakhir terkubur dan mati 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Mentari pulang ke peraduan, tinggalkan kemilau cahaya keemasan
&lt;br&gt;Diiring Awan yang turut memucat, Melambai sebuah kata perpisahan
&lt;br&gt;Angin tak lagi riang dalam terpaan, menusuk dingin dalam keresahan
&lt;br&gt;Biasan cahaya menanam juta harapan, hingga esok lara pun terlupakan
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;&amp;gt;
&lt;br&gt;Duhai Sang Mentari, Sapa lah dengan lembut dia dari lelap tidurnya
&lt;br&gt;Dikala pagi secerah hari ini, dengan bisikan teramat mesra di telinga 
&lt;br&gt;Katakanlah bahwa tadi malam sesosok jiwa gelisah mendambakannya
&lt;br&gt;Akan khabar Rindu dari Istana, bagi harapan lalu yang pernah terencana
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;&amp;gt;&amp;gt;&amp;gt;
&lt;br&gt;Sang Mentari pun hilang tenggelam, ditelan heningnya kegelapan malam
&lt;br&gt;Dan ribuan kegelisahan dari jiwa ini, masih akan tetap abadi.. ada disini...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-2384146544574219470?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/2384146544574219470/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=2384146544574219470&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/2384146544574219470'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/2384146544574219470'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2009/04/geliat-sang-mentari_01.html' title='GeLiat Sang Mentari'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-2008032938883265112</id><published>2011-01-01T02:14:00.000+07:00</published><updated>2011-04-12T22:17:49.785+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nuansa'/><title type='text'>Kala Benih Berkecambah</title><content type='html'>Bulir Kecil penuh Harapan itu pun melayang terjatuh
&lt;br&gt;Dalam belaian nan lembut mesra jemari hembusan Angin
&lt;br&gt;Menerpa kesunyian Hati dan tumbuh dalam Jiwa yang Suci
&lt;br&gt;Tersentuh hangatnya pelukan Kasih, Terpelihara damai seadaanya..
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Bulir yang Suci membawa Keagungan, tersemai semi berbiak
&lt;br&gt;Mengisi keceriaan Taman hati, warnai kehidupan Rumput harapan
&lt;br&gt;Marak beraneka Warna dan tumbuh mengakar kuat berserabut
&lt;br&gt;Mencengkram tanah keteguhan, Menghujam sedalam-dalamnya.
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Yah.. Benih yang membawa sifat temurun bersama generasinya
&lt;br&gt;BerKecambah dalam Kasih menumbuhkan sebentuk Kerinduan.
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Bulir Kecil yang  tumbuh pancarkan Cahaya sebuah Harapan
&lt;br&gt;Bagi putik yang dulu bersimpuh Resah dalam kelopak kebimbangan
&lt;br&gt;Entah dimana bulir abadi akan tumbuh menyebar dan mengakar
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Bulir yang bersemi tumbuh dalam sentuhan kelembutan hati
&lt;br&gt;Berkecambah merekah menjelma batangan pohon Kesendirian
&lt;br&gt;Berbunga dan berbuah.. Semi berbiak berharapan menggenerasi
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Ah.. Mengapa ia bertunas Asmara dan menumbuhkan pohon Cinta
&lt;br&gt;Berbunga warna Kasih yang harum semerbak beraroma Sayang
&lt;br&gt;Berbuahkan Rindu dalam Taman hati dari sebentuk Gelisah Jiwa
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Akankah ia layu meranggas dan mati oleh sebuah Kegersangan
&lt;br&gt;Pada hitungan Musim yang akan tega memberi Dahaga kekecewaan
&lt;br&gt;Sedangkan rindu tidaklah akan terhapus pada sebuah Penantian
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Dan Musim pun datang mengejawantahkan semua Keresahan..
&lt;br&gt;Yang menyebar ribuan Gundah pada setiap celah Ranting patah
&lt;br&gt;Dedaun Keteduhan tersungkur Jatuh berguguran memucat sekarat
&lt;br&gt;Histeriskan jerit serabut akar yang sejak tadi hanya bisa terdiam 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Entahlah.. Sampai kapan ia akan tumbuh bersemi kembali..
&lt;br&gt;Untuk bisa memahami arti kehadiran panasnya Sang Mentari
&lt;br&gt;Menanti harapan Gerimis yang senantiasa membawa Kesegaran
&lt;br&gt;Beranjak riang Bersintesa dan Tumbuhkan lagi Ribuan tunas Asmara..
&lt;br&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-2008032938883265112?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/2008032938883265112/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=2008032938883265112&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/2008032938883265112'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/2008032938883265112'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2009/02/kala-benih-berkecambah.html' title='Kala Benih Berkecambah'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-8795388439517463241</id><published>2010-12-30T10:38:00.000+07:00</published><updated>2011-01-03T11:33:17.480+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nuansa'/><title type='text'>Menyambut Musim Berlalu</title><content type='html'>Tak terasa Musim telah larut berlalu, ditelan keheningan bersama luka nan berdebu
&lt;br&gt;Keheningan yang menepikan sebuah hati, pada satu sisi kehidupan yang teramat sunyi
&lt;br&gt;Balutan luka merana tak hendak terobati, mengurung jiwa dalam perjalanan alam mimpi
&lt;br&gt;Menerobos ruang kegelapan nan kelam, tanpa pernah tahu apa yang tengah dia rasakan
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Mimpi-mimpi berguguran melebur tak berarti, ungkapan perasaan galau berhias keluhan
&lt;br&gt;Melayangkan lamunan bagi esok hari, tanpa peduli khayal datang berdendang melenakan
&lt;br&gt;Putaran waktu yang telah tega mengelabui, memendam luka lama melumat perihnya nurani
&lt;br&gt;Tinggalkan jiwa lusuh dalam kesendirian, merana dalam gersangnya satu sisi kehidupan 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Tetes embun kesegaran berharapan semu, menutup kerinduan menguak ingatan masa lalu
&lt;br&gt;Meraup serpihan rapuh kasih tak sampai, bagi lusuhnya taman hati nan teramat sunyi
&lt;br&gt;Gerimis tak hendak lagi datang menyapa, membilaskan lusuhnya kelam debu luka asmara
&lt;br&gt;Semua pergi berlalu meninggalkan taman, merobekan lembaran tuk ganti warna kehidupan
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Musim berlalu... Musim berganti... Musim akan terus berkelana tanpa pernah peduli..
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Waktu terus menggeliat menggores rasa penat, mewarnai kanvas kehidupan dalam gelap
&lt;br&gt;Lalaikan keceriaan cahya mentari pagi, campakkan kehangatan pelukan bunda rembulan
&lt;br&gt;Musim yang berganti kan tetap berlalu tanpa ragu, meninggalkan taman hati nan semu
&lt;br&gt;Menerobos dinding ruang dan waktu, menebar harapan bagi para pencari yang kelelahan
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;@&amp;gt;-;--;--- Oh bunga-bunga jiwaku ku.. Musim pun kini telah nyata berganti.. 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Taman rumah jiwa ini tersenyum mesra, bagi musim yang hendak menyapa ribuan canda
&lt;br&gt;Menyusun sebuah prasasti pugaran baru, menata impian yang telah lusuh dimamah waktu
&lt;br&gt;Getar kerinduan menghapus penyesalan, membunuh khayalan dalam dendang lagu keindahan
&lt;br&gt;Mengendapkan lara dalam pelukan putik bunga, simpanan benih harapan di masa datang
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Musim berlalu... Musim berganti... Musim akan terus berkelana tanpa pernah peduli..
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Bunga lemah melayu dan daun pun berguguran, menyambut musim baru dalam kegirangan
&lt;br&gt;Embun menyapa mesra pucuk lembut tunas muda, cumbui gairah hijau daun-daun asmara
&lt;br&gt;Sinaran mentari pagi harapan baru, membasuh lusuh ribu kenangan usang ditelan waktu
&lt;br&gt;Menitipkan salam rindu pada bunda Rembulan, yang telah bangunkan mimpiku semalam
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Senyum ceria warna kuntum bunga di taman, menyambut musim baru yang akan menjelang
&lt;br&gt;Menebar semerbak aroma harum kehidupan, bagi suasana taman harapan yang terlupakan
&lt;br&gt;Tebaran rindu terbawa semilir angin, meletak benih pada tempat jatuh warna pelangi
&lt;br&gt;Menitipkan harapan penat masa lalu, tuk warnai kehidupan baru di Taman yang sunyi  
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Musim berlalu... Musim berganti... Musim akan terus berkelana tanpa pernah peduli..
&lt;br&gt;Biarlah semua tersambut kelak mendatang, dalam sebuah kenangan rindu membahagiakan..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-8795388439517463241?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/8795388439517463241/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=8795388439517463241&amp;isPopup=true' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/8795388439517463241'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/8795388439517463241'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2009/12/menyambut-musim-berlalu.html' title='Menyambut Musim Berlalu'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-1655888497916533247</id><published>2010-12-10T19:27:00.000+07:00</published><updated>2011-01-03T11:35:19.548+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dalam Rindu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KeResahan'/><title type='text'>Aku tLah TerAmat LeLah</title><content type='html'>Duhai Pesona.. Mengapa Gelisah teramat dalam ku rasakan&lt;br&gt;
Pada detik perasaan gamang yang larut berlalu terlewatkan&lt;br&gt;
Kesepian menyelimuti kalbu yang terkucilkan tak jua datang&lt;br&gt;
Memburu waktu penantian panjang dalam temaram bayangan&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Ingin ku lepas satu demi satu kebahagian untuk suatu harapan&lt;br&gt;
Meringankan beban penderitaan yang tak jua hilang menjelang&lt;br&gt;
Memendam Keinginan sedalam lubuk luka dari dunia impian&lt;br&gt;
Melempar kemunafikan demi wujud nyata sebuah Keyakinan&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Gelisah memacu lelah bagi Jiwa yang tak hendak jua singgah&lt;br&gt;
Meratapi keadaan istana yang dipenuhi debu-debu sisa resah &lt;br&gt;
Kebisingan merobek lembaran sepi hilang yang kudambakan&lt;br&gt;
Merusak alam pikiran dari Jiwa yang mendamba Ketenangan&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Mengapa selimut ruang batin ini begitu ketat lekat menjerat&lt;br&gt;
Mematok dunia hidup ku dari pengembaraan buah perjalanan &lt;br&gt;
Mengapa Lusuh melepuh dinodai kepedulian desahan ingatan&lt;br&gt;
Menghempaskan harapan pada sebuah ruang fana kekosongan&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Pergilah duhai keindahan yang hendak hancurkan pandangan&lt;br&gt;
Menjauhlah Kebisingan karena telinga ini telah membosan&lt;br&gt;
Datanglah Kesepian Malam, Duhai sahabat setia Kesunyian&lt;br&gt;
Mendekatlah dan ku peluk engkau bagi duka laranya Jiwa Ku&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Jiwa ini telah teramat lelah bersama derita batin yang jengah&lt;br&gt;
Mengembara di dunia canda tawa yang tak pernah lagi gerah&lt;br&gt;
Jiwa ini teramat berharap bisa terlelap tuk sekedar beristirahat&lt;br&gt;
Meninggalkan segala penat tuk mencumbui sekelebat hasrat&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Ku inginkan rehat beristirahat walau itu hanyalah sejenak&lt;br&gt;
Ku inginkan sepi kembali walau dunia ini semakin tak pasti&lt;br&gt;
Biarlah semua berlalu asalkan Jiwa ini mampu lagi merindu&lt;br&gt;
Namun mengapa Sang Waktu selalu memburu pada jemu&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Berhentilah sejenak.. Atau pergi tinggalkan ku sendiri disini&lt;br&gt;
Dalam taman yang ku bina dengan ribuan degup Kerinduan&lt;br&gt;
Bersama derita yang kutanam dalam di dasar lubuk impian&lt;br&gt;
Bagi Ketenangan sebentuk Jiwa yang tlah lelah di perjalanan&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Pengembaraan ini tlah teramat jauh diluar batas kekecewaan&lt;br&gt;
Dan Jiwa Ku Tak akan mampu lagi untuk Terlalu Beraharap&lt;br&gt;
Bagi Para Kekasih yang telah setia temani Perjalanan panjang&lt;br&gt;
Meniti Jalan temaram untuk sebuah Harapan yang tak Pasti&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Ku Mohon Mengertilah..  Karena Jiwa Ku tlah Teramat Lelah&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
2010 – PerJaLanan Hati&lt;br&gt;
Pengembaraan Para Pesiar Malam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-1655888497916533247?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/1655888497916533247/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=1655888497916533247&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/1655888497916533247'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/1655888497916533247'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2010/08/aku-tlah-teramat-lelah.html' title='Aku tLah TerAmat LeLah'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-8008464384837361531</id><published>2010-11-27T23:54:00.000+07:00</published><updated>2011-01-03T11:27:27.492+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KeResahan'/><title type='text'>Sebersit Lelah di PerJalanan</title><content type='html'>Sungguh.. Aku telah terAmat Lelah Dik..&lt;br&gt;
Menempuhi PerJalanan Panjang ini dalam Sendiri..&lt;br&gt;
Tanpa berbekal Harapan yang seharusnya menjadi Tujuan&lt;br&gt;
Mengarungi Misteri Hidup menjadi Seorang Pelayan&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Ya.. Akulah Pelayan dari Sebuah Lusuh Kehidupan&lt;br&gt;
Aku mengabdikan diri dalam Sunyi Rasa Kekecewaan&lt;br&gt;
Aku menjadi Budak Gebuan Rindu yang tak bisa Menunggu &lt;br&gt;
Aku Lelah.. Akan KeAngkuhan yang slalu Mengganggu&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Dan Aku tak pernah merasa bisa Berubah Dik..&lt;br&gt;
Masih seperti masa lalu kala Kehidupan Ku Kau Hentikan &lt;br&gt;
Jiwa Ku tertawan di Ruang Kelam yang pernah terCiptakan&lt;br&gt;
TerPisah dari Diri ini dan terPuruk memBusuk disini&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Sungguh.. Aku telah terAmat Lelah Dik..&lt;br&gt;
Menempuhi PerJalanan ini sebagai Seorang Pelayan..&lt;br&gt;
Yang harus Setia pada KeAngkuhan Rasa dari Sang Tuan&lt;br&gt;
Sedang Jiwa Ku masih Kau Tawan tuk Menunggu Harapan&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Ya.. Jiwa Ku masih saja BerHarap sebuah Ke-sia-sia-an&lt;br&gt;
Harapan Lusuh yang sedari dulu Dia cari dalam Hati Mu&lt;br&gt;
Melupakan Diri yang telah Putus Asa dan Hendak Pulang&lt;br&gt;
Sedang Dia tetap disana meski tak pernah Kau Hiraukan &lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Dan Diri yang disini telah ingin kembali Pulang Dik..&lt;br&gt;
Menuju Taman tempat Sang Mentari dan Bunda Rembulan&lt;br&gt;
Namun Mengapa Jiwa Ku masih saja Engkau Pertahankan&lt;br&gt;
Sedang Diri ini terCampak disini dalam Duka KeKecewaan&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Sungguh.. Aku telah terAmat Lelah Dik..&lt;br&gt;
Menempuhi PerJalanan Panjang ini dalam Sendiri..&lt;br&gt;
Dengan Jiwa yang masih kau ikat erat tak kau Lepaskan&lt;br&gt;
Tanpa Kau peduli akan Deritanya akibat Gebu KeRinduan&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Ya.. PerJalanan ini teramat sangat meLelahkan&lt;br&gt;
Karena Jiwa Ku yang disana tengah terLuka dalam Kecewa&lt;br&gt;
Sedang disini Diri memucat Sekarat dalam Sebuah Dilema&lt;br&gt;
Mengarungi Hidup tanpa ada lagi yang bisa Dia Harapkan&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Dan Kepulangan itu Entah Kapan akan menJemput Dik..&lt;br&gt;
Bawa Jiwa Ku yang ada pada Mu yang harus Kau serahkan&lt;br&gt;
Diri dan Jiwa Ku kelak kan hendak seutuhnya berIstirahat &lt;br&gt;
BerKumpul berSama Para KeKasih di Taman “xxxxxxx”&lt;br&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-8008464384837361531?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/8008464384837361531/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=8008464384837361531&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/8008464384837361531'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/8008464384837361531'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2010/10/sebersit-lelah-di-perjalanan.html' title='Sebersit Lelah di PerJalanan'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-4549043615014007369</id><published>2010-11-01T00:22:00.000+07:00</published><updated>2010-11-21T20:33:12.890+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KeResahan'/><title type='text'>Yang Datang dan Menghilang</title><content type='html'>Angin datang membawa kesegaran bagi jiwa yang bimbang
&lt;br&gt;Berlalu ia pergi tinggalkan goresan luka di dalam hati
&lt;br&gt;Mengapa kau porak porandakan kehidupan Taman ku ini???
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;***
&lt;br&gt;Bertahun musim setia silih berganti....
&lt;br&gt;Membina tunas muda tumbuh dalam buaian embun pagi
&lt;br&gt;Sedari dulu Mentari pagi ini tersenyum menyambut hari
&lt;br&gt;Berharap resah pada jiwa pemuja atau entahlah penyepi
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Hari yang gerak berlalu kian pula menjadi tak pasti
&lt;br&gt;Melukai goresan hati semakin dalam menghujamkan kelam
&lt;br&gt;Geliat malam temaram menjadi teman satu sisi kehidupan
&lt;br&gt;Terpuruk merindu merobek kalbu dalam haru membiru
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Angin datang dan berlalu membawa kabar masa lalu
&lt;br&gt;Entah untuk apakah ia begitu semu membakar sebuah rindu
&lt;br&gt;Duka impian dari malam yang tak pernah lagi datang
&lt;br&gt;Karena jiwa penyepi menyatu dalam sepi hati sang malam
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Bertahun musim setia silih berganti....
&lt;br&gt;Mengulang masa kelabu lewati riang bagi sebuah bayangan
&lt;br&gt;Impian rindu datang menggoda khayalan tak kunjung padam
&lt;br&gt;Hancurkan ribu kepingan luka, meradangi ruang kesepian
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Angin datang dan berlalu membawa kabar masa lalu
&lt;br&gt;Sekali lagi ia menebar senyum bagi kehidupan taman jiwa      
&lt;br&gt;Senyum keceriaan saat datang menghembus menyusup manja
&lt;br&gt;Dan berlalu pergi tinggalkan mimpi dalam malam yang sepi
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Bertahun musim setia silih berganti....
&lt;br&gt;Berhari terasa jejakan hari semakin tak mampu disadari
&lt;br&gt;Tunas lalu yang tak lagi muda merana dalam resah dilema
&lt;br&gt;Akankah angin kehidupannya kembali lukai rasa rindunya
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Angin datang dan berlalu membawa kabar masa lalu
&lt;br&gt;Rindu deras menggebu dalam kegelisahan luka rona asmara
&lt;br&gt;Angin pergi berlalu disambut kepulangan dan menghilang
&lt;br&gt;Sang Penyepi memuja malam untuk kecewa yang terulang
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Malam datang menjelang, memeluk rindu teramat dalam
&lt;br&gt;Tangiskan kehidupan pada putaran waktu yang tak menentu
&lt;br&gt;Keheningan tercipta dalam luka lama ratapi para pemuja
&lt;br&gt;Malam pun sirna menghilang terhampar cahaya keresahan
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Bertahun musim setia silih berganti....
&lt;br&gt;Cahaya harapan membias berlalu tuk mewarnai pelangi
&lt;br&gt;Semua yang datang dan pergi gantikan putaran keresahan
&lt;br&gt;Pelangi pun memudar tanpa lunturan di langit kehidupan
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Angin datang membawa kesegaran bagi jiwa yang bimbang
&lt;br&gt;Berlalu ia pun pergi tinggalkan goresan luka di dalam hati
&lt;br&gt;Semua yang datang kembali pulang bersama musim menjelang 
&lt;br&gt;Tunas pun mulai melayu memendam benih luka masa lalu
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;***
&lt;br&gt;Putaran musim berlalu menoreh hitungan tahun kegelisahan
&lt;br&gt;Angin yang datang berlalu masih setia bawa kabar masa lalu
&lt;br&gt;Malam yang indah menjelang memeluk rindu teramat dalam
&lt;br&gt;Mengapa semua tega porak porandakan kehidupan Taman???&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-4549043615014007369?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/4549043615014007369/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=4549043615014007369&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/4549043615014007369'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/4549043615014007369'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2009/11/yang-datang-dan-pergi.html' title='Yang Datang dan Menghilang'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-1672706812758850826</id><published>2010-10-16T17:21:00.003+07:00</published><updated>2010-10-16T18:06:50.536+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nuansa'/><title type='text'>Taman Rindu Galau Jiwa Ku</title><content type='html'>&lt;a href="http://tamancengkrama.blogspot.com/2009/03/sebuah-perjalanan-hati.html"&gt;Singgasana Para Dewa&lt;/a&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Di Puncak itu.. Tempat Terdamai yang Kurasa Jiwa berada&lt;br&gt;
Pelatar Sendu Singasana, Pelepas Resah Rindu Menggebu&lt;br&gt;
Diatasnya.. Kedamaian akan Tercipta tanpa harus Ku Cipta&lt;br&gt;
Mengikat simpulan Sukma, Memeluk Mesra Butiran Jiwa &lt;br&gt;
Disana tempat termegah Hiasan Rindu dari Taman Jiwa Ku
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;a href="http://tamancengkrama.blogspot.com/2010/04/taman-yang-tlah-melenakan.html"&gt;Pelatar Istana Tradisi&lt;/a&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Di Pelatar Istana ini.. Teramat banyak Rindu harus Ku tunggu&lt;br&gt;
Teramat Banyak pula Luka Mendera yang harus JiwaKu Rasa &lt;br&gt;
Malam-malam akan Menjadi Siang Penuh Rasa Kesedihan &lt;br&gt;
Dan Jiwa tak akan pernah Mampu memungkiri Keberadaanya&lt;br&gt;
Hingga Jiwa Hilang Tertawan oleh Rasa, Melebur dan Sirna..
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;a href="http://tamancengkrama.blogspot.com/2010/03/rintihan-rindu-yang-terlalu.html"&gt;Tanah Keping Jiwa Ku&lt;/a&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Disinilah Jiwa Ku Berasal dan Dari Tanah ini Aku Memulai&lt;br&gt;
Melangkahi Perjalanan yang semestinya tak harus Terencana&lt;br&gt;
Disinlah pula Jiwa Ku TerGadai dan Terlepas Mengembara &lt;br&gt;
Terpaut Rindu pada Kepingan Jiwa Ku dari Ikatan Leluhur Ku&lt;br&gt;
Disinilah Taman Resah Ku.. Yang tak akan pernah Ku Miliki&lt;br&gt;
Tempat Jiwa Ku Merapuh dan Terpuruk di Kedalaman Rindu 
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;a href="http://tamancengkrama.blogspot.com/2009/04/tetes-embun-keresahan.html"&gt;Tatar Bumi Para Hyang&lt;/a&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Disini Jiwa Ku Berawal tapi Bukan Tempat Jiwa Ku Berasal &lt;br&gt;
Di Bumi Pajajaran ini bertahta Sang Pengasuh Rindu Jiwa Ku&lt;br&gt;
Sesosok titipan dari Tanah Leluhur tempat Terbitnya Mentari&lt;br&gt;
Dari Kerasnya Tanah Jiwa Bumi Majapahit Sang Pengembara &lt;br&gt;
Dan Lembutnya Kasih Permaisuri tersunting Mataram Istana
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
&lt;a href="http://tamancengkrama.blogspot.com/2010/06/engkaulah-nafas-hidup-ku.html"&gt;Lubuk Hati Para Kekasih&lt;/a&gt;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
Tiada tempat yang lebih Indah dari Lubuk Hati Para Kekasih&lt;br&gt;
Tempat Hangat KeRinduan, Geliat Manja Para Adik Cemara&lt;br&gt;
Tempat Galauan Hati Ku, Para Malaikat Kecil Ku yang Lucu &lt;br&gt;
Tempat Harapan Bidadari yang masih terkubur dalam Mimpi&lt;br&gt;
Dan Jiwa Para Kekasih TerCinta yang berada di Taman Nyata
&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;
© 2010&lt;br&gt;
Dari Nuansa Taman Cengkrama&lt;br&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-1672706812758850826?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/1672706812758850826/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=1672706812758850826&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/1672706812758850826'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/1672706812758850826'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2010/10/taman-rindu-galau-jiwa-ku.html' title='Taman Rindu Galau Jiwa Ku'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-3945939538509344161</id><published>2010-10-05T01:34:00.001+07:00</published><updated>2010-10-05T01:37:24.904+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nuansa'/><title type='text'>Jiwa yang Kembali Pulang</title><content type='html'>Jiwa ini hendak beranjak pulang Dik.. &lt;br&gt;
Setelah tiga Pengembaraan meyusup celah buram masa lalu&lt;br&gt;
Yang sebenarnya tak layak untuk dipugar jadi hiasan Taman&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Sebuah perjalanan panjang nan semu..&lt;br&gt;
Meniti masa lalu yang terpaksa terarungi bagi gambaran masa depan&lt;br&gt;
Untuk Bidadari yang tak tahu pasti apa yang telah terjadi pada Jiwa ini&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Sebuah awal dari gelisah perjumpaan..&lt;br&gt;
Sang Pujangga datang memberi Fatwa bagi dosa yang terlupakan&lt;br&gt;
Sang Bidadari membelai kasih bagi dosa yang tak hendak memilih&lt;br&gt;
Dan keduannya berpadu mesra pada apa yang tersembunyi dalam Jiwa&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Sungguh mereka tak akan pernah mengerti..&lt;br&gt;
Sesungguhnya kasih teramat dalam hingga kekecewaan yang dirasakan&lt;br&gt;
Rindu teramat menggebu hingga sebuah rasa tak akan bisa dipaksakan&lt;br&gt;
Cinta terlalu menggoda hingga tak layak Jiwa ini bagi Sang Pendamba&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Sungguh mereka tak akan pernah bisa merasa..&lt;br&gt;
Bahwa Cinta terhalang oleh keResahan hari yang telah Senja&lt;br&gt;
Bahwa Kelembutan adalah duka yang teramat lara bagi Nestapa&lt;br&gt;
Dan melepas asa adalah Cinta yang tak lebih dari sekedar Penderitaan&lt;br&gt;
Melupakan harapan demi Sejati yang tak pernah ada Bandingnya&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Duhai..&lt;br&gt;
Untuk apakah Jiwa-jiwa dipertemukan..&lt;br&gt;
Untuk mengetahui bahwa dia bukanlah menjadi milik dan tujuannya&lt;br&gt;
Untuk apakah Jiwa-jiwa memiliki keterikatan..&lt;br&gt;
Untuk menunjukkan bahwa itu semua tak akan pernah ada artinya&lt;br&gt;
Untuk apa pula Jiwa-jiwa saling Mengenang..&lt;br&gt;
Untuk sebuah kekuasaan yang tak akan terbantahkan oleh jawaban&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Semua menghilang kembali pulang dalam kesenjangan&lt;br&gt;
Hanya tertinggal  kenangan usang yang jadi bagian kehidupan Taman&lt;br&gt;
Tak perlu ada lagi sapaan mesra nan merona bagi Jiwa&lt;br&gt;
Karena kemesraan Taman ini terurai dari bisikan resah Angin Senja&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Jiwa ini pulang ke sebuah tempat yang amat diRindukan&lt;br&gt;
Sebilik tempat dimana kesunyian menjadi teman Kesetiaan&lt;br&gt;
Tak ada suara bising menggigau dan resah mimpi yang terulang&lt;br&gt;
Hanya Cengkrama kekosongan dalam lirik bahasa KeRinduan&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Ini adalah Taman Ku.. Tempat yang Baru Kehidupan Ku..&lt;br&gt;
Yang terbina sejak Jiwa lelah kecewa melupakan gelap masa lalu..&lt;br&gt;
Bukan untuk menorehkan lagi kenangan masa masa yang semu &lt;br&gt;
Yang telah menghancurkan Jiwa dalam kelam perasaan Menggebu&lt;br&gt;
Tapi bagi sebuah tempat Kepulangan yang akan senantiasa diRindukan&lt;br&gt;
&lt;br&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-3945939538509344161?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/3945939538509344161/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=3945939538509344161&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/3945939538509344161'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/3945939538509344161'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2010/10/jiwa-yang-kembali-pulang.html' title='Jiwa yang Kembali Pulang'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-4607462736343550085</id><published>2010-09-25T23:08:00.000+07:00</published><updated>2010-09-25T23:08:00.280+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KeResahan'/><title type='text'>Ambang Jalan Kebimbangan</title><content type='html'>Salam untuk Mu Duhai Pesona&lt;br&gt;
Di masa pancaran mu mulai geliat menggoda&lt;br&gt;
Dalam Molek Senyum Mu yang turut tanamkan resah Jiwa&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Semilir angin kesejukan ini datang berlalu beranjak pergi&lt;br&gt;
Setitik embun kesejukkan menetes harap tak lama mengering&lt;br&gt;
Seteguk air kesegaran membasuh luka dan dahaga mengalir &lt;br&gt;
Secercah sinar harapan yang bersinar dan tak lama memudar&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Semua datang dan pergi.. Bagai masa yang beranjak tersesali&lt;br&gt;
Yang telah datang begitu cepat, kepergian pun tidaklah lambat&lt;br&gt;
Yang diam hendak tuk bertahan, amatlah terasa menyakitkan&lt;br&gt;
Dan yang hadir begitu lambat, menjauh dalam ketidakpastian&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Pesona Mu membimbing Jiwa Meniti Jalan Kebimbangan&lt;br&gt;
Menorehkan keyakinan kata bahwa Semua Sia-Sia Adanya&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Semilir angin kesejukan ini datang berlalu beranjak pergi&lt;br&gt;
Setitik embun kesejukkan menetes harap tak lama mengering&lt;br&gt;
Seteguk air kesegaran membasuh luka dan dahaga mengalir &lt;br&gt;
Secercah sinar harapan yang bersinar dan tak lama memudar&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Salam untuk Mu Duhai Adik Cemara&lt;br&gt;
Di kala untai rambut mu tertiup angin menggoda&lt;br&gt;
Dalam Lambaian Mu yang membawa ku dalam Gelisah Jiwa&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Semua datang dan pergi.. Bagai masa yang beranjak tersesali&lt;br&gt;
Yang telah datang begitu cepat, kepergian pun tidaklah lambat&lt;br&gt;
Yang diam hendak tuk bertahan, amatlah terasa menyakitkan&lt;br&gt;
Dan yang hadir begitu lambat, menjauh dalam ketidakpastian&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Pesona Mu membimbing Jiwa Meniti Jalan Kebimbangan&lt;br&gt;
Menorehkan keyakinan kata bahwa Semua Sia-Sia Adanya&lt;br&gt;
Lambaian Mu memesan harap pada Luka yang telah terlena&lt;br&gt;
Menanam Titian pada Jalan Suram di satu sudut Persimpangan &lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Duhai.. Akankah semua itu beranjak menjadi sia-sia??&lt;br&gt;
Tidaklah.. Karena semua telah berjalan sesuai kodrat-Nya..&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
2010 – PerJaLanan Hati&lt;br&gt;
GeLisah dalam Resah Pesona&lt;br&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-4607462736343550085?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/4607462736343550085/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=4607462736343550085&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/4607462736343550085'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/4607462736343550085'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2010/09/ambang-jalan-kebimbangan.html' title='Ambang Jalan Kebimbangan'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-5911039223419179896</id><published>2010-09-01T22:39:00.001+07:00</published><updated>2011-10-26T23:20:19.689+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nuansa'/><title type='text'>MaLam, MaLam, Oh.. MaLam</title><content type='html'>Malam Kemarin adalah Sesosok Malam Indah yang senantiasa temani Resah tidur Ku. Malam Ceria sahabat Insomnia yang setia hadir dalam Geliat kata penuh manja. Malam yang telah menumbuhkan kembali Rindu usang masa lalu pada sudut ruang Batin kegelapan Jiwa Ku. Bagai taburan Gemintang yang menghiasi kegelapan Wajah Malam yang terCiptakan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Malam Kemarin adalah Bidadari yang senantiasa datang cumbui Resah Kehidupan Jiwa Ku. Sahabat Luka yang teramat Manja penuh Pesona. Bagai Cahya Rembulan yang ceria bersinar terangi Titian Perjalanan Panjang Ku.  Malam yang senantiasa Anggun berdandan bagi hiasan Taman Lusuh Kegelisahan. Cerminan Senyum Para Kekasih yang telah lama pulang meninggalkan Kerinduan yang Teramat dalam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Malam ini adalah Malam nan penuh Nikmat pada Hening Ketenangan. Malam Kerinduan yang tercipta bagi Harapan Jiwa mengusir segala Insomnia yang terus MenDilema. Malam tanpa Khayal Impian yang Terulang bagi skenario usang yang harus ku perankan. Memberikan Harapan baru pada Rindu yang tak lagi terpengaruh Fikiran yang Lusuh nan Berdebu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Malam ini lelap tidur malam Ku tak lagi Gelisah dalam Liku Penderitaan. Malam yang memang semestinya tercipta untuk masa istirahat Jiwa dari Lelah Perjalanan. Malam penuh Kenikmatan dari Bising Pesta Para Malaikat Kecil. Malam yang memberi Ketentraman Jiwa hingga Mentari mampu memudarkan Serpihan Luka dari Jiwa-jiwa Perindu Penghuni Taman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Malam Esok adalah Malam yang penuh Keberkahan Suasana. Malam yang mencipta Insomnia menjadi Impian dalam Nyata. Skenario-skenario usang tergantikan dengan Syair-syair dendang Pujian. Malam dimana para Malaikat Kecil hendak berpesta untuk selamanya. Menyanyikan Riang bersama Syair Pujian yang tak lagi akan mengusik Ketenangan Jiwa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Malam Esok seribu Rembulan akan bercahaya terangi Perjalanan Panjang Harapan. Suasana Kehidupan Taman tak lagi Mengulita Resah dalam Gelisah Ketakutan. Sinaran Cahaya Menggiring Perjalanan Jiwa Menuju Taman yang Nyata tempat Para Kekasih berada. Menyusun Rencana tuk Berkumpul bersama membalur Lukaan Sendu dari Rindu yang dahulu pernah tercipta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Semalam aku sendirian di dunia ini, &lt;br /&gt;
Kekasih dan Kesendirian Ku... Sebengis Kematian... &lt;br /&gt;
Semalam diriku adalah Sepatah kata yang tak Bersuara..., &lt;br /&gt;
Di dalam fikiran MaLaM…”   – KG –&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-5911039223419179896?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/5911039223419179896/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=5911039223419179896&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/5911039223419179896'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/5911039223419179896'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2010/09/malam-malam-oh-malam.html' title='MaLam, MaLam, Oh.. MaLam'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-1678271547535659731</id><published>2010-08-21T22:31:00.000+07:00</published><updated>2010-08-21T22:31:00.397+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KeResahan'/><title type='text'>Renungan Untuk Mu Jiwa</title><content type='html'>Dingin Terasa Amat sangat ini hari di Taman nan Sunyi&lt;br&gt;
Mengantar Satu Renungan bagi Jiwa Menjelangi Suasana&lt;br&gt;
Ada Beribu Keresahan Kian Mengusik Lamunan Senja&lt;br&gt;
Menoreh KeGelisahan Bagi Rindu yang masih MeLuka&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Ada kalanya aku melihat Jiwa ini begitu teramat Rapuh&lt;br&gt;
Padahal seharusnya Dia bisa kuat.mengemban Dirinya&lt;br&gt;
Ketika Jiwa ini telah menggulir sebuah Laku Kesalahan&lt;br&gt;
Dia coba mengatakan bahwa semua orang pernah salah&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Tak Aku Mengerti Kala Jiwa harus Berbagi Kehidupan&lt;br&gt;
Kala harus Mencintai semua orang yang membenci Ku&lt;br&gt;
Dia menghindari karena takut dan mengatakan itu sabar&lt;br&gt;
Dan Berdendang Pujian, Menganggapnya itu Bermanfaat &lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Dingin Terasa Amat sangat ini hari di Taman nan Sunyi&lt;br&gt;
Membuka Seribu Lamunan bagi Jiwa Menjelangi Suasana&lt;br&gt;
Ada Satu KeGelisahan Kian Mengusik Renungan Senja&lt;br&gt;
Menoreh KeLembutan Bagi Jiwa yang masih KeCewa&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Pohon berbunga di musim bunga, berbuah di musim panas&lt;br&gt;
Dan menggugurkan rimbun daun-daunnya di musim gugur &lt;br&gt;
Hingga Ia menjadi benar-benar telanjang di musim dingin&lt;br&gt;
Tanpa merasa mulia, tanpa ketakutan atau tanpa rasa malu&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Dikala Dedaunan tertiup angin dingin dari musim bunga&lt;br&gt;
Tercium udara harum dari kebun dan semua angin angkasa&lt;br&gt;
Sekarang Jiwa ini belajar untuk Mendengar Keheningan&lt;br&gt;
Menyanyikan nada langit, Menyingkap tabir Keabadiaan&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Dingin Terasa Amat sangat ini hari di Taman nan Sunyi&lt;br&gt;
Menutup Seribu Lamunan bagi Jiwa Menjelangi Suasana&lt;br&gt;
Ada Satu KeGelisahan Kian Mengusik Renungan Senja&lt;br&gt;
Menoreh KeLembutan Bagi Jiwa yang masih MeRana&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Seribu Pesona Melayang arungi Perjalanan Masa Lalu&lt;br&gt;
Menetap Lara Serpihan Jiwa yang masih teraniaya Suram&lt;br&gt;
Cinta tak cuma hargai PeCinta tapi juga yang DiCinta&lt;br&gt;
Dan Apa yang Kita sentuh adalah apa yang Kita impikan&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Renungan Senja Geliat Melibas Lamunan Terporanda&lt;br&gt;
Dari tanah yang sama Diri dibentuk dan manusia dicipta&lt;br&gt;
Maka Renungkan lagi untuk yang terakhir sedalamnya&lt;br&gt;
Jagalah.. Karna Kau adalah Penjaga yang sama baiknya&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
2010 - GeLisah Jiwa&lt;br&gt;
Renungan Untuk Mu Jiwa&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-1678271547535659731?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/1678271547535659731/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=1678271547535659731&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/1678271547535659731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/1678271547535659731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2010/08/renungan-untuk-mu-jiwa.html' title='Renungan Untuk Mu Jiwa'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-1355069481681583450</id><published>2010-08-10T17:28:00.002+07:00</published><updated>2010-08-10T19:23:56.976+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nuansa'/><title type='text'>Menyambut Masa KeRinduan</title><content type='html'>Duhai Nestapa.. Sebuah Masa nan Indah akan segera tiba&lt;br/&gt;
Masa dimana remukan Kebahagiaan akan Berdendang Ria&lt;br/&gt;
Suatu Masa Ketenangan dari Belenggu Keresahan Jiwa&lt;br/&gt;
Bagi Resah Rindu Taman Harapan yang Kian sepi MeLena &lt;br/&gt;
&lt;br/&gt;
Bagai Kekasih yang senantiasa ditunggu Para Pemujanya&lt;br/&gt;
Sang PenDamba pun tersenyum haru dalam Suka dan Cita&lt;br/&gt;
Namun Jiwa rapuh ini masih saja merintih dalam tangisan&lt;br/&gt;
Menyirat sebuah Rasa Haru yang Menyayat dalam Kalbu&lt;br/&gt;
&lt;br/&gt;
Suatu Masa Kedatangan yang akan senantiasa dinantikan &lt;br/&gt;
Bagi Rindu Para Pemuja yang bersiap untuk berMunajat&lt;br/&gt;
Suatu Masa Kehadiran yang akan selalu ditunggu-tunggu&lt;br/&gt;
Sambutan Penuh harap akan limpahan rahmat yang didapat&lt;br/&gt;
&lt;br/&gt;
Akanlah ada seribu Kebahagiaan dan Kenangan Tercipta&lt;br/&gt;
Akanlah ada pula seribu rasa yang mungkin tak terbiasa&lt;br/&gt;
Namun ada sebuah Kerinduan pada Para Kekasih Tercinta&lt;br/&gt;
Dan Jiwa sekarat ini kian terpuruk dalam GeLisah nyata&lt;br/&gt;
&lt;br/&gt;
Masa Indah Masa Harapan untuk sebuah rasa Kebahagiaan&lt;br/&gt;
Pada Malam-malam yang sudi tuk berdandan Gemerlapan&lt;br/&gt;
Pada Siang yang Menciptakan seribu Ketenangan Malam&lt;br/&gt;
Curahan Rahmat Menyirami dan Hangat yang Menyelimuti&lt;br/&gt;
Satu Pengharapan yang kan senantiasa dinanti hingga Pagi&lt;br/&gt;
&lt;br/&gt;
Duhai.. duka Kesedihan ini akan semakin dalam rasanya&lt;br/&gt;
Dikala Kedatangannya mencerminkan sebuah perpisahan &lt;br/&gt;
Kehadiran Masa itu akan ciptakan lagi beribu kenangan&lt;br/&gt;
Dan Kepulangan menyisa tangis kerinduan teramat dalam&lt;br/&gt;
&lt;br/&gt;
Sebuah Masa penuh ujian dalam pelayanan dan kesabaran&lt;br/&gt;
Sebuah Masa penuh keberkahan bagi serpihan luka dalam&lt;br/&gt;
Sebuah Masa penuh harap untuk harapan Cita dan Cinta&lt;br/&gt;
Memulas kembali lalaian duka lama yang pernah tercipta&lt;br/&gt;
&lt;br/&gt;
Perjalanan Panjang ini dan Pengabdian yang tak Layak &lt;br/&gt;
Akankah masih KAU terima Duhai Sang Pemberi Nikmat&lt;br/&gt;
Sedang Para Kekasih amat indah apa yang mereka semat&lt;br/&gt;
Akankah Persembahan Jiwa ini hendak KAU campakkan&lt;br/&gt;
Bahkan Jiwa Rapuh ini pun teramat malu menghaturkan&lt;br/&gt;
&lt;br/&gt;
Hari Kemenangan Mengantarkan Pulang satu Kepergian&lt;br/&gt;
Beriring Luruhnya Hati berharap Masa ini akan Kembali&lt;br/&gt;
&lt;br/&gt;
2010 - GeLiat Nuansa Taman&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-1355069481681583450?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/1355069481681583450/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=1355069481681583450&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/1355069481681583450'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/1355069481681583450'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2010/08/menyambut-masa-kerinduan.html' title='Menyambut Masa KeRinduan'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-319963239642176325</id><published>2010-07-27T01:59:00.000+07:00</published><updated>2010-07-27T01:59:00.195+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KeResahan'/><title type='text'>Rintikan Kelam KeGalauan</title><content type='html'>Malam ini sepertinya Hujan masih saja akan turun kembali Dik..&lt;br&gt;
Temani resah JiwaKu penghibur dalamnya luka KeRinduanKu..&lt;br&gt;
Tiadalah ia akan menjadi obat JiwaKu pada saat Kehadirannya..&lt;br&gt;
Karena luka JiwaKu teramat rentan pada tiap tetes Kegelisahanya&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Hujan selama ini memang telah melukai Kehidupan Taman Ku&lt;br&gt;
Namun luka Masa lalu tak seharusnya hadir kala Taman Suram&lt;br&gt;
Hujan selama ini adalah Elegi yang tak ingin JiwaKu syairkan&lt;br&gt;
Kala bait Soneta terlalu panjang harus didendang bersama Hujan&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Malam ini pun Hujan akan terbiasa turun dan turun kembali Dik..&lt;br&gt;
Beriring sepi disela curahan yang menyirami Gelisah Taman ini..&lt;br&gt;
Mengantar kehidupan lain JiwaKu dalam sebuah Dunia Impian&lt;br&gt;
Untuk Memberi Arti sebentuk KeRinduan dari Geliat Kehidupan&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Aku pikir Hujan tak hendak datang lagi setelah masa suram ini&lt;br&gt;
Ternyata Ia tak pernah pergi bagai KeRinduan yang terTanam&lt;br&gt;
Aku berharap Hujan yang datang tak akan lukai lagi Perasaan ini&lt;br&gt;
Tapi ternyata Mimpi masih tetap tidak mampu Aku Hindarkan &lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Malam ini Ku tlah tak peduli pada Hujan yang turun lagi Dik&lt;br&gt;
Karena Taman JiwaKu tak hendak Sendu akan Kehadirannya&lt;br&gt;
Malam Taman JiwaKu tlah menyusup jauh dalam Dunia Impian&lt;br&gt;
Dan Hujan mengantar cerita Usang untuk sebuah Pertunjukkan&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Mimpi yang hadir seperti biasa seperti tak Bosan dalam Diam &lt;br&gt;
Kala Dunia transisi alam itu menjelma gambarkan Cerita lama&lt;br&gt;
Untuk sebuah Harap teguran dari Geliat Resah Sang Mentari  &lt;br&gt;
Akan Hujan yang tak kunjung memberikan Bahagia Kehidupan&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Duhai Adik.. &lt;br&gt;
Jika Malam ini DiriMu tau apa yang saat ini JiwaKu rasakan&lt;br&gt;
Untuk apa lagi Jiwa ini terus terluka akan datangnya Hujan&lt;br&gt;
Jika Malam ini DiriMu tau apa yang saat ini JiwaKu rasakan&lt;br&gt;
Untuk apa lagi Jiwa ini terus gelisah menyusupi dunia Impian&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Tak Seharusnya semua ini melukai Jiwa yang tengah Gelisah&lt;br&gt;
Jika Memang Kehadiran berbuah nyata dalam Kebersamaan&lt;br&gt;
Tak seharusnya Jiwa yang tengah Gelisah terpuruk MeRindu&lt;br&gt;
Jika Semua yang hadir tak peduli lagi pada Ruang Kehidupan&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Duhai Bidadari KecilKu..&lt;br&gt;
JiwaKu tlah teramat lelah oleh satu benih Kerinduan masa lalu&lt;br&gt;
TamanKu tlah hancur oleh berjuta kepingnya yang terTanam&lt;br&gt;
Kuingin siramkan secawan Matsnawi bagi Resah Taman ini&lt;br&gt;
Karena Curahan syair ini.. Mencipta jua sebentuk Penderitaan&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
2010 – PerJaLanan Hati&lt;br&gt;
Malam, Hujan, Mimpi dan Adik..&lt;br&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-319963239642176325?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/319963239642176325/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=319963239642176325&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/319963239642176325'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/319963239642176325'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2010/07/rintikan-kelam-kegalauan.html' title='Rintikan Kelam KeGalauan'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-3124317235179095122</id><published>2010-07-12T14:59:00.022+07:00</published><updated>2010-08-03T14:09:07.061+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nuansa'/><title type='text'>Tamu Pesta Para MaLaikat KeciL</title><content type='html'>Masa ini adalah Masa Bersenang-senang Para Malaikat Kecil&lt;br&gt;
Masa yang akan datang sekali dalam semusim tiap Perjalanan&lt;br&gt;
Masa dimana Mereka akan menghabiskan Waktu tanpa Alasan&lt;br&gt;
Merubah liku Perjalanan menjadi Permainan yang Melenakan &lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Mereka Terbebas tanpa ada lagi Ikatan yang Mengekang Jiwa&lt;br&gt;
Berhambur dalam Permainan Usang yang akan tetap Istimewa &lt;br&gt;
Mahluk-Mahluk Polos yang selalu Mengusik Ketenangan Jiwa&lt;br&gt;
Menyayat Hening Kehidupan Taman di Kegembiraan Semunya &lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Masa ini kuRindukan Hujan yang dulu pernah tak Ku Harapkan &lt;br&gt;
Masa ini Dia akan teramat bersahabat bagi Taman yang Kelam&lt;br&gt;
Masa dimana Hujan akan Menyiram semua Resah Kebisingan&lt;br&gt;
Mengusir Jiwa-Jiwa yang telah Melukai Ketenangan isi Taman&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Hujan yang dulu teramat Romantis menemani Perjalanan Jiwa&lt;br&gt;
Sempat Mengecewa kala Taman Tergugur Lapuk dan Terlena&lt;br&gt;
Hujan yang sempat tak terharap Kehadirannya di Resah Suasana &lt;br&gt;
Kini teramat diPuja demi Masa yang entah kapan Berakhirnya&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Oh..&lt;br&gt;
Maafkan Duhai Sang Hujan.. Kala dulu Dirimu TerKecewakan..&lt;br&gt;
Masa dimana Taman ini tengah Galau oleh Harap TerAbaikan&lt;br&gt;
Maafkan Duhai Sang Hujan.. Kali ini Dirimu amat KuHarapkan&lt;br&gt;
Meski KehadiranMu akan tetap Menoreh Perih satu Kenangan&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Ku harap Kau tak pernah sakit hati oleh Kebingungan JiwaKu&lt;br&gt;
Ku harap Kau tak akan Lukai lagi Taman yang Ku Harapkan&lt;br&gt;
Ku harap Kau Mampu Memudarkan dendam Lama yang Terpendam&lt;br&gt;
Dan KeHadiran Mu kembali Mencipta Rindu di Sela Lubuk Taman&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
……… ...  Kau pun Hadir dengan Senyum Penuh Pesona ……… &lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Ah.. Sungguh tak Kusangka.. Seakan JiwaKu ini tak Percaya&lt;br&gt;
Ternyata Hujan tak mampu Mengusir para Malaikat Kecil itu&lt;br&gt;
Bahkan mereka semakin asyik berCengkrama disela Pestanya&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Sungguh tak Kuduga dan tak Terpikirkan oleh Ku Sebelumnya..&lt;br&gt;
Ternyata Hujan adalah Sahabat Mereka dalam Kegembiraannya&lt;br&gt;
Dan sepertinya Dia hadir untuk Memenuhi Undangan Mereka&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Ah.. Adakah Hujan Marah pada Ku karena KeKecewaannya ???&lt;br&gt;
Mengapa Kehadirannya kini begitu sinis tanpa Bertegur Sapa&lt;br&gt;
Bahkan Dia begitu amat Bersuka cita di dalam Pesta Mereka&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
Sungguh Ku sangat MeRindukan Kehadirannya untuk DiriKu&lt;br&gt;
Untuk masa yang selalu Membuat Gelisah Kehidupan Taman&lt;br&gt;
Bahkan Sejak JiwaKu masih jadi Malaikat Kecil seperti Mereka&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
***&lt;br&gt;
2010 - GeLiat Nuansa Taman&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-3124317235179095122?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/3124317235179095122/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=3124317235179095122&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/3124317235179095122'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/3124317235179095122'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2010/07/tamu-pesta-para-malaikat-kecil.html' title='Tamu Pesta Para MaLaikat KeciL'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-517948447559648259</id><published>2010-06-23T12:11:00.001+07:00</published><updated>2010-06-23T12:18:21.556+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KeResahan'/><title type='text'>Sisi Hidup Panggung Mimpi</title><content type='html'>Geliat Sang Mentari datang Menerjang Sunyinya Malam&lt;br&gt;Menyambut Mesra akan kedatangan Deras Sang Hujan&lt;br&gt;Membenahi satu sisi sudut Taman yang tlah Terlalaikan&lt;br&gt;Di Dalam Panggung Mimpi yang penuh dengan Harapan &lt;br&gt;&lt;br&gt;Teguran Harap Tersirat dari Laku Sendu dalam Kebisuan&lt;br&gt;Membelai Kebencian walau itu Terasa berat Terlupakan&lt;br&gt;Rupanya Luka Luka Lama itu haruslah Aku Tinggalkan&lt;br&gt;Karena Skenario Mimpi ini Menuntut sebuah Pengabdian&lt;br&gt;&lt;br&gt;Entalah.. Karena Kebencian bukan Aku yang Tanamkan&lt;br&gt;Terpupuk Subur dalam Mimpi dan Nyatanya Kehidupan&lt;br&gt;Bahkan JiwaKu tak mampu tuk Pasrahi dan Menghindar&lt;br&gt;Karena Mimpi ini tak bisa Aku Mengerti dikala Memudar &lt;br&gt;&lt;br&gt;Jiwa Mengembara dalam Kisah Mimpi yang Terulang&lt;br&gt;Menuju Kerajaan Sang Mentari tempat JiwaKu Tertawan&lt;br&gt;Temui Bidadari Kecil Ku yang telah Remukkan JiwaKu &lt;br&gt;Menjelang lagi Masa yang Hendak Beranjak Terlupakan&lt;br&gt;&lt;br&gt;Mengapa Mimpi ini mengantar JiwaKu kembali kesana&lt;br&gt;Sedang Sang Mentari sudi Hadir tanpa harus Aku puja&lt;br&gt;Mengapa Mimpi ini Kembali lagi dan terus Menggoda&lt;br&gt;Menoreh Benci dan Harapan serta Menuai Resah Jiwa&lt;br&gt;&lt;br&gt;Entahlah.. Karena Rasa Rindu bukan Aku yang Tanamkan&lt;br&gt;Terpupuk Subur dalam Mimpi dan Nyatanya Kehidupan&lt;br&gt;Bahkan JiwaKu tak mampu tuk Pasrahi dan Menghindar&lt;br&gt;Karena Mimpi ini tak bisa Aku Mengerti dikala Memudar &lt;br&gt;&lt;br&gt;Bidadari Kecil Ku tertunduk Sayu dalam Sendu Memilu&lt;br&gt;Menggugah Rindu masa Lalu yang telah Lama Berdebu&lt;br&gt;Mengurai Kisah Kesedihan bersama dalamya KeRinduan&lt;br&gt;Menguak Luka Berkarat yang terAmat dalam terPendam&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bertahun Jiwa ini penuh Duka Melepaskan Segalanya&lt;br&gt;Memikul Beban Penderitaan akan Sebuah Jeritan Rasa&lt;br&gt;Mengapa Skenario Mimpi ini Harus lagi Aku Perankan&lt;br&gt;Menjelang lagi Masa yang hendak Beranjak Terlupakan  &lt;br&gt;&lt;br&gt;Duhai.. Masa dimana JiwaKu Hancur Terpuruk Merindu&lt;br&gt;Masa dimana JiwaKu tak mampu lagi Mengenali DiriKu&lt;br&gt;Masa dimana Mimpi2 dan Khayalan adalah Kehidupan&lt;br&gt;Dan Penderitaan tidaklah cukup Sekedar KeterAsingan&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tegakah semua itu dengan Mudahnya Kembali Terulang? &lt;br&gt;&lt;br&gt;2010 – Gelisah Jiwa&lt;br&gt;Dari Dunia Mimpi yang Terulang&lt;br&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-517948447559648259?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/517948447559648259/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=517948447559648259&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/517948447559648259'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/517948447559648259'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2010/06/sisi-hidup-panggung-mimpi.html' title='Sisi Hidup Panggung Mimpi'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-4556267289561832194</id><published>2010-06-14T17:30:00.002+07:00</published><updated>2010-06-14T17:37:46.020+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi dan Cinta'/><title type='text'>Engkaulah Nafas Hidup Ku</title><content type='html'>Saat Embun Pagi Bangunkan Tidur Ku.. 
&lt;br&gt;Ku Berharap Mentari akan TerSenyum menyapa Ku.. 
&lt;br&gt;Membawa Kabar Baik tentang Mu di sana.. Obati Resah Jiwa Ku sejak seMalam.. 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Saat Mentari TerSenyum Bersinar.. 
&lt;br&gt;Ku Berharap Telaga ini tak akan Pernah Mengering.. 
&lt;br&gt;Basuhi Gundah yg tak jua Sirna.. Memikirkan yg terKasih untuk Harap dan Rasa.. 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Saat Angin Mulai Berhembus Lara.. 
&lt;br&gt;Ku Berharap dia akan bisikkan Untaian kata Mesra.. 
&lt;br&gt;Semaikan Putik Putik Bunga Harapan.. Tumbuhkan Rumpun Kasih Kebahagiaan.. 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Saat Dedaunan BerGuguran.. 
&lt;br&gt;Ku Berharap Gersang Jiwa ini hanya detik Penantian.. 
&lt;br&gt;Cumbui arti hembus Angin Kehidupan.. Selami hasrat KeSejukan Telaga hati Mu.. 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Saat Burung Burung tlah Enggan Bernyanyi.. 
&lt;br&gt;Ku Berharap Canda Manja Mu akan senantiasa menemani.. 
&lt;br&gt;Alirkan denyut Nadi Kebekuan Ku.. Membimbing Sesaknya Nafas kehidupan Ku.. 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Saat Mentari Pulang Ke Peraduan.. 
&lt;br&gt;Ku Berharap dia tak akan pernah Bosan pada Ku.. 
&lt;br&gt;Bawakan Kabar Gundah Ku untuk Mu.. Resahan Jiwa yang Takut kehilangan Mu.. 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Saat Senja Tlah Tiba &amp;amp; Malam Menjelang.. 
&lt;br&gt;Ku Berharap diri Mu akan tetap selalu bersama Ku.. 
&lt;br&gt;Menghalau Sepinya Kesunyian.. Temani rasa Ketakutan Ku akan gelapnya Malam.. 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Malam Pun meLarut dan Sepi.. 
&lt;br&gt;Resah jiwa ini Hadir kembali dalam Doa &amp;amp; Harap.. 
&lt;br&gt;Semoga esok Mentari masih tetap Setia.. Bawakan Aku kabar Baik tentang diri Mu.. 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;*** 
&lt;br&gt;01012009 : 
&lt;br&gt;PerJaLanan Hati
&lt;br&gt;Seuntai Harap di Resah Jiwa.. 
&lt;br&gt;Sebuah Kabar Penantian dari tempat Terbitnya Sang Mentari..
&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-4556267289561832194?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/4556267289561832194/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=4556267289561832194&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/4556267289561832194'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/4556267289561832194'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2010/06/engkaulah-nafas-hidup-ku.html' title='Engkaulah Nafas Hidup Ku'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-8237692287508652882</id><published>2010-05-18T11:46:00.000+07:00</published><updated>2010-05-18T13:24:15.966+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KeResahan'/><title type='text'>Elegi Taman Pertemuan</title><content type='html'>Duhai Para Kekasih yang telah sudi singgah di Taman Mimpi ku&lt;br&gt;Salam sejahtera untuk Diri Mu wahai Jiwa Jiwa yang Tersayang&lt;br&gt;Maaf jika Taman ini tengah Bermuram kala sambut kehadiran Mu&lt;br&gt;Karena luka lama yang terpendam menoreh dua sisi yang kelam&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sayang Ku pada Mu tak akan lepas terurai meski Kau jauh disana&lt;br&gt;Walau malam malam sepi Jiwa Ku senantiasa Resah dalam Dilema&lt;br&gt;Kehadiran Diri Mu telah begitu memBahagiakan Jiwa nan Nestapa&lt;br&gt;Melipur Lara terpendam yang terkuak lagi oleh sebuah Perbedaan&lt;br&gt;&lt;br&gt;Duhai Para Kekasih yang begitu Amat Sangat Jiwa Ku Rindukan&lt;br&gt;Kehadiran Diri Mu Menoreh Luka pada Bahagia maLam Impian &lt;br&gt;Resah Rindu Ku pada Kebersamaan Masa Lalu adalah Kesunyian&lt;br&gt;Jika Kehadiran Mu membisu pada Ruang Hati MenggeLisahkan&lt;br&gt;&lt;br&gt;Rindu Ku pada Diri Mu adalah Masa yang tak mungkin Terulang&lt;br&gt;Walau seribu Penyesalan ini mampu Merubah tiap detik Kenangan &lt;br&gt;Jiwa Merana tak pantas lagi bagi Taman yang tlah Kau tinggalkan&lt;br&gt;Karena Luka yang teramat dalam dari Ribuan harap Kekecewaan&lt;br&gt;&lt;br&gt;Duhai apakah gerangan yang mengusik Tentram Mu hadiri Taman&lt;br&gt;Membias Raut sendu pada Jiwa yang Terlena dalam Kebingungan&lt;br&gt;Duka Mu adalah Kepedihan bagi Jiwa Ku yang telah lama Usang&lt;br&gt;Memicu suasana Taman ini menjadi terpaku pada ribuan Lamunan&lt;br&gt;&lt;br&gt;KeHadiran Mu dalam Kebersamaan membuat Taman TerGuncang&lt;br&gt;Oleh Gebuan Rindu yang tak pernah lagi mampu Jiwa ini Rasakan&lt;br&gt;Kemuraman bagi Taman Mengiris Jiwa Resah Ku teramat Dalam&lt;br&gt;Karena Duka Mu adalah luka lama yang tak pernah Kau inginkan &lt;br&gt;&lt;br&gt;Maafkan..  Maafkan..  Maafkan..  Duhai.. Para Kekasih Tersayang&lt;br&gt;Bila Kerinduan Jiwa Ku menggugah Duka Mu dalam Ketentraman&lt;br&gt;Bila Kesunyian Jiwa Ku mendendang lagu Sendu di dalam Taman&lt;br&gt;Dan Taman ini meRapuh TerLena, Pada dasar Jurang Kehancuran&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tetaplah Kau bersama disana, Karena itulah Kebahagian Jiwa Ku&lt;br&gt;Berbahagialah dalam Duka yang Ku rasa, Karena itu sama artinya&lt;br&gt;Biarlah Rindu melebur bersama Kekecewaan yang pernah tercipta&lt;br&gt;Dan Taman terbina kala Kebersamaan tidak lagi memisahkan Kita&lt;br&gt; &lt;br&gt;Sungguh.. Perngembaraan malam Ku tak hendak luput Jangkauan&lt;br&gt;Meniti Jalan sepi Menuju tempat Mu dalam ikatan KeBersamaan&lt;br&gt;Maafkan atas lapukkan Luka pada Taman yang akan ditinggalkan&lt;br&gt;Karena Rindu Ku pada Diri Mu telah Hancurkan semua Keadaan&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;&lt;br&gt;2010 – Gelisah Jiwa&lt;br&gt;Dari Dunia Mimpi yang Terulang&lt;br&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-8237692287508652882?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/8237692287508652882/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=8237692287508652882&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/8237692287508652882'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/8237692287508652882'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2010/05/elegi-taman-pertemuan.html' title='Elegi Taman Pertemuan'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-8855102554646204486</id><published>2010-05-08T00:05:00.001+07:00</published><updated>2010-05-08T17:42:35.979+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KeResahan'/><title type='text'>Sesalan Kisah dalam Dilema</title><content type='html'>Seharusnya Hujan yang Indah ini tak boleh menyiksa perasaan ku&lt;br&gt;Karena sejak dulu ia menjadi Sahabat duka yang selalu ku rindu&lt;br&gt;Tak seharusnya pula ia memberi Kecewa pada batin yang merana&lt;br&gt;Karena syair puisi senantiasa Tercipta pada saat kedatangannya&lt;br&gt;Tapi mengapa kehadirannya kali ini amat sangat tak kuharapkan&lt;br&gt;Bagi gersang pelatar Taman yang telah lama ditinggalkan usang&lt;br&gt;Merobek lembar masa Harapan untuk suatu sesalan kekecewaan &lt;br&gt;Yang senantiasa kelam Terpendam dan terkuakan bila dia datang&lt;br&gt;&lt;br&gt;Memang bukan salah Sang Hujan turun bergegas menyapa Taman&lt;br&gt;Karena ia tak akan pernah tau apa yang selalu Aku sembunyikan&lt;br&gt;Sebuah kekecewaan akan Niatan yang tak urung hadir terwujud&lt;br&gt;Bias bayangan Semu yang tak pernah diri ini mampu tuk pahami&lt;br&gt;Hingga resah rintik kecilnya pun akan selalu lukai perasaan ini&lt;br&gt;Dimana tonggak rintangan senantiasa selalu dekat menghalang&lt;br&gt;Kepedulian itu seperti tak Hendak jua sadar menyapa keputusan&lt;br&gt;Hanya tatapan keKosongan dari sebuah Rencana yang terpendam&lt;br&gt;&lt;br&gt;Seharusnya Hujan ini teramat Romantis menyapa sebuah harapan&lt;br&gt;Karena ia curahkan tangis kebahagiaan bagi para Bidadari Taman&lt;br&gt;Tak seharusnya Hujan ini mendilema Jiwa ku dalam keResahan &lt;br&gt;Bila cengkrama para penghuni Taman bersintesa sebuah harapan &lt;br&gt;Tetapi semua impian Kalbu begitu terasa jauh dalam bayangan&lt;br&gt;Memupuk subur dilemma keGelisahan menumbuhkan kebencian &lt;br&gt;Curahan pilu semakin menggoreskan Retakan luka yang berdebu&lt;br&gt;Perlahan merontokkan Kebahagiaan dan Bergugur satu demi satu&lt;br&gt;&lt;br&gt;Apalah yang harus ku perbuat lagi bagi makna sebuah Keutuhan&lt;br&gt;Sedang dilemma selalu menghantui bersama datang Sang Hujan&lt;br&gt;Tiada keputusan yang pantas terUngkap dalam Seribu kebisuan&lt;br&gt;Dan hujan pun menyirami Racun kebencian ini semakin dalam&lt;br&gt;Tetapi mengapa harus Ku membenci Kedatangan Sang Hujan &lt;br&gt;Bukankah dia curahan Rahmat yang tak patut jadi kekecewaan&lt;br&gt;Hanya saja ia selalu datang tanpa lebih dahulu memberi pesan &lt;br&gt;Dalam Jiwa ku yang tak bisa lagi menahan beban kebingungan&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ah.. Maafkanlah Sesalan Jiwa Lusuh ku ini Duhai Sang Hujan.. &lt;br&gt;DiKala kedatangan mu mulai saat ini tak ingin lagi kuharapkan&lt;br&gt;Karena kenangan bersama mu sungguh teramat begitu mendalam&lt;br&gt;Sesalan kebencian Jiwa ku pada mu bukanlah untuk suatu alasan&lt;br&gt;Bila harapan usang ini tak mampu lagi untuk bisa dipertahankan&lt;br&gt;Dimana keAngkuhan tetap membeku hancurkan kehidupan Taman&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;***&lt;br&gt;Dan Sapaan itu datang, Sejenak setelah Sang Hujan Menghilang&lt;br&gt;Alunan Gelisah teriakan seisi Taman yang telah mengecewakan&lt;br&gt;Menyambut Sedepa Pelangi yang mencipta Setengah Lingkaran&lt;br&gt;Mengiringi sebuah Perenungan panjang yang hampir terlupakan &lt;br&gt;Membias bersama alun syair Pujian, di senja redup suara Adzan &lt;br&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-8855102554646204486?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/8855102554646204486/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=8855102554646204486&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/8855102554646204486'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/8855102554646204486'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2010/05/sesalan-kisah-dalam-dilema.html' title='Sesalan Kisah dalam Dilema'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-2030690102612174632</id><published>2010-04-20T20:36:00.003+07:00</published><updated>2010-04-27T22:03:48.227+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KeResahan'/><title type='text'>Jiwa TerLepas Mengembara</title><content type='html'>Kala Sosokkan Jiwa-Jiwa terLepas Bebas Mengembara
&lt;br&gt;Menyusupi Kelam di dalam Resah Sendunya Cakrawala
&lt;br&gt;Menyusuri satu demi satu Kepiluan yang tlah terlewatkan
&lt;br&gt;Memecahkan kesunyian dari kehidupan Taman Khayalan
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Menangis Pilu ribu Desahan di kedalaman dinding Kalbu
&lt;br&gt;MeRatapi Beban Keputusasaan yang tak lagi Tertahankan
&lt;br&gt;Sebuah Halusinasi Kekosongan riang Datang Menjemput
&lt;br&gt;Menguasai sebuah Keberadaan, Menggantikan Ketiadaan  
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Jiwa ini hanya mampu menatap Sendu penuh KeDukaan
&lt;br&gt;Bertanya tanpa Jawab kepada yang tengah bercengkrama
&lt;br&gt;Terpana Memaku pada sebentuk Dunia yang disusupinya
&lt;br&gt;Tuk coba sekedar menemani segala Gelisah yang Tercipta
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Jiwa menangis tersedu di dalam sepinya alam kesendirian
&lt;br&gt;Jiwa menangis pilu kala semua itu tak hendak jua berlalu
&lt;br&gt;Meratapi Kepedihan tak hanya cukup dalam kala semusim
&lt;br&gt;Bagi Jiwa yang tersiksa dalam tiap detik Pengembaraannya
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Duhai.. Beban Mu teramatlah Berat Jiwa-Jiwa Pengembara
&lt;br&gt;Perjalanan bukanlah Taman kehidupan Mu yang terdamba
&lt;br&gt;Namun Istana Mu tidak jua Jiwa ini mampu untuk pahami
&lt;br&gt;Untuk Melebur Waham Mu akan Penderitaan sebuah Ilusi 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Duka Mu teramat dalam Mengiris dinding Jiwa nan Rapuh
&lt;br&gt;Melebihi Duka yang pernah ada pada hempasan Luka Lara
&lt;br&gt;Hanya Suara Bising tak Berguna yang mampu terlontarkan
&lt;br&gt;Sekedar Temani Perjalanan di sisi lain Misteri Kehidupan
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Duhai.. Entah apalah yang kini tengah Engkau Gelisahkan
&lt;br&gt;Entah apa pula yang terjadi pada Jiwa2 yang Terpendam
&lt;br&gt;Hanya belaian Rasa Duka dari kalimat Harap walau Usang
&lt;br&gt;Untuk Menghambat Perjalanan yang tengah Kau lakukan
&lt;br&gt; 
&lt;br&gt;Jiwa ini Menangis.. Karena tak mampu tuk memahaminya
&lt;br&gt;Jiwa turut berDuka.. Tak bisa temani hadir berada Disana
&lt;br&gt;Jiwa pun PiLu.. Karena tak tahu apa yang harus dimakna
&lt;br&gt;Meski hanya Sekedar mengurai satu beban simpulan derita 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Duhai Sahabat.. Tabahkanlah Segala Gelisah dari Jiwa Mu..
&lt;br&gt;PerJalanan Mu tertakdir berkelok pada ujung Persimpangan
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Ku tak ingin katakan lagi bahwa Jiwa Ku teman Derita Mu
&lt;br&gt;Ku tak ingin ceritakan lagi akan Harapan usang Perjalanan
&lt;br&gt;Karena Derita Ku tak lebih dari sekedar Hembusan Nafas
&lt;br&gt;Karena Pengembaraan Mu, Teramatlah berat Aku rasakan
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;&amp;hellip;&amp;hellip;&amp;hellip;. Karena Keberadaan Sosok Jiwa Mu&amp;hellip;.
&lt;br&gt;Teramatlah jauh untuk Ku gapai, dalam Ruang Ketiadaan..
&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-2030690102612174632?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/2030690102612174632/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=2030690102612174632&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/2030690102612174632'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/2030690102612174632'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2010/04/jiwa-terlepas-mengembara.html' title='Jiwa TerLepas Mengembara'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-5266912195893829227</id><published>2010-04-10T23:11:00.001+07:00</published><updated>2010-04-27T22:12:08.773+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dalam Rindu'/><title type='text'>Taman yang Tlah Melenakan</title><content type='html'>Semilir Angin BerBisik Sendu, Dalam Riuh Terpaan Pucuk Cemara
&lt;br&gt;Teteskan Embun Tangiskan Keharuan, Di Lembah Jiwa Ku nan Dingin Beku
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Hati pun TerGugah dalam KeEngganan, Coba MenCuri Khabar yang DiBawa
&lt;br&gt;Namun Birunya Urat Urat Nadi Ku, Tak Kuasa lagi untuk bisa MenCerna
&lt;br&gt;Tinggalah Seribu Tanya yang TerSisa . . .
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Aah... Pasir Gersang ini.. Sejak Semalam Dia selalu Diam MemBisu
&lt;br&gt;DiBelai Lembut Teramat Mesra, oleh Lentik Jemari Puncak Merapi
&lt;br&gt;Ooh... Sang  Bayu... Apakah yang telah Kau Bisikkan pada Adik Cemara ?
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Samar Ku dengar Alun Melodi, yang Senantiasa Ajak DiriKu untuk Mencari
&lt;br&gt;Ooh..  Dimanakah Itu... ?  Wahai Apakah Gerangan . . .
&lt;br&gt;Yang telah Tega Mengusik Kesunyian Belantara dari Jiwa Ku
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Ku Bangkitkan Diri dan Pandangi Ujung Kaki Cakrawala 
&lt;br&gt;Tempat dimana Kerajaan Sang Surya MeMulai Pengabdiannya
&lt;br&gt;Mahkota KeEmasannya MemBias TerAmat Garang MengAngkasa
&lt;br&gt;Meraih Pilunya Ribuan Gemintang, Teman Tidur Ku SeMalam
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;"SELAMAT PAGI PUTRA KESUNYIAN..!!!", SapaNya Penuh Pesona...
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Langit Selatan DiKuaknya MemBiru, BerIring Melodi itu Kembali MengGoda
&lt;br&gt;Gemerlap Lampu Kota TerJerat Sekarat, TerTunduk Sayu MeRedup Satu Satu
&lt;br&gt; 
&lt;br&gt;Oh... Itukah Laut Sang Putri ? Gulungan Ombaknya MengIkali RambutNya
&lt;br&gt;Dan Hamparan KaHangatan Pasir Putih, Biaskan Paras nan Ayu Penuh  Manja
&lt;br&gt;Sungguh Ku TerAmat Cemburu, Pada Buih Nakal yang Cumbui Betis IndahNya
&lt;br&gt;Dan Istana Seribu Nyiur MeLambai, Penghias Taman "PuLau Impian" Nya
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Ku Lekas BerGegas... Dan Senja pun MengAntarkan DiriKu di Tempat ini
&lt;br&gt;Di Pusat Nadi Kemegahan Sebuah Tradisi, Paras Anggun GeLiat Wajah Kota 
&lt;br&gt;Yang telah Tega MengHanyutkan Ku dalam Kerinduan yang MenDalam
&lt;br&gt;Akan Sebuah Kepingan Jiwa Ku yang Telah TerTawan dan MengHilang
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Oh DiManakah?  Mengapa Semua Sirna? Harapan, Impian, Bahkan Khayalan
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Rebah Ku BerSimpuh Pasrah, Pada Sebuah Sudut Bangunan Candi
&lt;br&gt;MenCoba untuk MeMugar Kembali Indahnya Prasasti Hidup Ku
&lt;br&gt;Dari Ribu Serpihan Puing Puing, Yang telah Hancur dan BerSerakkan
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Senja pun MenJemput Malam Kelam, Usir KeSendirian Ku Temani Sunyi
&lt;br&gt;Kota BerDandan BerHias Nyala Lampu, Ejek Sang Surya Pulang ke PerAduan
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Oh Bunda KeSunyian.. Antarkan pula DiriKu Pulang... Ku tlah TerAmat Lelah..
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Di Tapal Batas JogjaKarta, Rindu Ku Semakin Menyesak...
&lt;br&gt;Pada Hiasan Lampu Kota, Pada Adik Cemara, Dan Sang Putri Laut Jelita.. 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Aah.. Wahai Sang Malam..  Nyanyian Kereta ini..  TerLalu Menyayat Terasa...
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;2010 - PerJaLanan Hati
&lt;br&gt;Di TapaL Batas JogjaKarta
&lt;br&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-5266912195893829227?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/5266912195893829227/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=5266912195893829227&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/5266912195893829227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/5266912195893829227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2010/04/taman-yang-tlah-melenakan.html' title='Taman yang Tlah Melenakan'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-8145780854016756544</id><published>2010-03-31T14:01:00.000+07:00</published><updated>2010-04-27T22:03:48.228+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KeResahan'/><title type='text'>Karena Diri Mu Adalah Aku</title><content type='html'>&lt;br&gt;Maaf untuk Mu yang Terkasih..&lt;br&gt;Kala kedatangan Mu dalam mimpi Ku tersambut oleh Ragu&lt;br&gt;Kala kesetiaan mu menggores dalam kalbu sadarkan Jiwa nan pilu&lt;br&gt;Kala tangis mu ungkap keyakinan bahwa engkau bagian dari hidup ku&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sungguh ku tak pernah menyangka..&lt;br&gt;Diri mu ternyata hadir lebih mempesona dari yang ku duga&lt;br&gt;Diri mu memberi kesejukkan sebuah cita bagi Taman dalam Jiwa&lt;br&gt;Masa yang memang selalu saja akan pernah ada diantara Kita&lt;br&gt;Dalam sebuah mimpi terulang yang senantiasa menggelisahkan Jiwa&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dan Ku tak akan mampu lagi untuk berkata..&lt;br&gt;Kala tangis mu adalah bagian dari luruhan Jiwa Ku&lt;br&gt;Kala urai rambut mu adalah tirai kesedihan masa lalu Ku&lt;br&gt;Dan Rona wajah sayu yang memberi arti bahwa diri mu adalah Aku&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dan Aku pun tak akan mampu lagi untuk menyapa..&lt;br&gt;Kala menyibak urai rambut mu untuk mengusap tetes air mata&lt;br&gt;Kala memandang sikap mu dalam sebuah kesetiaan yang menjelma&lt;br&gt;Sungguh.. Aku telah melihat Diri ku dan Engkau adalah Aku&lt;br&gt;Yang tak pantas untuk tersakiti dan berhak untuk memiliki jiwa ku&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bayang mu tergambar teramat jauh, namun kurasakan teramat dekat&lt;br&gt;Sesungguhnya penglihatan akan menghilang tertutup lamunan senja &lt;br&gt;Namun malam tak akan pernah merubah pesona sebuah perasaan&lt;br&gt;Dan mimpi-mimpi yang menjelang tak lagi berubah jadi khayalan&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dan kini engkau ada disini.. Dalam lubuk hati yang dulu hampir mati&lt;br&gt;Menghapus resah mimpi malam terulang yang menggelisahkan&lt;br&gt;Mencipta kemesraan dalam kehidupan Taman nan penuh Harapan&lt;br&gt;Karena diri mu bagian dari hidup ku.. karena diri mu adalah Aku&lt;br&gt;&lt;br&gt;Zzzz..?/#&amp;amp;@!!*.x^%&lt;br&gt;&lt;br&gt;Terima Kasih.. Duhai Sang Pemilik kehidupan Malam&lt;br&gt;Terima Kasih.. Duhai Sang Pemilik kehidupan Alam Mimpi..&lt;br&gt;Atas seribu Dejavu dan Dilema di Gelisah Mimpi Masa Depan.. &lt;br&gt;Karena Kebahagiaan Dunia Ku.. Tak lebih dari Sebuah Khayalan..&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;2010 � Gelisah Jiwa&lt;br&gt;Dari Dunia Mimpi yang Terulang&lt;br&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-8145780854016756544?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/8145780854016756544/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=8145780854016756544&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/8145780854016756544'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/8145780854016756544'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2010/03/karena-diri-mu-adalah-aku.html' title='Karena Diri Mu Adalah Aku'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-3710779373690178282</id><published>2010-03-14T23:09:00.002+07:00</published><updated>2010-04-27T22:12:08.774+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dalam Rindu'/><title type='text'>Rintihan Rindu Yang TerLaLu</title><content type='html'>Oh.. 
&lt;br&gt;Mengapa Getaran Rasa begitu dalam.. Membuat jiwa sakit tertorehnya..
&lt;br&gt;Mengapa Jiwa teramat rapuh..  Membuat rindu slalu datang menggoda rasa..
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Lusuhan harap yang menggebu.. Merintih dalam kalbu.. Membiru..
&lt;br&gt;Onggokan Keinginan yang Kusam.. Menyusup dalam kelam.. Terdiam..
&lt;br&gt;Sakit yang teramat sangat.. Menyesak dalam dada.. bersemayam selamanya..
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Indahnya Masa Rumput menghijau, dalam belaian Bunda keLembutan..
&lt;br&gt;Tidurkan ku dalam sebuah hangat pelukan, bersama canda mesra memanja..
&lt;br&gt;Ah.. Kemanakah adik Cemara tersayang yang senantiasa jiwa ku impikan..???
&lt;br&gt;Dikala Rimbun Dedaunan tak mampu lagi semikan tentramnya gundah jiwa..
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Oh.. Dunia lahan khayalan.. Yang tak akan pernah kunjung sirna.. Terlena..
&lt;br&gt;Jiwa mengembara dalam derita.. Luka hati meradang dalam kehampaan.. Kelam..
&lt;br&gt;Menyayat menoreh dinding Jiwa.. Goreskan jeritan pengharapan.. Usang..
&lt;br&gt;Dan seribu keresahan ini.. Telah Memporak porandakan berjuta serpih perasaan..
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Mengapa hadir mu saat ku jatuh.. Jika semua bebani rindu bertambah lusuh..
&lt;br&gt;Mengapa Rindu terus menghujam.. Siksa jiwa ku yang tak mampu lagi menerang..
&lt;br&gt;Mengapa tersiksa jiwa sekarat.. Sedangkan Rindu tak jua pulih dan berkarat..
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Hidup terasing separuh Jiwa.. Terpisah dalam dua dunia.. Merana..
&lt;br&gt;Jiwa yang sakit rapuh terluka.. Bersama Rindu yang pernah ada.. Kecewa..
&lt;br&gt;Sekarat Jiwa Sang Pendamba.. Telah teramat lelah hening terlelap.. Memucat..
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Oh.. Ada yang telah salah dengan guncangan Rindu ini.. 
&lt;br&gt;Atau Sang jiwa yang tak pernah siap untuk bisa sedikit mengerti..
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Duhai Sang Rindu.. Jiwa ini telah luruh merapuh jauh kau siksa..
&lt;br&gt;Mengapa begitu dalam menghujam.. Rindu yang pernah ada kau tanamkan..
&lt;br&gt;Menggores keresahan sebuah tanya.. Bagi Jiwa yang tak pernah bisa mengerti..
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Duhai.. Sang Pemilik Cinta.. Untuk Siapakah Rindu ini Pantas Tercipta? 
&lt;br&gt;Dan Pada Paruhan Jiwa manakah… 
&lt;br&gt;Goncangan Rindu ini, Sama dalam menghujam Kau tanamkan..?
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;&lt;a href="http://tokoh-ilmuwan-penemu.blogspot.com/"&gt;2010&lt;/a&gt; - Perjalanan Hati
&lt;br&gt;Dari Serpihan Resah Masa Lalu
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;&amp;quot;Bila tiada Mendalam, Cinta dan keRinduan.. 
&lt;br&gt;Tak kan Terlalu dalam, Luka yang -KAU- Rasakan...&amp;quot; (ET)
&lt;br&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-3710779373690178282?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/3710779373690178282/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=3710779373690178282&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/3710779373690178282'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/3710779373690178282'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2010/03/rintihan-rindu-yang-terlalu.html' title='Rintihan Rindu Yang TerLaLu'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-8987820979126236499</id><published>2010-02-14T10:56:00.001+07:00</published><updated>2010-04-27T22:03:48.228+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KeResahan'/><title type='text'>Serpihan Resah Masa Lalu</title><content type='html'>&lt;a href="http://rimbasetiawan.blogspot.com"&gt;&amp;gt;&lt;/a&gt; Untuk Sebuah Rasa
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Adik..  Pernahkah Kau Tau..
&lt;br&gt;Apa yang Saat ini Kurasakan..
&lt;br&gt;Ada Sesuatu yang Tak Biasa dalam Diri ini
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Kehadiran Mu.. 
&lt;br&gt;Basuhi Relung Jiwa Ku yang Lusuh Melepuh
&lt;br&gt;Denyutkan Kembali Irama Nadi Ku yang Telah Biru Membeku
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Adik.. Engkau Bintang Kecil Ku
&lt;br&gt;Gemerlapi Gelapnya Malam Langit Hidup Ku
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Adik... Tetaplah Bermain di Taman Hati Ku..
&lt;br&gt;Semaikan Pelangi Aneka Kuntum Bunga
&lt;br&gt;Hingga Jiwa yang Gundah Merasa Tentram
&lt;br&gt;Karena Diri ini Teramat Rapuh tanpa Hadir Mu
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;&lt;a href="http://tokoh-ilmuwan-penemu.blogspot.com"&gt;***&lt;/a&gt;
&lt;br&gt;Andaikan aku punya sayap dan bisa terbang
&lt;br&gt;Kan slalu ku kunjungi diri mu sesering kau mau
&lt;br&gt;Andaikan kepak sayap ku tak lelah menahan letih perjalanan
&lt;br&gt;Kan ku jadikan perisai tuk selalu melindungi diri mu
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Andaikan sayapku ini mampu meraihkan bahagia kehidupan
&lt;br&gt;Kan ku ajak dirimu terbang jauh ke awan
&lt;br&gt;Dan sungguh ku tak rela bila cengkraman jemari ini
&lt;br&gt;Melukai putihnya kulit lengan mu adik..
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Tapi lah sayang…
&lt;br&gt;Mengapa Aku hanyalah mahluk penghayal
&lt;br&gt;Tertawaan Sang Merpati yang tengah terluka hatinya..
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;&lt;a href="http://kabar-cimahi.blogspot.com"&gt;***&lt;/a&gt;
&lt;br&gt;Hari ini beberapa tahun yang lalu..
&lt;br&gt;Dikala jiwa yang lusuh merintih tangisi harap
&lt;br&gt;Sebuah rindu yang amat terlalu..
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Hadirmu usik segalanya..
&lt;br&gt;Hias tulus manjamu tentramkan gundah jiwa
&lt;br&gt;Waktu berlalu menuai asa, beriring semuanya melena
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Hari ini beberapa tahun berlalu..
&lt;br&gt;Batin miris berbisik lirih, Menghiba tangis harapan
&lt;br&gt;Oh adik manjaan hati.. Adakah semua ini kan tetap abadi..?
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;&lt;a href="http://tamancengkrama.blogspot.com"&gt;&amp;gt;&amp;gt;&amp;gt;&lt;/a&gt;
&lt;br&gt;Take from : PerJaLanan Hati
&lt;br&gt;Dari Jiwa yang Rapuh untuk Adik TerSayang
&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-8987820979126236499?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/8987820979126236499/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=8987820979126236499&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/8987820979126236499'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/8987820979126236499'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2010/02/serpihan-resah-masa-lalu.html' title='Serpihan Resah Masa Lalu'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-7583743991023418385</id><published>2010-02-01T09:00:00.000+07:00</published><updated>2010-04-27T22:12:08.775+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dalam Rindu'/><title type='text'>Malam yang Menghilang</title><content type='html'>Malam larut, hening dan sepi.. Jiwa merindu dalam hangat selimut kabut sunyi&lt;br&gt;Menerawang pada perjalanan lapuk masa lalu.. Memugar harapan dalam sendu&lt;br&gt;Puing-puing Prasasti kejayaan yang rapuh.. Berlumut dalam taman hiasan lusuh&lt;br&gt;Mengerak duka menahun tak berdaya.. Oleh kenikmatan beribu nestapa dan lara&lt;br&gt;&lt;br&gt;Malam teramat cantik dalam buaian.. Iris batin penyepi dalam ke-putusasa-an&lt;br&gt;Mengapa syairnya terpisah dalam nyata.. pada lirik keraguan dari galau jiwanya&lt;br&gt;   &lt;br&gt;Malam larut, hening dan sepi.. Jiwa meronta dalam kenangan tak pernah berarti&lt;br&gt;Merenungi perjalanan indah masa mendatang.. Melebur benci dalam kedustaan&lt;br&gt;Prasasti tersusun menoreh angkasa.. Menggapai harapan maya yang akan sia-sia&lt;br&gt;Mencuri perhatian malam penghias kalbu.. Melebur resah jiwa sekarat merindu &lt;br&gt;&lt;br&gt;Malam teramat cantik dalam hiasan.. Menoreh harap pendamba dalam deritanya&lt;br&gt;Kali ini syairnya begitu teguh terikat.. pada cahaya yang terpancar dari jiwanya&lt;br&gt;&lt;br&gt;Oh.. Resah para pencari dan pendamba.. Menghalau Mentari dari puisi Senja&lt;br&gt;Menerjang kegelapan ruang kebosanan.. Sapa rayuan malam tengah berdandan&lt;br&gt;Angin membelai duka telah terbiasa.. Menguak awan kegelapan hinggapi jiwa &lt;br&gt;Kerlip Gemintang tersenyum menggoda.. Mengantar Sang Malam penuh pesona&lt;br&gt;&lt;br&gt;Larut menjemput Sang Pujangga.. mencari cahaya Cinta bagi gelisah rindunya&lt;br&gt;Musim tak lagi dapat dimengerti.. Menghiasi alunan dendang perjalanan hati&lt;br&gt;Harap luka kekecewaan meradang terobati.. Melebur sirna menepikan jiwa fana&lt;br&gt;Malam pun hadir dalam resah.. Mengubur mati Jiwa Gelisah.. tak menentu arah&lt;br&gt;&lt;br&gt;Oh.. Paras langit kelabu nan sendu.. Menoreh Jiwa Penyepi menangis terharu&lt;br&gt;Merobek luka Senja yang ditinggalkan.. Dalam sisi taman harapan terimpikan&lt;br&gt;Gulita sunyi datang menjelang.. Mengoyak semua jiwa dalam khayal harapan&lt;br&gt;Perlahan sunyi memanggil lubuk gelisahan.. Adakah jiwa lusuh ini terlupakan?&lt;br&gt;&lt;br&gt;Duhai..  Betapa rapuh jiwa para pengabdi.. Dalam rindu sebuah perjalanan hati&lt;br&gt;Merintih, Berduka, Gelisah kecewa.. Tersenyum, Menggoda, Merayu pujaannya&lt;br&gt;Tertinggal langkah hentak sejenak.. Gelisah pun meRindu datangi jiwa sekarat &lt;br&gt;Lekang dirundung malang kegelisahan.. Hingga resah penuhi bekal perjalanan&lt;br&gt;&lt;br&gt;Duhai.. Betapa indah pesona bidadari pemuja.. Pemilik kerajaan jiwa pendamba&lt;br&gt;Mempesona dayang gemintang sedari senja.. disaat senja lelah biaskan cahaya&lt;br&gt;Megahnya istana kerajaan Sang Malam.. Gambaran butir gemerlap keemasan&lt;br&gt;Menebar Pesona dalam Kemuliaan.. Dalam jiwa yang merindukan ketentraman&lt;br&gt;&lt;br&gt;Duhai..  Para perindu tergeletak sekarat.. Meruang sunyi tak mampu berharap&lt;br&gt;Menangis, Terluka, Gelisah dilema.. Terharu, Memuja, Menangisi pujaannya&lt;br&gt;Terpaut jangkauan teramat jauh.. pada Malam Pujaan yang telah melebur utuh&lt;br&gt;Sirnakan diri bagi pesona malam terpuja.. dalam kesunyian hidup taman senja&lt;br&gt;Demi Rindu Menggebu.. Dan pengabdian sejati untuk KeAgungan sebuah Cinta  &lt;br&gt;&lt;br&gt;Duhai.. Gelisah Rindu Jiwa para Penunggu.. Akankah kau relakan semua itu ?? &lt;br&gt;__/\___/\____/\______/\__________/\________/\__/ _/\_____ ... _________&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-7583743991023418385?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/7583743991023418385/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=7583743991023418385&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/7583743991023418385'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/7583743991023418385'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2010/02/malam-yang-menghilang.html' title='Malam yang Menghilang'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-4539539086021793911</id><published>2010-01-24T13:27:00.000+07:00</published><updated>2010-04-27T22:03:48.229+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KeResahan'/><title type='text'>Gelisah Semarak Perjamuan</title><content type='html'>Gerimis langit ku menepikan hari nan sepi, bersama Senandung Keagungan berkumandang dari celah langit yang tengah merekah. Lantunan syair Pujian menggelitik merdu, bagi seonggok Jiwa resah kala menyusuri sisi Taman nan Remang. Langit terasa hendak dingin gelisah, menebar jatuhan sendu pada tangisnya di ujung kedukaan. Membagi harapan pada bulir benih ketakutan, yang tumbuh meragu pada kenyataan di masa depan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Temaram ini terus memuai membagi deritanya. Menyusupi sudut hari yang beranjak senja, menggelisahkan lamunan tanpa kata merobek luka. Temaram tak hendak memudar pada berkasan jingga, kala pelangi tak kunjung tercipta bersama gerimis melena. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Beranjaklah Cakrawala menyelimuti kegundahan Taman dan seisinya. Yang sedari tadi tengah menanti Perjamuan Akbar dari Rindu Para Pendamba. Menanti harap sesalan asa yang hentak menggoda, Akan masa kehadiran Istimewa Para Kekasihnya yang Tercinta.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Mentari yang hadir sejak pagi tersenyum menutup diri dibalik Temaram Langit Taman. Cahayanya menerobos tirai gumpalan abu dan sesekali mengintip keadaan Taman yang berserakan. Sinarnya yang biasa Garang berbalut lembut pada hari istimewa yang akan menjelang. Kala Bunda Rembulan rela melintas malam tuk hadir dalam sebuah Perjamuan. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Sebuah masa yang akan selalu terasa terlalu lama untuk dinantikan. Bersama rindu yang telah membeku berkepanjangan. Menitip harap sesuatu pada gelisah Taman yang Gersang, Dan senantiasa merindukan kembali arti dari sebuah kebersamaan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Detik detik penantian dari kedatangan Bunda Rembulan bersambut syair keAgungan. Bergemuruh dalam lubuk hati Para Penyepi yang telah terbiasa menemui kekasihnya di malam hari. Senyum pesona Bunda rupawan sekilas hadir setelah bersolek diri semalaman. Hadiri takdir masa perjalanan pada Semaraknya sebuah Perjamuan. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Perjalanan Sang Mentari.. Perjalanan Bunda Rembulan.. Senyum bertebaran dalam ruang rindu seisi Taman. Sebuah Perjamuan Rindu nan penuh Kemesraan.. Bersama hadirnya gerimis di senja nan Temaram. Walau tangis kebahagiaan itu terasa tak lengkap tanpa hadirnya Sang Pelangi. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Saat sendu melepas rindu lekang menggebu.. Akan kehadiran para Pujaan Kalbu dari Jiwa yang dirundung kemalangan. Menoreh kenangan lalu di masa silam dalam cerianya Cengkrama Taman yang sulit terlupakan.. Terlenalah Taman dalam Tangis yang berkepanjangan..&lt;br&gt;&lt;br&gt;Duhai.. Para Pujaan.. Yang telah setia pada sebuah Pengabdian panjang.. Adakah dirimu disana tau, tentang Taman yang telah lama ditinggalkan.. Yang tengah Meniti gelisah sendiri dalam sunyi, menyusuri sepinya hari yang tak pernah pasti.. Berbalut rindu dalam tahunan waktu yang telah menjemu.. Menantikan kehidupan baru tuk berkumpul kembali bersama Mu.. Dalam Sebuah Perjamuan nyata Pengobat Rindu.. &lt;br&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-4539539086021793911?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/4539539086021793911/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=4539539086021793911&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/4539539086021793911'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/4539539086021793911'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2010/01/gelisah-semarak-perjamuan.html' title='Gelisah Semarak Perjamuan'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-2108984256596680805</id><published>2010-01-12T15:28:00.002+07:00</published><updated>2010-04-27T22:17:05.968+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nuansa'/><title type='text'>Cengkrama Awalan Masa</title><content type='html'>&lt;br&gt;Semenjak musim baru mulai digelar, gerimis tak henti resah beriring menemani.. 
&lt;br&gt;Pagi.. siang.. sore hingga geliat malam, suasana teramat dingin di taman ini.. 
&lt;br&gt;Gemercik harap kalbu sepinya jiwa, moga kabaran baik untuk mu kerlip gemintang..
&lt;br&gt;Salam rindu dari kegelisahan taman, kala cahaya mu sudi singgah menyapa hari.. 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Harap terawali musim ini dengan rangkai kata maaf dan semangat yang terharap.. 
&lt;br&gt;Tinggalkan semua penat lalu, menuju luahan harap suasana yang lebih bersahabat.. 
&lt;br&gt;Yang lebih utama bagi rindu ini adalah, gambaran rasa yang masih saja merindu.. 
&lt;br&gt;Pada sapaan mesra yang masih tertinggal, dalam ceria.. cerita.. cita dan cinta..
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Ribu Getaran harap melupakan ingatan, semua yang membuat taman pudar harapan..
&lt;br&gt;Pada resah gelisah akan gelapnya malam, pada sendu merindu gerimis langit ku..
&lt;br&gt;Khayalan manja akan kerlip gemintang, juga lambaian mesra Cemara dalam taman..
&lt;br&gt;Melebur kegersangan musim dari bait puisi, memugar prasasti baru bersama Rindu..
&lt;br&gt; 
&lt;br&gt;Di depan langkah gerbang renungan malam, Bening menanti harap menyambut sapa.. 
&lt;br&gt;Yakini jalanan masim yang baru, bagi jiwa yang akan selalu ada untuk hadir mu.. 
&lt;br&gt;Senyum mesra dunia yang telah melena, hembusan hari yang sibuk bersolek manja.. 
&lt;br&gt;Menitip segala gundah gelisah jiwa, pada jiwa yang telah terbiasa dengan nya.. 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;01012010
&lt;br&gt;Life is goes on.. 
&lt;br&gt;the time can&amp;#39;t be stopped.. 
&lt;br&gt;But we can doing something which it usefull.. 
&lt;br&gt;Make our dream come true.. Let&amp;#39;s make a better Life..
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Mungkinkah itu terjadi, Setelah taman sekian malam disiram gerimis tak henti.. 
&lt;br&gt;Mengapa jiwa hendaki terus menyepi dan rindu selalu menganggu tidur malam ku.. 
&lt;br&gt;Sudah teramat banyak kenangan masa, telah tercipta di Taman nan Lusuh merana.. 
&lt;br&gt;Yang telah lapuk dan terkubur mati, bersama jiwa yang telah hancur karenanya..
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Ah, Kehadiran getaran rasa ini, selalu saja membuat jiwa menjadi seperti ini..
&lt;br&gt;Mengapa jiwa masih pasrah mengembara, Hingga tak sadar ia telah berada disini..
&lt;br&gt;Apalah lagi yang hendak jiwa cari.. Belahannya jiwanya yang hilang dulu kah..? 
&lt;br&gt;Sedang ia telah tau pasti.. ia telah teramat lelah akan perjalanan panjangnya..
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Pulanglah..! Duhai Jiwa-jiwa Pengembara.. Dirimu tlah teramat lelah karenanya.. 
&lt;br&gt;Tak kan mungkin pernah kau dapati, penawar gelisah yang kau cari di musim ini.. 
&lt;br&gt;Semua akanlah sia-sia.. seperti dulu saat kau selalu memelas untuk semua itu..
&lt;br&gt;Pulanglah..! Duhai Para Pendamba.. Aku malu pada resahan yang berkepanjangan.. 
&lt;br&gt;Ku telah enggan dengan apa yang kelak kau bawa, yang kan menyusahkan mu lagi..
&lt;br&gt;Pulanglah..! Atau kan kau dapati, dirimu dan aku lenyap dalam kesunyian Abadi..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-2108984256596680805?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/2108984256596680805/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=2108984256596680805&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/2108984256596680805'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/2108984256596680805'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2010/01/cengkrama-awalan-masa.html' title='Cengkrama Awalan Masa'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-9053771103350693172</id><published>2009-12-28T08:42:00.003+07:00</published><updated>2010-04-27T22:17:05.968+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nuansa'/><title type='text'>Mentari dan Rembulan</title><content type='html'>Wahai Sang Mentari..
&lt;br&gt;Yang dulu senantiasa sinari taman hati ini, dalam canda riang sebuah harapan
&lt;br&gt;Yang senantiasa memutar kehidupan taman jiwa, melindas sesal ke-putus-asa-an 
&lt;br&gt;Adakah di pagi nan letih ini, sudi kau hangatkan lagi pucuk2 harap dedaunan
&lt;br&gt;Mengusir dingin tetes embun keresahan, yang senantiasa menyelimuti kegundahan
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Wahai Sang Mentari..
&lt;br&gt;Yang dulu senantiasa memberikan harapan, dalam gelisah yang tumbuh memilukan
&lt;br&gt;Yang senantiasa terbit memberi semangat, dikala kehampaan tumbuh dalam penat
&lt;br&gt;Adakah di pagi ini kau bawakan, bingkisan harap yang dulu telah terlupakan 
&lt;br&gt;Penghias suasana taman rumah jiwa ini, yang telah teramat lusuh terlalaikan  
&lt;br&gt; 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Duhai Sang Rembulan..
&lt;br&gt;Yang dulu senantiasa menyinari malam gelap hatiku oleh cerita indah keceriaan
&lt;br&gt;Yang memberi kedamaian pada taman jiwa, kala senja melangkah jelang temaram
&lt;br&gt;Adakah di malam ini kau terangi lagi, perihnya jiwa merana oleh goresan cinta
&lt;br&gt;mengusir jauh lelapnya kegelapan, yang senantiasa menghantui sebuah perjalanan 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Duhai Sang Rembulan..
&lt;br&gt;Yang dulu senantiasa menerangi kegundahan, dalam resah gelisah sebuah impian 
&lt;br&gt;Yang senantiasa bangunkan tidur lelap ku, kala jiwa merindu dalam keterlenaan
&lt;br&gt;Adakah di malam nan resah ini, sudi kau hadir kembali menghiasi larut impian
&lt;br&gt;Merobek khayalan membingungkan, bersama hangat pelukan yang menentramkan  
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Oh.. Wajah Wajah Langit Ku..
&lt;br&gt;Kala Dirimu dulu berpadu menyatu, Galau Gerhana ini terenyuh menyentuh kalbu 
&lt;br&gt;Tak tahu menahu kehidupan taman terguncang, dalam gelisah ribuan kebimbangan
&lt;br&gt;Menghiba resah kegelapan suasana taman, pada yang kan terjadi dalam kesepian
&lt;br&gt;Sedang engkau berdua tersenyum memilu, dalam gelisah dilema sebuah pengabdian 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Oh.. Putaran Musim Berlalu.. 
&lt;br&gt;Salam Rindu Taman Jiwa ini pada para kekasih yang selalu menghadiri perjamuan
&lt;br&gt;Mengabdikan diri pada sebuah kehidupan, yang senantiasa lurus terselenggarakan
&lt;br&gt;Taman Jiwa ini terbengkalai tumbuh menyepi, Meniti harap pada sebuah kehadiran
&lt;br&gt;Menikmati kesendirian dalam kenangan hari, Larut terlena dalam khayal impian
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Oh.. Putaran Musim Menjelang..
&lt;br&gt;Adakah Berkasan Cahaya yang akan sudi menerangi masa musim hendak menjelang
&lt;br&gt;Adakah Berkasan Cahaya yang akan sudi menerangi kehidupan lusuh sebuah taman
&lt;br&gt;Yang Cahyanya mampu memberi tentram dalam gelap yang tlah menanam kegalauan
&lt;br&gt;Yang rela hiasi taman nan lusuh dan melupakan istananya yang penuh kemegahan   
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Duhai Berkasan Cahaya..
&lt;br&gt;Yang terharap menerangi Taman jiwa dalam riang kehidupan siang terlebih malam
&lt;br&gt;Yang akan mengganti dan tananamkan benih kehidupan baru dalam jiwa kekosongan
&lt;br&gt;Sudikah hadir tumbuhkan kembali bunga bermekar warnai kehidupan langit senja
&lt;br&gt;Kala mentari dan rembulan tidak mungkin lagi hadir bersama menyambut prahara
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Duhai Berkasan Cahaya..
&lt;br&gt;Sudikah kau hadir mendekap erat, resah jiwaku dalam gelap yang teramat penat
&lt;br&gt;Menemani galauan Taman hati ini dan Mengantarkan pada yang teramat berharap
&lt;br&gt;Pancarkan tulus sinar kehangatan, usir gundah jiwa yang telah lama mengarat
&lt;br&gt;Menghapus gelisah tertanam dalam jiwa, yang telah lama melena tengah sekarat
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Oh.. Mentari dan Rembulan..
&lt;br&gt;Adakah Berkas Cahaya yang selalu dirindukan, oleh gelisah diri sebuah Taman
&lt;br&gt;Tidakkah hendak kau titipkan, berkasan pemandu dalam meniti jalan kehidupan
&lt;br&gt;Tuk Mencari Cahaya baru yang kan mengisi ruang rindu pada getir penderitaan
&lt;br&gt;Merestui harapan taman bagi Cahaya yang akan menggantikan sebuah pengabdian
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;***
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Untuk mu.. Mentari dan Rembulan..
&lt;br&gt;Semoga Pengabdian mu bagi taman ini, berbuah nyata pada kehidupan yang nyata
&lt;br&gt;Lusuhnya taman hati ini, senantiasa memohon Rahmat dari Sang Penggenggam jiwa
&lt;br&gt;Menempatkan seluruh pengabdian mu, pada berkahan tempat tertinggi perjuangan 
&lt;br&gt;Dalam sebuah Kebahagiaan, pada Taman Indah milik-NYA, yang telah IA janjikan
&lt;br&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-9053771103350693172?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/9053771103350693172/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=9053771103350693172&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/9053771103350693172'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/9053771103350693172'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2009/12/mentari-dan-rembulan.html' title='Mentari dan Rembulan'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-2024537553699536584</id><published>2009-12-07T23:15:00.000+07:00</published><updated>2010-04-27T22:19:43.998+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi dan Cinta'/><title type='text'>Khabaran nan Semerbak</title><content type='html'>Duhai.. Gelisah Taman yang sejak musim berlalu meranggas sunyi &lt;br&gt;Terlalai dalam onggokan pondok lusuh, berlatar teman kekecewaan  &lt;br&gt;Prasasti dari sosok Jiwa nan rapuh, merenungi khayalan masa silam&lt;br&gt;Mengisi malam nan menjelang, hingga mentari pagi pun terlupakan &lt;br&gt;&lt;br&gt;Disini.. Pada sebuah sudut Taman Hati yang senantiasa teramat sepi&lt;br&gt;Sebuah perasaan gamang tertanam, yang tak lagi memiliki pegangan&lt;br&gt;Rintihkan seisi duka didalamnya, lukai derita pada dinding rapuhnya&lt;br&gt;Menangisi malam yang tlah menghilang, hingga pagi menghinakan&lt;br&gt;&lt;br&gt;Malam kekasihnya entah kemana, ditelan kesunyian galau hatinya&lt;br&gt;Keheningan yang senantiasa dipuja, tak ada lagi hadir dalam mesra&lt;br&gt;Sirna menghilang dalam sebuah kelam, milik sang pesona ketiadaan&lt;br&gt;Tinggalkan jiwa2 para penyepi, dalam linangan air mata kerinduan&lt;br&gt;&lt;br&gt;Duhai.. Jiwa nan rapuh para perindu, tergolek sekarat menanti harap&lt;br&gt;Gelisah meronta di kesunyian, mengoyak tabir hatinya yang kelam&lt;br&gt;Hati yang lelah terkoyak merindu, remuk meleburkan berkas cahaya&lt;br&gt;Membiaskan perjalanan hatinya, lenyap ditelan duka penderitaannya&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sayup Samar terdengar lantun pujian, kabaran angin nan menggoda&lt;br&gt;Pada sisi kesunyian malam, yang lambat menghilang dari pandangan&lt;br&gt;Mengalun merdu sangat menawan, memeluk rindu getaran perasaan &lt;br&gt;Mengantar barisan resah kata mesra, bagi taman gersang nan merana&lt;br&gt;&lt;br&gt;Disana.. Berkasan cahaya indah tercipta, menebarkan ribuan pesona&lt;br&gt;Biaskan bayang bidadari para pendamba, menguak rindu kekasihnya&lt;br&gt;Syair pujaannya menarik jiwa penyepi, luruh terpesona lantunannya &lt;br&gt;Menoreh gelisah sebuah dilema, mengoyak tabir kesunyian hatinya&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tercium aroma semerbak mewangi, kabaran angin di taman sunyi&lt;br&gt;Menembus pucuk rindu dedaunan, tebarkan ribuan benih harapan&lt;br&gt;Musim membawa satu impian, bagi kelopak rindu yang terpendam&lt;br&gt;Tumbuhkan mekar bunga di taman, semarakkan warnai kehidupan   &lt;br&gt;&lt;br&gt;Wahai Sang Angin.. Kabar apa yang kau bawa dari lubuk hatinya? &lt;br&gt;Begitu dalamnya syair kemuliaan, dari gelisah rindu yang tercipta&lt;br&gt;Adakah penggalan ayat kau bawa, tersemai tumbuh di taman jiwa&lt;br&gt;Penawar gelisah luka masa lalu, bagi jiwa pendamba yang merindu&lt;br&gt;&lt;br&gt;Oh.. Akankah tercipta bait asmara, kala jiwa lusuh hendak memuja&lt;br&gt;Keresahan menutup pelupuk mata, mengikati hati pada pesonanya&lt;br&gt;Syair kesedihan menjadi pelayanan, dalam kesunyian tangis malam&lt;br&gt;Memendam sepercik perasaan yang dalam, dari ribuan kegelisahan  &lt;br&gt; &lt;br&gt;Wahai Sang Pujangga.. Mengapa seperti ini akhir cerita bagi Jiwa..?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-2024537553699536584?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/2024537553699536584/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=2024537553699536584&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/2024537553699536584'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/2024537553699536584'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2009/12/khabaran-nan-semerbak.html' title='Khabaran nan Semerbak'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-3997886438748419054</id><published>2009-11-30T14:45:00.000+07:00</published><updated>2010-04-27T22:19:43.999+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi dan Cinta'/><title type='text'>Risalah dari Taman Hati</title><content type='html'>You&amp;#39;re My World.. You&amp;#39;re every breath I take.. You&amp;#39;re every move I make..
&lt;br&gt;Other eyes see the Stars up in the Sky.. For me, they Shine within your Eyes..
&lt;br&gt;As the Tree reach for the Sun above.. So my Arms reach out to You for Love..
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;With your Hand resting in Mine.. I feel a Power so Divine. .
&lt;br&gt;You&amp;#39;re My World.. You&amp;#39;re My Night and Day.. You&amp;#39;re every Prayer I pray..
&lt;br&gt;If this Love ceases to be.. That is the end of My World for Me..   ..for Me�.
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;@&amp;gt;-;--;---
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Duhai.. 
&lt;br&gt;Yang memiliki Tarikan napas dan keluhan yang dalam, mengoyak kegelisahan
&lt;br&gt;Gambaran Rona Keresahan, Membendung aliran air mata yang tak tertahankan 
&lt;br&gt;Terlupakan tubuh kurus tanpa sapaan dari hangat air pelepas dahaga kesejukkan 
&lt;br&gt;Yang  terdiam membisu dalam sendu tanpa lelap sekejap pun manjakan ingatan 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Terpancar cahaya menggambarkan isyarat derita dari apa yang tengah melanda.
&lt;br&gt;Kegembiraan air mata tiada henti dan tarikan napas panjang sepanjang malam.
&lt;br&gt;Dosa Sang Pemuja terhadap cinta.. Derita Sang Kekasih meraup racun Asmara. 
&lt;br&gt;Demi cintanya.. Sang pecinta merampas kebebasan dan kebahagiaan kekasihnya. 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Duhai..
&lt;br&gt;Sang pecinta membiarkan kecemburuan dan kepahitan dalam sebuah arti cinta.
&lt;br&gt;Keraguan menyusuti keagungan Cinta menjadi kesedihan dan derita didalamnya. 
&lt;br&gt;Kala Sang pecinta memaksakan kehendak, bukan kepada kehendak kekasihnya. 
&lt;br&gt;Tiadalah itu kan berakhir.. Kala semua menjadi petaka dalam hati Sang Pencinta
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Betapa indahnya ungkapan cinta yang terletak di dalam kekaguman tanpa kata 
&lt;br&gt;Kontemplasi, pelayanan serta perhatian tulus untuk menyenangkan kekasihnya
&lt;br&gt;Selaksa kehati-hatian Sang Pemuja menghindari ketidaksukaan hati kekasihnya. 
&lt;br&gt;Sebuah ungkapan yang menyentuh.. Kebanggaan nyata yang takan tergantikan.
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Duhai..
&lt;br&gt;Cinta adalah Pengorbanan..Yang mampu Membahagiakan tapi jua Menyakitkan
&lt;br&gt;Cinta tlah membuat Sang Pencinta, Mencintai Kekasih melebihi kepada dirinya
&lt;br&gt;Dia yang menghargai, betapa penting orang yang tlah menyentuh kehidupannya� 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Air mata yang tersembunyi dalam hati, Menggores luka yang tak pernah hilang.
&lt;br&gt;Kadang orang yang paling dicintai, Adalah orang yang paling banyak menyakiti.
&lt;br&gt;Terkadang sahabat duka dalam tangisan, Adalah cinta yang tak pernah tersadari
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Duhai..
&lt;br&gt;Keikhlasan Sang Kekasih.. Satu-satunya tujuan Utama dalam diri Sang Pecinta...
&lt;br&gt;Gerangan.. apa lagi yang hendak dipuja? Bila luka tlah terkubur dalam Asmara..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-3997886438748419054?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/3997886438748419054/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=3997886438748419054&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/3997886438748419054'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/3997886438748419054'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2009/11/risalah-dari-taman-hati.html' title='Risalah dari Taman Hati'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-648149248446676387</id><published>2009-11-01T01:11:00.000+07:00</published><updated>2011-12-04T23:03:15.398+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KeResahan'/><title type='text'>Hujan di Bulan Nopember</title><content type='html'>Mentari kini tak sudi lagi untuk singgah menyapa resah senja hari &lt;br /&gt;
Paras wajah cakrawala dibuatnya muram tak lagi ceria seperti biasa &lt;br /&gt;
Berlarut lama mereka tinggalkan resah kedukaan bagi geliat taman &lt;br /&gt;
Melumat ribu luka lama dalam ruang kebosanan yang teramat dalam &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Angin pun lanjut berlalu menjemput rindu pada hampa awan kelabu &lt;br /&gt;
Teman seperjalanan para Pengembara mencari cahaya Cinta nan lara &lt;br /&gt;
Langit bermuram durja pada kesedihan yang amat dalam tiada hingga &lt;br /&gt;
Kala musim berganti menggelar rencana alam dari sebuah kehidupan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suasana musim kali ini begitu terasa amat senggang dan memilukan  &lt;br /&gt;
Deras hujan yang jatuh menerpa biaskan rona wajah sayu kerinduan &lt;br /&gt;
Ingin rasanya jeritan hati memohon pada senja yang beranjak pulang  &lt;br /&gt;
Bahwa Jiwa resah telah begitu banyak memendam rasa kekecewaan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Atap langit kelabu nan sendu curahkan aliran tangis mengharu biru &lt;br /&gt;
Merobek luka lapisan awan menghitam menebar benih rasa kesepian  &lt;br /&gt;
Di taman ini bongkahan hujan membeku telah bergugur berjatuhan &lt;br /&gt;
Menerpa dinding jiwa yang tengah terluka oleh ribu rasa kehilangan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gelisah hujan musim ini teramat berat terasa menyiram jiwa merana &lt;br /&gt;
Mencipta duka dalam ritme irama lara ribuan ketukan alam impian &lt;br /&gt;
Nyanyiannya bersyair harap maya bagi usangnya rindu sang Pemuja &lt;br /&gt;
Mengabarkan pada para pendamba bahwa musim akan segera tiba. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Musim ini menelan senja hilangkan ceria mencipta buram pesona &lt;br /&gt;
Hati para penyepi masih tetap berharap pada malam yang menjelang &lt;br /&gt;
Senyum ceria wajah sang malam terbayang gelisah dalam dambaan &lt;br /&gt;
Namun mengapa ia pun turut menghilang bersama semua harapan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hujan musim ini teramat memilukan menembus dalam kegelapan &lt;br /&gt;
Tanpa memberi celah harapan pada sebuah harap yang telah usang &lt;br /&gt;
Hujan musim ini telah porandakan kehidupan ceria suasana taman &lt;br /&gt;
Tak ada lagi harap mampu terjemput bagi jiwa Pendamba kesunyian &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Harap hujan yang datang memberi arti pada hati yang hampir mati &lt;br /&gt;
Membasuh luka kepedihan baluri lara dan sepinya sebuah kehidupan &lt;br /&gt;
Tanamkan harap akan esok musim berganti mencipta warna pelangi &lt;br /&gt;
Tumbuhkan aneka kuntum bunga dalam taman semerbak mewangi &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*** &lt;br /&gt;
Oh.. Musim ini.. Tiadalah semua kan abadi..!!! &lt;br /&gt;
Mengapa harap hujan ini mencipta resahnya kehidupan? &lt;br /&gt;
Sedangkan lara tak pernah luput dari duka Sang Pemilik Taman &lt;br /&gt;
Apakah gerangan yang telah merobek rindu Sang Pendamba Kesunyian? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(&lt;i&gt;To the one of a long distance with a bold spirit and great heart that shortens the distance by days. It's been so long, I have this reverie thought to speak out those sentences but unfortunately I don't have guts to say them so&lt;/i&gt;.)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-648149248446676387?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/648149248446676387/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=648149248446676387&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/648149248446676387'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/648149248446676387'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2009/11/hujan-di-bulan-nopember.html' title='Hujan di Bulan Nopember'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-1914417968041643670</id><published>2009-10-22T19:41:00.000+07:00</published><updated>2010-04-27T22:03:48.229+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KeResahan'/><title type='text'>Semilir Resah Kuntum Dilema</title><content type='html'>Semilir angin mewangi dari kuncup bunga yang tengah mekar di taman hati
&lt;br&gt;Tebarkan serpihan benang sari menggapai putik harapan yang tengah menanti
&lt;br&gt;Aroma khas citra pesona kembang pagi susupi resah jiwa yang tengah hampa
&lt;br&gt;Mengapai gelisah senja hari untuk tumbuhkan bunga impian di malam kelam
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Resah masa lalu tak jua hendak berlalu membalut rindu hingga akhir membeku
&lt;br&gt;Birukan pita pelangi yang semestinya indah warnai taman yang senantiasa sepi 
&lt;br&gt;Gerimis datang dan pergi menyambut malam kemudian pelangi menghilang
&lt;br&gt;Berganti kegelisahan bagi sebuah mimpi yang tak kunjung menjadi kenyataan
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Kuntum bunga asmara mekar bersemi semerbak mewangi di taman nan sepi 
&lt;br&gt;Mencipta kehampaan bagi harapan yang tak lebih hanya sebuah kebohongan
&lt;br&gt;Bunga melayu tak hendak bersemi kembali oleh waktu yang telah lama berlalu
&lt;br&gt;Bergantung pada dasaran tangkai kelopak yang amat rapuh tak hendak terjatuh  
&lt;br&gt;  
&lt;br&gt;Dilema tercipta dalam sebuah gelisah hari yang terus saja akan tetap berlalu
&lt;br&gt;Sampai akhirnya bunga jatuh bersimpuh dalam pelukan kelopak dari dirinya 
&lt;br&gt;Masa yang datang dan berlalu menoreh sebuah bimbang pada sudut perasaan
&lt;br&gt;Ciptakan kehampaan bagi jiwa yang teramat dalam menusuk dan menyakitkan
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Semilir bunga mewangi berharap tiupan angin tak hendak lagi menghampiri
&lt;br&gt;Resah yang tertanam dalam kelopak endapkan ribuan gelisah dalam ingatan 
&lt;br&gt;Kuntum yang layu terbiar beku bersama masa yang akan tetap terus berlalu 
&lt;br&gt;Dilema pun turut terbawa sirna menuju dalamnya kebingungan sebuah dilema 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Semilir Angin Mewangi, Resah Masa Lalu, Kuntum Bunga Asmara, Dilema..
&lt;br&gt;Tebarkan Serpihan, Birukan Pita Pelangi, Mencipta Kehampaan, Sampai Akhir 
&lt;br&gt;Aroma Khas, Gerimis Datang, Bunga Melayu, Masa yang Datang dan Berlalu
&lt;br&gt;Menggapai Gelisah, Berganti Kegelisahan, Bergantung, Ciptakan Kehampaan 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Semilir bunga mewangi berharap tiupan angin tak hendak lagi menghampiri
&lt;br&gt;Resah yang tertanam dalam kelopak endapkan ribuan gelisah dalam ingatan 
&lt;br&gt;Kuntum yang layu terbiar beku bersama masa yang akan tetap terus berlalu 
&lt;br&gt;Dilema pun turut terbawa sirna menuju dalamnya kebingungan sebuah dilema 
&lt;br&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-1914417968041643670?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/1914417968041643670/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=1914417968041643670&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/1914417968041643670'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/1914417968041643670'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2009/11/semilir-resah-kuntum-dilema.html' title='Semilir Resah Kuntum Dilema'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-2180821196699045583</id><published>2009-10-10T23:52:00.000+07:00</published><updated>2010-04-27T22:17:05.969+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nuansa'/><title type='text'>Kabar Resah Sang Mentari</title><content type='html'>Sunyi Pagi  Taman ini amat terasa tidak biasa aku rasa
&lt;br&gt;Sejak semalam entah berapa gundah tlah penat menggoda
&lt;br&gt;Tak biasanya Rembulan tak nampak hadir seperti biasa 
&lt;br&gt;Mengiring mimpi pada belaian lembut mengantar pagi
&lt;br&gt; 
&lt;br&gt;Mentari redup tampaklah enggan dia nya tuk tersenyum
&lt;br&gt;Seperti tak hendak ingin ia menampak wajah bertegur sapa
&lt;br&gt;Awan kelabu menggelar tirai pada raut wajah nan sendu
&lt;br&gt;Samarkan kisah gelisah dalam lubuk hati para pejiarah
&lt;br&gt; 
&lt;br&gt;Tiraian rona Mentari redupi haparan hijau rerumputan
&lt;br&gt;Galau gerhana tersemai kelam dalam dingin resah pelukan 
&lt;br&gt;Hendak kah sebuah asa menyiram tunas harapan tersisa
&lt;br&gt;Kala cahaya tak lagi tumbuh memupuk resah pada akarnya
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Oh.. Ada apakah lagi gerangan dengan geliat taman ku..
&lt;br&gt;Bukankah harap kegelapan bergantung Cahaya Rembulan
&lt;br&gt;Dan keceriaan pagi hanyalah milik pesona Sang Mentari
&lt;br&gt;Mengapa taman ku merinding sepi terjebak kawalan mimpi
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Bukankah Rembulan tak mengabari bahwa dia kan datang
&lt;br&gt;Walau semalam wajah purnama ceria pancarkan harapan 
&lt;br&gt;Mengapa tetapan waktu merubah arah dan cepat berlalu
&lt;br&gt;Hampakan dalamnya rindu pada rasa yang tengah menunggu
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Oh.. Rembulan kelam telah mengingkari janji semalam
&lt;br&gt;Tega bersembunyi meniti hari cumbui mesra mentari pagi 
&lt;br&gt;Redupi hati para penyepi campakkan jiwa para pemimpi
&lt;br&gt;Gugah kesadaran penghuni taman untuk sebuah kenyataan
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Bukankah Rembulan tak mengabari bahwa dia kan datang
&lt;br&gt;Walau semalam wajah purnama ceria pancarkan harapan 
&lt;br&gt;Mengapa tetapan waktu merubah arah dan cepat berlalu
&lt;br&gt;Hampakan dalamnya rindu pada rasa yang tengah menunggu
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Oh.. Bagaimana dengan malam ku yang telah ditinggalkan
&lt;br&gt;Tergolek kelam dalam kesunyian yang teramat mendalam
&lt;br&gt;Akankah dia seindah pesona kala bunga kuncup merindu
&lt;br&gt;Mengisi cahaya asmara yang lama terpisahkan oleh biasnya
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Cahaya Mentari dalam dilema sebuah rasa tak berdosa
&lt;br&gt;Kabari sebingkai resah dalam kesunyian pagi taman hati
&lt;br&gt;Harap esok kebahagiaan tercurah dalam tangis harapan
&lt;br&gt;Taman tak hendak bersemi kala cahaya tak pernah abadi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-2180821196699045583?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/2180821196699045583/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=2180821196699045583&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/2180821196699045583'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/2180821196699045583'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2009/10/kabar-resah-sang-mentari.html' title='Kabar Resah Sang Mentari'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-9167201653877108019</id><published>2009-09-30T17:43:00.001+07:00</published><updated>2010-04-27T22:03:48.230+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KeResahan'/><title type='text'>Prahara di Ujung Senja</title><content type='html'>Duhai.. Apa gerangan yang tengah terjadi di Taman ini
&lt;br&gt;Semua tergugur berjatuh dalam jeritan pilu keputusasaan  
&lt;br&gt;Rona wajah kuyu sayu tak hendak lagi bergeliat merona   
&lt;br&gt;Seperti kala riang mengisi kemesraan sebuah cengkrama
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Duhai.. Mengapa semilir angin tak singgah membelai rasa
&lt;br&gt;Bisikkan cerita indah dari istana lembayung nan megah
&lt;br&gt;Getaran Rindu mengoyak rontokkan kuntum putik harapan
&lt;br&gt;Kala berita yang terbawa tercipta tuk hancurkan segalanya
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Duhai.. Yang senantiasa menguak rindu dan meremukkan
&lt;br&gt;Yang menciptakan indahnya mimpi lalu pergi menghilang
&lt;br&gt;Yang mampu mewarnai pelangi kemudian memudarkan
&lt;br&gt;Kau ciptakan prahara ini dalam tentram kehidupan Taman
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Oh.. Langit kelabu milik gerimis ku teramat jauh berlalu 
&lt;br&gt;Terlalu mudah ia kembali membelai mesra sebuah resah
&lt;br&gt;Prahara yang tercipta di ujung senja telah menuai gundah
&lt;br&gt;Bersama Mentari yang tak hendak lagi mengobati gelisah
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Oh.. Angin dingin ini menderu bekui hati para perindu
&lt;br&gt;Mengoyak riang sudut Taman yang usang dipermainkan  
&lt;br&gt;Prahara ini bisukan barisan puisi para rumput pujangga  
&lt;br&gt;Hingga mereka pilu besenandung memuja Sang Malam
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Oh.. Akankah senja cepat berlalu meninggalkan cemburu
&lt;br&gt;Dan Rembulan datang untuk senantiasa temani harapan
&lt;br&gt;Gemintang yang teramat mengerti arti sebuah keresahan 
&lt;br&gt;Serta kesunyian Malam yang mampu obati kekecewaan
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Duhai.. Geliat Pucuk Cemara senantiasa melambai mesra
&lt;br&gt;Tertiup bayu kehidupan semu membawa sebuah prahara
&lt;br&gt;Menggapai kerajaan langit yang tiadalah berujung nyata 
&lt;br&gt;Terbawa arah dan tujuannya dalam riang sebuah derita
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Duhai.. Ratapan Rerumput Kecil telah jemu menunggu
&lt;br&gt;Menengadah wajah berharap derap hujan dari Sang Awan
&lt;br&gt;Tergolek melayu oleh buai pautan rindu teramat dalam
&lt;br&gt;Bersama guguran ranting Cemara yang merapuh terjatuh 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Oh.. Prahara ini telah mengoyak seluruh isi Taman Hati
&lt;br&gt;Bersama malam menjelang tinggalkan senja menghilang
&lt;br&gt;Semua membisu dalam hening dan bisikan kesunyian 
&lt;br&gt;Menanti kabar Mentari esok hari tuk sebuah keputusan 
&lt;br&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-9167201653877108019?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/9167201653877108019/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=9167201653877108019&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/9167201653877108019'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/9167201653877108019'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2009/10/prahara-di-ujung-senja.html' title='Prahara di Ujung Senja'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-3748624010349345353</id><published>2009-09-19T20:46:00.001+07:00</published><updated>2011-10-26T23:22:43.501+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dalam Rindu'/><title type='text'>Gemuruh di Taman Jiwa</title><content type='html'>Ada Gemuruh yang datang dengan tiba-tiba tanpa terasa &lt;br /&gt;
Mengoyak lembaran kenangan jiwa dalam resah suasana &lt;br /&gt;
Gemuruh setahun lalu yang sama terdengar menggema &lt;br /&gt;
Menguak rindu pada masa taman terasa indah menyapa &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mentari nan perkasa lama tak hadir dalam tahun perjamuan &lt;br /&gt;
Bunda Rembulan turut berlalu temui Mentari tinggalkan taman &lt;br /&gt;
Adik cemara terpaut waktu nun jauh disana entahlah merindu &lt;br /&gt;
Tinggal seonggok jiwa lusuh renungi taman sepi kesendirian&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Duhai.. Sang Pemilik taman nan sunyi dari jiwa lusuh ku &lt;br /&gt;
Dimanakah secercah keindahan cakrawala bisa kudapati &lt;br /&gt;
Bagi taman kehidupan ku yang terkoyak masa lalu nan semu &lt;br /&gt;
Agar kelak gemuruh tahun yang datang mencipta kebahagiaan &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gemuruh kemenangan membias usang dalam sepi suasana &lt;br /&gt;
Ciptakan tangis bagi mentari, rembulan dan adik cemara &lt;br /&gt;
Kapankah taman ini berseri kembali berhias warna pelangi &lt;br /&gt;
Hadirkan kemesraan cengkrama dalam taman diantara kita &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gemuruh menggema hadir dan akan berlalu begitu cepat &lt;br /&gt;
Tinggalkan lagi luka baru bagi usangnya sebuah harapan &lt;br /&gt;
Terbersit keputus-asaan di senja hari yang mulai membiru &lt;br /&gt;
Dari serpihan yang tak kuasa lagi berharap cerianya pagi &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gemuruh tahun ini menggema getarkan celah resah jiwa &lt;br /&gt;
Menguak seluruh isi sepi taman hati ini yang tak lagi pasti &lt;br /&gt;
Hembus kehidupan hanyalah rintih dari ribuan kegelisahan &lt;br /&gt;
Sampai gemuruh ini kembali pada suasana yang tak berganti &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Duhai... Mentari, Rembulan dan adik Cemara nan tercinta &lt;br /&gt;
Adakah kau dengar pula gemuruh ini terasa begitu melena &lt;br /&gt;
Adakah dirimu rasakan pula gemanya menoreh sayati jiwa &lt;br /&gt;
Ataukah sunyi taman dari jiwa ini yang telah salah aku bina &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oh...  Gemuruh resah dalam sudut kesunyian taman jiwaku &lt;br /&gt;
Mesrakan cengkrama bersama gema yang senantiasa kau bawa &lt;br /&gt;
Agar tahun berlalu dapat berarti bagi indah pelangi malam ku &lt;br /&gt;
Hingga gerimis dan senja pun sudi kembali hiasi taman ini &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
***** &lt;br /&gt;
1 Syawal 1430 H - Dari Gelisah yang tak pernah Berarti..  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk Sang Mentari, Rembulan dan Adik Cemara Tercinta &lt;br /&gt;
Mohon Maaf Lahir Bathin untuk Mu yang tengah berbahagia &lt;br /&gt;
Semoga kelak kita dapat dikumpulkan kembali lagi bersama &lt;br /&gt;
Mesra bercengkrama dalam indahnya taman yang kita cipta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-3748624010349345353?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/3748624010349345353/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=3748624010349345353&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/3748624010349345353'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/3748624010349345353'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2009/09/gemuruh-di-taman-jiwa.html' title='Gemuruh di Taman Jiwa'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-7852835159652856407</id><published>2009-08-16T15:20:00.000+07:00</published><updated>2010-04-27T22:03:48.231+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KeResahan'/><title type='text'>Gelisah Rumput Ilalang</title><content type='html'>Gemerisik hempasan angin berlarian disela kering rerumputan&lt;br&gt;Membawa kabaran kesedihan dari kumpulan resah kebimbangan&lt;br&gt;Kabarnya usang tersampai menuju taman hati dari para penyepi&lt;br&gt;Menggugah jiwa para pengembara, terdiam sendu dalam renungan&lt;br&gt;&lt;br&gt;Rumput merana menengadah luka, setiap hari mengucap doa &lt;br&gt;Berbisik gelisah mengharap, kapankah hujan akan segera tiba&lt;br&gt;Tak pernah ia relakan sebuah kegersangan terus lekang merana&lt;br&gt;Merindukan kesegaran dari langit yang selalu didambakannya&lt;br&gt;&lt;br&gt;iL@L@nG&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kemanakah sang hujan yang tega mendustai harapan kekasihnya&lt;br&gt;Bertahun lamanya ia meninggalkan, pergi tanpa kunjung kembali&lt;br&gt;Bahkan kabar mendung pun tak nampak hendak serta menemani&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sang Hujan telah lupa pada satu harapan dan kesetiaan janjinya&lt;br&gt;Menemui bahagia daur musimnya pada rerumput mempesona&lt;br&gt;Tinggalkan ilalang sendiri dalam sunyi tanpa lagi hendak peduli&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tertidur ilalang dalam kesunyian, sekarat merenda duka harapan&lt;br&gt;Mengais pedih titikan embun, tuk baluri dahaga sebuah kecewa &lt;br&gt;Tanpa pernah peduli lagi pada hujan yang tak kunjung akan tiba&lt;br&gt;&lt;br&gt;iL@L@nG&lt;br&gt;&lt;br&gt;Rumput merana lemas terkulai menggigau tanpa lagi berdaya&lt;br&gt;Dalam kesepian malam temaram hingga berganti purnama&lt;br&gt;Gemintang hanya mampu terdiam temani setia setiap malam&lt;br&gt;Merasakan resahnya sesosok jiwa dalam alunan ribuan derita&lt;br&gt;&lt;br&gt;Siang malam terus berulang hingga hari berganti meraih tahun&lt;br&gt;Sang hujan teramat sulit terlupa, hingga illang tak lagi berdaya&lt;br&gt;Belalang telah enggan menemani, dalam derita sebuah elegi&lt;br&gt;Karena musim tak memberi kepastian akan resah doa ilalang&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kisah ilalang menanti hujan, bergejolak sendu dalam harapan&lt;br&gt;Rindu ilalang pun bergugur melayu, resah mengering dan mati&lt;br&gt;Kisah Ilalang berlalu menghilang, tinggalkan sebuah kenangan  &lt;br&gt;Menyimpan sebentuk harap pada sisa generasi yang terpendam&lt;br&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-7852835159652856407?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/7852835159652856407/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=7852835159652856407&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/7852835159652856407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/7852835159652856407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2009/08/gelisah-rumput-ilalang.html' title='Gelisah Rumput Ilalang'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-2027491589692578458</id><published>2009-08-01T16:42:00.000+07:00</published><updated>2010-04-27T22:50:43.192+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi dan Cinta'/><title type='text'>Secercah Sinar Harapan</title><content type='html'>Resahnya malam Taman Hati ini amatlah begitu tak biasa&lt;br&gt;Cahaya lamban meredup mengiringi sunyi yang teramat sepi&lt;br&gt;Kegelapan gulana menyelimuti kantuk kelopak kuntum bunga&lt;br&gt;Melelapkan suasana Taman dalam buaian mimpi kesedihan&lt;br&gt;&lt;br&gt;Geliat Malam nan Sepi, Menggugah Sebuah Keresahan&lt;br&gt;Kala suasana Taman sudah tak terdengar lagi bait kehidupan&lt;br&gt;Lembaran Cakrawala milik Sang Pujangga digelar bercahaya&lt;br&gt;Menggoreskan baris kata puisi berthemakan sebuah kemesraan&lt;br&gt;&lt;br&gt;Para Pelukis Malam turut menghiasi dengan ribuan keresahan&lt;br&gt;Gambaran Kerlipan menggoda, Menyudutkan Pandangan Maya&lt;br&gt;Satu kerlipan menyendiri, Terasa amat bersahabat Mendekat&lt;br&gt;Menyapa penuh Canda, Pada Resah Jiwa yang tengah Merana&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kerlipan mungil itu terasa amatlah akrab dan dekat ku kenali&lt;br&gt;Kala dimana duka kesunyian melanda Taman dalam Hati&lt;br&gt;Kerlipan yang tak pernah sungkan berdiam dalam ingatan&lt;br&gt;Tersimpan tentram dalam Taman, hiasi Cengkrama dalam hati&lt;br&gt;&lt;br&gt;Malam nan Cantik ini sepenuhnya adalah milik Pesonanya&lt;br&gt;Bagai malam-malam terdahulu yang senantiasa ia jalani sendiri &lt;br&gt;Resah ini menggugah kantuk memanggil pada setitik harap&lt;br&gt;Hempasan kerlip nan menggoda yang masih setia menanti Sunyi &lt;br&gt;&lt;br&gt;Oh.. Malam Kesunyian ku telah sudi untuk hadir kembali&lt;br&gt;Walau kerlipan yang terbawa, teraup gelisah cahya Purnama&lt;br&gt;Gemuruh Taman Hati teramat Riang dalam Canda dan Tawa&lt;br&gt;Sampai saatnya kelak Sang Fajar akan tega memisahkannya lagi &lt;br&gt;&lt;br&gt;Duhai.. Adinda Malam ku.. Akankah esok kau hadir kembali&lt;br&gt;Bangunkan resah tidurku, dalam lelap malam yang amat sunyi&lt;br&gt;Menghias keceriaan bersama, indahnya Taman Langit milik mu&lt;br&gt;Sebelum Sang Fajar hadir menjemput, gelisah yang belum terlarut&lt;br&gt;&lt;br&gt;Duhai.. Adinda Malam ku.. Akankah esok kau hadir kembali&lt;br&gt;Hiasi pula Taman Hati ku, dengan Pesona Indahnya gulita mu&lt;br&gt;Jiwa ini senantiasa merindu, akan tentramnya sebuah kesunyian&lt;br&gt;Menanti sekarat kerlip cahaya mu, lambaian mesra kasih asmara&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-2027491589692578458?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/2027491589692578458/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=2027491589692578458&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/2027491589692578458'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/2027491589692578458'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2009/08/secercah-sinar-harapan.html' title='Secercah Sinar Harapan'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-2957933294927177062</id><published>2009-07-29T11:59:00.004+07:00</published><updated>2010-04-27T22:03:48.232+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KeResahan'/><title type='text'>Insomnia Keresahan Malam</title><content type='html'>&amp;gt;&amp;gt;&amp;gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pelukis Malam I&lt;/span&gt; *
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Jika siang.. tak kuasa menahan penat
&lt;br&gt;Maka malam waktu yang tepat.. Hembus Kehidupan..
&lt;br&gt;Naik temurun di goresan kanvas
&lt;br&gt;Memapah kakinya membidik sesuatu
&lt;br&gt;Yang tlah datang dan entah pulang
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Dicarinya selalu setiap malam
&lt;br&gt;Sambil menggigau, melukis bayang.. tak tentu tuju..
&lt;br&gt;Suasana hanya dendang lagu hewan
&lt;br&gt;Namun, itulah yang ia harapkan
&lt;br&gt;Sunyi sepi makanan sehari-hari
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Disini, walau badan satu tiada kawan
&lt;br&gt;Dunia pun bagai milikmu seutuhnya
&lt;br&gt;Tiada mendung selimuti tanpa tangis sendumu
&lt;br&gt;Hari selalu mendapat senyuman mentari
&lt;br&gt;Satu kupertanyai... Inikah sandiwara hidupmu...?
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;(*) &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Poenya Adikku&lt;/span&gt;
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;&amp;gt;&amp;gt;&amp;gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pelukis Malam II&lt;/span&gt; **
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Sunyi.. Sepi.. Sendiri...
&lt;br&gt;Ta&amp;#39; kala Siang pun tak pernah berMentari
&lt;br&gt;Bagi sekuntum Hidup pendamba Keheningan
&lt;br&gt;Tiadalah cukup hanya dengan 1001 malam
&lt;br&gt;BerJutalah yang Ia selalu harapkan..
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Ta&amp;#39; kan pernah ada lagi Tangis Pencarian
&lt;br&gt;Karna dunia tlah ia dimiliki seUtuhnya
&lt;br&gt;Seluas hamparan pekat Gulita Cakrawala
&lt;br&gt;Seujung Fajar hingga cahaya Purnama
&lt;br&gt;Dan sedalam lubuk Hati, Angan dan Mimpi..
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Walau nanar Mata berbinar sayu
&lt;br&gt;Menggapai seberkas Cahaya ketiadaan
&lt;br&gt;Terbang dalam sebuah Pengembaraan Hati
&lt;br&gt;Tetaplah Sendiri dan senantiasa Sendiri
&lt;br&gt;Wujudkan Khayalan yang Tak terKhayalkan..
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Kerling Gemintang berJuta teman Sejati
&lt;br&gt;Membias Kanvas Goresan Hati beku membiru
&lt;br&gt;Menjelma Maha Karya bersemi Abadi
&lt;br&gt;Segarkan Nafas kehidupan para Pendamba
&lt;br&gt;Dalam Rapuhnya dinding Jiwa yang luka..
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Terjagalah.. Wahai Pelukis Malam..
&lt;br&gt;Rembulan akan senantiasa terSenyum..
&lt;br&gt;Dan Malam pun kan tetap Setia Mengabdi..
&lt;br&gt;Hingga Ujung Waktu, bahwa Dirimu tidak Sendiri..
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;(**) &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Poenya Ku&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-2957933294927177062?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/2957933294927177062/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=2957933294927177062&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/2957933294927177062'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/2957933294927177062'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2009/07/insomnia-keresahan-malam.html' title='Insomnia Keresahan Malam'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-1737122755646481158</id><published>2009-07-11T12:50:00.000+07:00</published><updated>2010-04-27T22:12:08.775+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dalam Rindu'/><title type='text'>Empat Musim Berlalu</title><content type='html'>Musim Semi Tahun Pertama..
&lt;br&gt;Kala semuanya indah beraneka kuntum bunga
&lt;br&gt;Kala kuncup-kuncup mekar tebarkan harap dan asa
&lt;br&gt;Kala aromanya semerbak mewangi menghias luka jiwa
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Oh.. Segalanya terasa begitu indah
&lt;br&gt;Daun-daun bersemi bunga-bunga mewangi 
&lt;br&gt;Kumbang-kumbang pun riang datang menghampiri 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Musim Panas Tahun Kedua..
&lt;br&gt;Kala semuanya gersang merana dalam lara
&lt;br&gt;Kala daun-daun enggan tersenyum dengan mesra
&lt;br&gt;Kala gapaian harap mulai bergulir dalam sebuah hampa
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Oh.. Segalanya terasa begitu panas
&lt;br&gt;Daun-daun mengering bunga-bunga melayu
&lt;br&gt;Kumbang-kumbang pun tak sudi lagi datang merayu
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Musim Dingin Tahun Ketiga..
&lt;br&gt;Kala semua kata indah menjadi beku adanya
&lt;br&gt;Kala dingin sepi selimuti kecerahan geliat hari-hari
&lt;br&gt;Kala semuanya tak lagi mampu tuk ciptakan rasa peduli
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Oh.. Segalanya terasa begitu dingin
&lt;br&gt;Daun-daun membeku bunga-bunga membiru
&lt;br&gt;Kumbang-kumbang pun tak hendak lagi mau mencumbu
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Musim Gugur Tahun Keempat..
&lt;br&gt;Kala Dedaun Rindu nan lemah mulai berguguran
&lt;br&gt;Kala Semua harapan menghilang dalam kepedihan
&lt;br&gt;Kala Tak ada lagi ikatan untuk sebuah kebersamaan
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Oh.. Segalanya terasa begitu mengharu
&lt;br&gt;Daun-daun berjatuhan bunga-bunga lenyap menghilang
&lt;br&gt;Kumbang-kumbang pun mati dalam kerinduan yang mendalam
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;@&amp;gt;-;--;---
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Mmmmhh.. Tiadalah begitu amat lambat ini terasa..  
&lt;br&gt;Empat Musim kini telah genap sudah berlalu begitu cepat
&lt;br&gt;Yah.. Begitulah kala duka yang hendak tumbuh jadi kecewa
&lt;br&gt;Kala bidadari masih saja terdiam membisu dalam sebuah tawa  
&lt;br&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-1737122755646481158?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/1737122755646481158/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=1737122755646481158&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/1737122755646481158'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/1737122755646481158'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2009/07/empat-musim-berlalu.html' title='Empat Musim Berlalu'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-500985172401391309</id><published>2009-06-24T16:35:00.000+07:00</published><updated>2010-04-27T22:17:05.970+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nuansa'/><title type='text'>Harapan dalam Pelangi</title><content type='html'>Taman ini koyak terombang-ambing dalam dua sisi rasa kenyataan suasana&lt;br&gt;Geliat mentari bersinar dengan garangnya dari gigir pada masa kepulangannya&lt;br&gt;Namun mendung hendak menyambut datang merubah segala arti keceriaan&lt;br&gt;Dan hati ini terhempas mengikuti atmosfir yang bergejolak diantara keduanya&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tubuh langsing cemara tertiup bayu condong kemari menarikan kegelisahan&lt;br&gt;Dahannya meliuk gemulai mematahkan seribu ranting usang kenangan masa lalu&lt;br&gt;Parasnya kebingungan oleh bisikan kabar yang tdibawa bersama hembusan angin&lt;br&gt;Melupakan sebentuk jiwa yang tengah bernaung dibawah keteduhan hatinya&lt;br&gt;&lt;br&gt;Suasana panas dan dingin silih berganti menyeruak dalam taman yang sepi ini&lt;br&gt;Menorehkan rasa resah bagi jiwa yang telah sekian lama tentram di dalamnya&lt;br&gt;Geliat Mentari, Pelangi, Gerimis dan Angin serta Kegelisahan pucuk Cemara  &lt;br&gt;Mencipta sebuah tanya dalam jiwa.. Gerangan apa yang kan terjadi di taman ini   &lt;br&gt;&lt;br&gt;Duhai.. Pandanglah garis pita berwarna di angkasa nan indah itu adik cemara.&lt;br&gt;Apakah kau tak terkesan pesona menawan yang telah ia bawa pada taman hati kita.&lt;br&gt;Pandanglah sekali lagi dengan seksama kemilau paras warna yang dipancarkannya.&lt;br&gt;Lalu kau lihat diriku tengah terkapar dalam resah akan rasa penuh harap padamu.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dengarlah rintik gerimis yang begitu merdu mengiring suasana indah hari ini.&lt;br&gt;Pahamilah akan tangisannya disela ia biaskan sinar mentari bagi pesona Pelangi&lt;br&gt;Dengalah pula dengan seksama kala ia nyanyikan pujian merayu keteduhan mu.&lt;br&gt;Dan kau bisa dengar jeritan hatiku dalam kesendirian taman yang mulai kelam.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Duhai... Nikmatilah semua itu dengan lembutnya perasaan hati mu adik cemara.&lt;br&gt;Manakah yang telah mampu begitu dalam menoreh kenangan pada relung jiwa mu&lt;br&gt;Rasakanlah hangatnya pelukan alam yang memuja mu dengan hati yang terdalam&lt;br&gt;Namun rasakan pula rintihan hati yang tengah melebur diri berharap kau peduli.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sinar Mentari dan Gerimislah yang telah mewarnai indahnya pesona Sang Pelangi&lt;br&gt;Akan indahlah ia dikala kita memandangnya dari taman yang telah kita bina ini&lt;br&gt;Bersamalah jiwa kita tuk saling setia mengikat rindu memandangi hiasan alam itu&lt;br&gt;Karena tiadalah akan kau dapati semua pesonanya takala dirimu berada disana&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-500985172401391309?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/500985172401391309/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=500985172401391309&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/500985172401391309'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/500985172401391309'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2009/06/harapan-dalam-pelangi.html' title='Harapan dalam Pelangi'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-7858627658556131436</id><published>2009-06-04T23:24:00.000+07:00</published><updated>2010-04-27T22:03:48.234+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KeResahan'/><title type='text'>Ratapan Rerumput Kecil</title><content type='html'>Geliat Fajar pagi datang mengelabui Malam ku yang tak lagi Temaram&lt;br&gt;Takan ada lagi pelukan Mesra yang memberi tentram pada Keheningan &lt;br&gt;Sedang Gerimis ku terusir hujan dan pergi mengikuti Musim yang berlalu  &lt;br&gt;Tak tinggalkan pula Belai perpisahan dari Rintiknya tuk cumbui dahi ini&lt;br&gt;&lt;br&gt;Senyuman Senja hanya membayang pada Serpihan berhiaskan rona Maya&lt;br&gt;Sedang Sang Bayu tak mampu lagi bawakan kabar bisikan Adik Cemara&lt;br&gt;Semua melenyap pada detik dimana Sang Rumput kecil galau menggigau&lt;br&gt;Resahkan yang pergi begitu cepat meninggalkan Jiwa yang tengah sekarat&lt;br&gt;&lt;br&gt;#####&lt;br&gt;&lt;br&gt;Badai ini telah begitu tega hempaskan beribu kenangan indah masa lalu &lt;br&gt;Pelukan yang selalu dirindu telah lama terkubur layu saat musim berlalu&lt;br&gt;Rumpun rerumput yang menjadi panutan teramat sia-sia dalam harapan&lt;br&gt;Tinggallah Sang Rumput Kecil berjuang demi kebanggaan Inang Ilalang&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia meratap dalam Harap, Merindu dalam Kalbu dan Merintih dalam Pedih&lt;br&gt;Ditinggal dalam sesak Kesendirian dan tak dipeduikan Rumpun harapan&lt;br&gt;Bermusim dirundung Kesedihan dan Berlumur ribuan Rindu Kekecewaan&lt;br&gt;Hingga Ratapan mengoyak Jiwa yang teramat, melayang dalam khayalan&lt;br&gt;&lt;br&gt;#####&lt;br&gt;&lt;br&gt;Rumput kecil yang malang hidup dalam kesendirian tanpa lagi impian&lt;br&gt;Ditinggalkan kehilangan oleh jiwa yang senantiasa memberi kehidupan&lt;br&gt;Terinjak sekarat dalam taman yang terbina untuk sebuah kebahagiaan&lt;br&gt;Menanti uluran kasih dari Sang Awan tanpa ia tau apa yang diharapkan &lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia meratap dalam Harap, Merindu dalam Kalbu dan Merintih dalam Pedih&lt;br&gt;Ditinggal dalam sesak Kesendirian dan tak dipeduikan Rumpun harapan&lt;br&gt;Bermusim dirundung Kesedihan dan Berlumur ribuan Rindu Kekecewaan&lt;br&gt;Hingga Ratapan mengoyak Jiwa yang teramat, melayang dalam khayalan&lt;br&gt;&lt;br&gt;#####&lt;br&gt;&lt;br&gt;Hujan berlalu mengguyur tubuh kurus sisakan penatan rindu menggigil&lt;br&gt;Dalam kesedihan dan derita kehilangan akan pudarnya sebuah harapan&lt;br&gt;Ratapan Sang Rumput Kecil terdengar pilu dalam bisik bersela tangisan&lt;br&gt;Memohon Sang Musim mengembalikan Kenangan Jiwanya yang hilang&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia meratap dalam Harap, Merindu dalam Kalbu dan Merintih dalam Pedih&lt;br&gt;Ditinggal dalam sesak Kesendirian dan tak dipeduikan Rumpun harapan&lt;br&gt;Bermusim dirundung Kesedihan dan Berlumur ribuan Rindu Kekecewaan&lt;br&gt;Hingga Ratapan mengoyak Jiwa yang teramat, sirna pada sebuah cahaya.&lt;br&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-7858627658556131436?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/7858627658556131436/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=7858627658556131436&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/7858627658556131436'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/7858627658556131436'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2009/06/ratapan-rerumput-kecil.html' title='Ratapan Rerumput Kecil'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-3568748224799671936</id><published>2009-05-31T18:22:00.000+07:00</published><updated>2010-04-27T22:12:08.776+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dalam Rindu'/><title type='text'>Kepulangan Gerimis Malam</title><content type='html'>Kala belaian malam kembali pulang, meninggal kenangan dalam kelam&lt;br&gt;Sosok Resah Jiwa merapuh hampa, memeluk dingin yang terus menggoda&lt;br&gt;Pagi menjemput lara kepulangan, mengusir riang gemintang dan rembulan &lt;br&gt;Malam tak lagi luput dalam ingatan, Jiwa pun merindu dalam kesunyian&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kala Gerimis tak lagi hendak menyapa, pergi menjauh entahlah kemana&lt;br&gt;Jiwa pun gersang perih meradang, menggugurkan dedaun rindu kemesraan&lt;br&gt;Mentari menatap garang kegersangan, menghalau kesejukan canda riang&lt;br&gt;Gerimis menyiramkan khayal impian, dalam taman yang lama merindukan &lt;br&gt;&lt;br&gt;@&amp;gt;-;--;---&lt;br&gt;&lt;br&gt;Malam yang pernah singgah berlalu, amat jauh dari rindu yang mendalam&lt;br&gt;Menorehkan sebuah rasa tak menentu, pada tubuh sunyi tanpa punya arti&lt;br&gt;Geliat cahaya pagi yang menerjang, teramatlah angkuh melangkah datang&lt;br&gt;Meninggalkan sepi taman hati ku, membawa Sang Malam dalam pelukan&lt;br&gt;&lt;br&gt;Gerimis yang memberikan kesejukan, begitu cepat datang dan menghilang&lt;br&gt;Membelai kalbu pada rasa dan jiwa, lalu pergi tanpa meninggalkan pesan&lt;br&gt;Panas mentari yang menyinari, menghalau gumpalan pesan awan harapan&lt;br&gt;Menciptakan gersang taman hati ku, mengusir Gerimis ku dari kemesraan&lt;br&gt;&lt;br&gt;@&amp;gt;-;--;---&lt;br&gt;&lt;br&gt;Taman teramat gersang dan sunyi, tanpa rintik gerimis dan buaian malam&lt;br&gt;Menanti bersama kegalauan dan terus menanti dalam sebuah keputusasaan&lt;br&gt;Para pencengkrama mulai gelisah pada resah suasana yang tak lagi indah&lt;br&gt;Membirukan suasana mesra kesendirian, dalam beku, pilu dan keterasingan&lt;br&gt;&lt;br&gt;Akankah mereka sudi kembali pulang, menjemput sosok jiwa kesendirian&lt;br&gt;Mengukir lembut indah prasasti bait puisi, penghias rindu dalam taman hati&lt;br&gt;Menorehkan segores kenangan abadi, pada sekedar harap khayalan mimpi&lt;br&gt;Walau pugaran cinta yang akan terkesan, terpaut oleh rintihan di batu nisan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-3568748224799671936?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/3568748224799671936/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=3568748224799671936&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/3568748224799671936'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/3568748224799671936'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2009/05/kepulangan-gerimis-malam.html' title='Kepulangan Gerimis Malam'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-8571557371348695613</id><published>2009-05-11T22:52:00.000+07:00</published><updated>2010-04-27T22:50:43.193+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi dan Cinta'/><title type='text'>Pelangi di Senja Hari</title><content type='html'>Mengapa gerimis mendung ini hendak bergeliat datang secara tiba-tiba, dalam resahan menggapai senja yang tengah gundah melewati gulana. Beribu lamunan kasih menyelimuti paras pucat yang tak lagi merona, menanti dengan haru kesejukan yang tak lama lagi hendak sirna.&lt;br&gt; &lt;br&gt;Mengapa Pelangi ini datang telat di senja hari yang sunyi, kala cahaya tak lama lagi meredup dalam pelukan malam yang tak pasti. Sepertinya sia-sialah rintik gerimis yang menyirami gersangnya taman hati ini, karena malam pun akan teramat sepi dan tak lagi memiliki arti.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Mengapa kegalauan ini terus menyelimuti taman hati, membuahkan sebentuk rindu pada sudut gelap dalam relung jiwa ini. Terhapuslah ribuan kenangan indah yang tercipta menjadi serpihan hampa, melayang jatuh menuju kesunyian abadi tempat jiwa bersembunyi dan mati.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Mengapa malam tiada ubahnya memendam rindu semakin dalam, meninggalkan goresan luka masa lalu dalam dinding jiwa yang tak lagi mampu meradang. Seperti tak bosan ia hianati perih yang terlalu dalam menghujam, dalam tarian sinis kegelapan diantara ribuan pesona bintang.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Mengapa kegelapan di Taman ini melupakan cerianya warna pelangi, jauh menutup diri dari kedatangan bidadari peneman mimpi-mimpi. Goresan rintih kalbu menangis pilu puaskan keputusasaan, menyusup kembali ke dalam pelukan kegelapan malam untuk sebuah ketiadaan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Oh.. Mengapa Pelangi yang berlalu datang tepat di Senja Hari, kala jiwa merindukan gerimis malam yang telah tega menanam luka bersamaan. Cahaya hati warna indah mu tak mampu jua menghiasi taman ini, kala semua sirna bersama hancurnya sebentuk jiwa dalam Asmara.  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-8571557371348695613?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/8571557371348695613/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=8571557371348695613&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/8571557371348695613'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/8571557371348695613'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2009/05/pelangi-di-senja-hari.html' title='Pelangi di Senja Hari'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-4770954104173329662</id><published>2009-04-30T05:21:00.000+07:00</published><updated>2010-04-27T22:19:44.000+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi dan Cinta'/><title type='text'>Pesona Adik Cemara</title><content type='html'>Merebahkan diri di dalam lelah, pandangi langit diantara celah-celah
&lt;br&gt;Melayang lamunan tengah hari yang gerah, dalam jutaan rasa resah 
&lt;br&gt;Gambar arakan awan berlarian, begitu cepat datang dan menghilang
&lt;br&gt;Berganti jeritan pilu burung merindu, memaksa diri mengusir lamunan
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Tertarik nafas panjang hati terpejam, lupakan semua gundah khayalan
&lt;br&gt;Menyimpan lagi semua kenangan, yang sejak tadi keluar berterbangan
&lt;br&gt;Bisikan angin menerpa dedaunan, terdengar makin terasa memilukan
&lt;br&gt;Gemerisik mengganggu resah hati, seperti memperolok keputusasaan
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Terbuka lagi lelahnya kelopak mata ini, memahami apa yang terjadi 
&lt;br&gt;Mencari harap satu keajaiban, pada cahaya langit yang menyilaukan
&lt;br&gt;Awan Angin dan burung sontak membisu seakan mereka telah jemu
&lt;br&gt;Mengusik linangan sudut mata, lambaian lentik jemari pucuk cemara
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Ah Resah Jiwa ini.. Sedari tadi tak sedikit pun diri mampu menyadari
&lt;br&gt;Akan senyum manis Adik Cemara yang menghalangi pandangan langit 
&lt;br&gt;Keteduhan yang disemaikan begitu lembut membelai diri dalam sunyi
&lt;br&gt;Seakan ia tahu segala gelisah yang tengah tertanam di dalam jiwa ini
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;@&amp;gt;-;--;---
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Ah.. Jiwa ini telah teramat jauh terlena pada buramnya sebuah pesona
&lt;br&gt;Mencumbu mesra kegelisahan dalam sebuah rayuan tarian kesunyian
&lt;br&gt;Jiwa lusuh merapuh menyeret kehidupan dalam kemesraan yang kelam
&lt;br&gt;Menghabiskan satu masa dimana Adik Cemara tumbuh menoreh pesona
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Penghuni taman hati ini pun tersenyum kembali riang dalam cengkrama
&lt;br&gt;Merayakan sebuah rindu yang tercipta dalam rapuhnya dinding jiwa
&lt;br&gt;Rerumput hijau yang sedari tadi diam membisu menggeliat dalam cita
&lt;br&gt;Memeluk jelmakan harapan bagi esok yang mungkin berganti kecewa
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;@&amp;gt;--;-;--
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Duhai Adik Cemara.. Pemberi tentram dalam teduhnya naungan jiwa
&lt;br&gt;Jangan biarkan resah ini jauh terlena melayang lepas menuju angkasa
&lt;br&gt;Menggapai langit biru yang telah tega mencuri separuh dari kehidupan
&lt;br&gt;Melalaikan lemahnya hembusan nafas yang tak lagi memiliki harapan  
&lt;br&gt;Kala tempat terindah yang didamba ada begitu dekat dalam pandangan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-4770954104173329662?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/4770954104173329662/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=4770954104173329662&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/4770954104173329662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/4770954104173329662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2009/05/pesona-adik-cemara.html' title='Pesona Adik Cemara'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-247685782056622164</id><published>2009-04-14T13:27:00.000+07:00</published><updated>2010-04-27T22:03:48.235+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KeResahan'/><title type='text'>Tetes Embun Keresahan</title><content type='html'>Oh.. Siapakah yang telah begitu tega bangunkan tidur ku sepagi ini.&lt;br&gt;Mencumbui dahi punya ku dalam gelap dan lelap mimpi semalam &lt;br&gt;Membisik serangkai kata penuh keresahan mendekapi daun telinga&lt;br&gt;Mengugah penuh harap hati ku untuk bisa memahami sebuah prahara&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pagi buta mengais duka berselimut kabut-kabut yang tengah merana&lt;br&gt;Udara dingin menusuk kalbu membawa satu keterasingan masa lalu&lt;br&gt;Sekian lama sudah tak pernah ku jumpai dalam hening bening hati ini&lt;br&gt;Sosok lembut diri mu yang selalu hadir temani perjalanan hidup ku&lt;br&gt;&lt;br&gt;Oh.. Ada apa gerangan dengan diri mu duhai embun ku tersayang?&lt;br&gt;Teramat pilu kudengar kisah mu menyusup dalam relung jiwa ku.&lt;br&gt;Walau resah mu itu tak pernah mencipta karat dalam sebuah penat&lt;br&gt;Namun batin dedaun merintih pedih tersentuh pilu syair lara mu.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Duhai Kelembutan.. Mestinya pagi tersenyum karna kau ada disini &lt;br&gt;Biaskan cahaya mentari tuk mewarnai lusuhnya suatu kehidupan&lt;br&gt;Menyibakkan tirai-tirai lalu yang tak mampu lagi dapat ku pahami&lt;br&gt;Karena jiwa telah teramat lelah dalam harap yang menjauh tak pasti&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dan ku teramat rindu embun ku yang dulu senantiasa hadir menemani&lt;br&gt;Selalu ceria berlomba dengan mentari menyapa ku dalam kemesraan&lt;br&gt;Pagi yang senantiasa menanti mu pun tak pernah luput menjadi saksi&lt;br&gt;Mengusir galauan dari jiwa ku kala diri mu tak pernah lagi kembali &lt;br&gt;&lt;br&gt;Oh.. Akankah setetes resah mu itu mampu menjelma ribuan bidadari&lt;br&gt;Dengan binaran mata yang akan gemerlapi sepinya relung sebuah hati  &lt;br&gt;Yang tak akan lagi tega mengelabui putaran hari yang akan kita lalui&lt;br&gt;Dan setia membisikan untaian kata penyejuk hati pada resah jiwa ini&lt;br&gt;&lt;br&gt;@&amp;gt;-;--;---&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dan terbiaslah embun nan lembut mesra yang senantiasa menyapa&lt;br&gt;Mencumbu dahi punya ku tanpa ragu karena rindu ini dulu pernah ada&lt;br&gt;Mengenang lagi cerita indah masa lalu dalam remang pondok bahagia&lt;br&gt;Bercengkrama di Taman Asmara yang dulu pernah kita cipta bersama&lt;br&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-247685782056622164?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/247685782056622164/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=247685782056622164&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/247685782056622164'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/247685782056622164'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2009/04/tetes-embun-keresahan.html' title='Tetes Embun Keresahan'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-6703142934540812449</id><published>2009-03-26T00:06:00.000+07:00</published><updated>2010-04-27T22:03:48.235+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KeResahan'/><title type='text'>Sebuah PerJaLanan Hati</title><content type='html'>&amp;gt;&amp;gt;&amp;gt; Bukit Penantian&lt;br&gt;29112003&lt;br&gt;&lt;br&gt;Langkah nan Lemah tak Terarah..  Rintihan Lirih yang teramat Pedih..&lt;br&gt;Sebuah Perjalanan Panjang..  Membawa Rindu yang Melenakan..&lt;br&gt;&lt;br&gt;Jiwa Mengembara.. Sang Pencari Mendamba..  Meronta..  Menangis dalam Derita..&lt;br&gt;Hati Tergores Luka..  Rapuh meLuruh Berserakan..  Kerinduan yang Mendalam..&lt;br&gt;&lt;br&gt;Roh Mengembara..  Sang Pendamba Mencari... Menanti..  Sendiri Menyepi..&lt;br&gt;Sebuah Perjalanan Hati..  Dalam Jeritan Kesunyian.. Hempaskan Kerinduan..  &lt;br&gt;Bersemayam Abadi.. Di Bukit Penantian..&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&amp;gt;&amp;gt;&amp;gt; Badai Kerinduan&lt;br&gt;25012000&lt;br&gt;&lt;br&gt;Saat Langkah Kian Pasrah.. Hilang pegangan tuk bersandar..&lt;br&gt;Bahkan tak mampu lagi ku berkhayal..&lt;br&gt;Telusuri jalan liku setapak.. Bertumpu pada rapuhnya pasir kematian..&lt;br&gt;Susupi belantara dan lelapkan diri.. Berharap dirimu jelmaan sang bidadari..&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tangis embun jatuh menerpa celah pengharapan..&lt;br&gt;Membias pancarkan warna hitam kelabu..&lt;br&gt;Membius perjalanan lumpuhkan pijakan..&lt;br&gt;Campakkan tubuh lusuh di bukit penantian..&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tak satupun prasasti ku dapati.. Tak selintas pun wangi rambut mu menghampiri&lt;br&gt;Hanya kesunyian yang tumbuh bersemi.. Pada tebing jiwa yang luka..&lt;br&gt;&lt;br&gt;Rebahlah duka berselimut nisan hati.. merintih membeku membiru..&lt;br&gt;Terpuruk menuju dalamnya lembah kerinduan..&lt;br&gt;&lt;br&gt;Mahameru.. Telah hempaskan lamunan semu..&lt;br&gt;Sebuah harapan kehampaan dan khayalan yang tak mungkin terkhayalkan&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam pekatnya gulita malam.. Dalam hening sepinya cekaman alam..&lt;br&gt;Bergema rintih di puncak keabadian.. Bisikan lirih pengharapan..&lt;br&gt;Dimanakah dirimu ku temukan..?&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&amp;gt;&amp;gt;&amp;gt; Take from : &lt;br&gt;2009 - PerJaLanan Hati&lt;br&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-6703142934540812449?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/6703142934540812449/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=6703142934540812449&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/6703142934540812449'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/6703142934540812449'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2009/03/sebuah-perjalanan-hati.html' title='Sebuah PerJaLanan Hati'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-705973370589723854</id><published>2009-03-01T20:19:00.000+07:00</published><updated>2010-04-27T22:17:05.971+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nuansa'/><title type='text'>Pada Puncak Kemegahan</title><content type='html'>Tapaki langkah demi langkah kerinduan pada ribuan tapak keresahan
&lt;br&gt;Langkah yang semakin kian pasrah dan sandaran hanyalah sebuah kelam
&lt;br&gt;Kerinduan yang mendalam adalah kekuatan yang telah amat melenakan
&lt;br&gt;Merobek duka keinginan yang teramat dalam, mencemooh ribuan harapan 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Tebing-tebing rapuh yang tengah terluka tersenyum manis menyapa
&lt;br&gt;Senantiasa genit menggoda jemari renta yang siap menggerayanginya 
&lt;br&gt;Belantara ini kian basah resah melembab oleh tangisan embun semalam 
&lt;br&gt;Alunkan Nyanyian kesunyian alam yang terdengar amat syahdu di telinga 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Tempat ini merupakan Nirwana bagi komunitas yang ada di dalamnya
&lt;br&gt;Adalah teman sejati tempat bagi mereka bermain dan bercengkrama 
&lt;br&gt;Dimana jiwa pun teramat tentram menghirup udara dan melelapkan diri
&lt;br&gt;Melepaskan kerinduan mendalam pada jiwa-jiwa yang mendambakannya
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Taman yang sunyi penuh keindahan serta beraneka rasa dari perasaan 
&lt;br&gt;Lahan membiru bukit penantian tumpukan lusuh rindu para pengembara
&lt;br&gt;Kesunyian Lembah dingin di kedalaman dan Robekan Jurang keresahan 
&lt;br&gt;Menghias miris sebuah naluri yang telah tertanam sejak luka ditinggalkan
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Tempat terindah� Sebuah Puncak Kemegahan dalam Ribuan Kedamaian 
&lt;br&gt;Lupakan Gundah dan Hapuskan rindu dalam hati yang tengah di lukai lara
&lt;br&gt;Menggelitik Jiwa Sang Pendamba, mengajarkan arti sebuah Kehidupan
&lt;br&gt;Bahwasanya sebuah arti Kedamaian tidaklah semata mudah dalam buaian
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Sunyi Sepi Menyendiri.. Namun burung dan pucuk cemara tetap menyanyi
&lt;br&gt;Dingin ini menggeliat menoreh harap pada gapaian puncak yang tertinggi
&lt;br&gt;Menantikan detik demi detik cahaya menguak rindu yang telah membiru
&lt;br&gt;Hingga Mentari rela beranjak lebih dini tuk hempaskan kabut kesunyian ini
&lt;br&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-705973370589723854?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/705973370589723854/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=705973370589723854&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/705973370589723854'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/705973370589723854'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2009/03/pada-puncak-kemegahan.html' title='Pada Puncak Kemegahan'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-4826235234924947156</id><published>2009-02-28T06:38:00.000+07:00</published><updated>2010-04-27T22:12:08.776+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dalam Rindu'/><title type='text'>Gerimis yang Romantis</title><content type='html'>Gerimis ini datang menemani sejak dini, tanpa pernah ku sadari..
&lt;br&gt;Semarakkan dingin suasana pagi, yang seharusnya milik Sang Mentari
&lt;br&gt;Rintiknya membelai lembut pucuk dedaunan, hingga embun terlupakan
&lt;br&gt;Mencipta nafas kesejukan yang tak biasa, pada kegalauan sesosok diri 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Gerimis ini memukau ribu lamunan, jelmakan  khayal di senja hari
&lt;br&gt;Pengantar mimpi bagi malam, yang tak selamanya memberi tentram
&lt;br&gt;Menguak gelisah rumput ilalang, juga rembulan yang telah lama menanti
&lt;br&gt;Menoreh sebuah kenangan lalu, yang tercipta bersama rintikannya
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Gerimis ini tersenyum manja menggoda, dibalik buramnya kaca jendela
&lt;br&gt;Mencipta secarik kertas titikan embun, yang menutupi pandangan maya
&lt;br&gt;Torehan lentik jemari lunglai, bergerak pilu mecipta kata tanpa sengaja
&lt;br&gt;Lalu pudar terhapus bersama datangnya hujan, yang tak kunjung mereda
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Ah.. Kemuraman Hujan ini, teramat memilukan sebuah galau perasaan
&lt;br&gt;Mengapa dia tega hempaskan tubuh kuyup, menggigil dan membeku
&lt;br&gt;Hujamkan ribuan tetes badai Keresahan, dalam sebuah hati yang hampa
&lt;br&gt;Sematkan setitik kepedihan, pada rapuhnya dinding Jiwa yang tengah luka
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Kemanakah rintik Gerimis punya hati ku, sirna lenyap menghilang.???
&lt;br&gt;Sedang sebuah tembang perasaan, baru saja hendak tumbuh berkembang
&lt;br&gt;Alunan rintiknya teramat menggugah rindu, akan sebuah kenangan lalu
&lt;br&gt;Masa-masa indah dimana hujan, tak kuasa menyayat luka teramat dalam
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Oh.. Ku rindu sangat, pada hadirnya Gerimis yang teramat Romantis..
&lt;br&gt;Yang senantiasa mencumbui mesra, kegalauan Jiwa ku dalam temaram 
&lt;br&gt;Rintikkannya telah mampu berbagi, ciptakan warni Pelangi dalam Sepi
&lt;br&gt;Antarkan keceriaan Sang Mentari, turut menyemarakkan Taman Hati
&lt;br&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-4826235234924947156?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/4826235234924947156/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=4826235234924947156&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/4826235234924947156'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/4826235234924947156'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2009/03/gerimis-yang-romantis.html' title='Gerimis yang Romantis'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-1064121801481827214</id><published>2009-02-01T02:01:00.002+07:00</published><updated>2010-08-30T12:40:05.276+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nuansa'/><title type='text'>Biografi Sang Hujan</title><content type='html'>Hujan... Sebuah nama yang sedikit aneh terdengar di telinga. Mengapa fenomena jatuhnya rintik-rintik air yang datangnya dari wajah cakrawala dinamai dengan nama tersebut. Panas mentari yang memanggil uap air dan angin yang menjemputnya untuk dibawa pada kegersangan yang membutuhkannya, menjadi teman seperjalanan yang teramat setia dalam mengemban sebuah siklus berthemakan Pengabdian ini.
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Dikala langit memuram durja menggambarkan kesedihan yang teramat dalam, wajah alam ini menjadi gelap menyeramkan. Kilatan cahaya kemarahan dan teriakan guntur yang menggelegar, menyertai dan melatari sebuah lakon kesedihan dari Sang Langit yang tengah mengalami keresahan. Awan berarak menggumpal hitam kelam, menjadi sebuah pertanda kesedihan teramat dalam yang tak tertahankan. Robekan luka Sang Awan yang tak terjahit pun tak lagi kuasa menangiskan bermilyar butiran air mata kesedihannya. Mengabarkan bagi para pendamba bahwa musim akan tiba.
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Dibalik sebuah lakon Kesedihan, hujan memberi harapan akan sebuah kehidupan dan kesegaran bagi keriput paras bumi dan mahluk-mahluk melata yang tengah sekarat mendamba kehadirannya. Bermilyar Bakteri tanah yang duduk termenung sontak bersorak dan berpesta, menimbulkan aroma bau tanah yang khas terhirup segar mencipta ribuan senyum gembira. Tanah sehat berhara bergeliat susupi celah retakan kegersangan dan menguak lapisan baru yang terasa nyaman bagi benih-benih muda. Menyusun sebuah rencana kehidupan baru dan meneruskan ribuan generasi yang akan tumbuh lebih baik dari sebelumnya.
&lt;br&gt; 
&lt;br&gt;Dalam hening dan diam Sang Hujan mencumbui pucuk dedaunan yang sedari tadi melambai memanggilnya. Lepaskan sebuah kerinduan yang dalam menghujam dari lapuknya kegersangan Jiwa yang telah lama menanti kehadirannya. Bersenggama mewariskan kelembabab bagi butiran tanah dan hirupan udara. Larikan tanah basah pun senyum tersipu malu, menyapa akar yang senantiasa bersembunyi didalam pelukannya. Mengucapan ribuan rasa syukur akan ringannya mehisap makanan kehidupan bagi daun dan tunas muda berdandan untuk siap bersintesa. 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Kemuraman Sang Hujan adalah sebuah siklus alami yang senantiasa menggeliatkan kehidupan alam raya. Sebuah pengabdian mulia yang menjadi berkah bagi semua mahluk yang sejak dulu pernah ada. Meski entah mengapa, duka kemuraman Sang Hujan yang selalu menyertai bersama kehadirannya, senantiasa bercermin sendu dalam sudut sebuah hati. Teramat menoreh luka pada dinding Jiwa, bagi sebuah Harapan Lusuh Sang Pengembara..
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Ah.. Mengapa Riang Mentari teramat jarang menemani untuk cipta pelangi yang mampu menghiasi gelapnya kemuraman ini. Jembatan cahaya warna yang berujung mesra pada sudut kedukaan sebuah jiwa. Pengantar beribu bidadari yang hendak bercengkrama di dalam taman hati ini..
&lt;br&gt;&lt;br&gt;
*****&lt;br&gt;
"Di dalam Hujan, ada Lagu yang hanya bisa didengar oleh mereka yang MeRindu”.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-1064121801481827214?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/1064121801481827214/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=1064121801481827214&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/1064121801481827214'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/1064121801481827214'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2009/02/biografi-hujan.html' title='Biografi Sang Hujan'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-3459110781558016864</id><published>2009-01-10T01:10:00.000+07:00</published><updated>2010-04-27T22:12:08.777+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dalam Rindu'/><title type='text'>Duhai Adinda Malam</title><content type='html'>Duhai Adinda Malam..
&lt;br&gt;Kau adalah pesona abadi keheningan, dikala Jiwa terlelap dalam khayalan.
&lt;br&gt;Kau taman abadi bidadari pemimpi, yang tengah bercengkrama menanti pagi. 
&lt;br&gt;Kau damaikan hati Para Penyepi, yang hendak menukar kegelisahannya sendiri.
&lt;br&gt;Kau lebur jiwa para pendamba, masuki relung hatinya yang tengah terluka.
&lt;br&gt;Teman sejati mu gemintang yang indah bagai ribuan intan gemerlapan
&lt;br&gt;Sahabat setia mu rembulan Purnama penuh pesona yang terang benderang
&lt;br&gt;Pesona Fajar pun senantiasa setia menyongsong pagi antarkan mu pulang 
&lt;br&gt;Yang selalu mengabdi dan mampu menghiasi paras ayu sebuah kehidupan.
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Duhai Adinda Malam..
&lt;br&gt;Yang akan senantiasa temani gundah dari kegelisahan jiwa resah ini
&lt;br&gt;Yang selalu tersenyum menghibur kegalauan dari buruknya ribuan mimpi
&lt;br&gt;Hadir mu yang selalu ku tunggu dalam sepinya akan sebuah penantian.
&lt;br&gt;Gulita Mu hadirkan keteduhan dan tentram bagi Jiwa dalam resah perjalanan.
&lt;br&gt;Mungkinkah jiwa rapuh ini kuasa tuk meraih tingginya hening pesona mu 
&lt;br&gt;Mengembara dalam Kegelapan tuk susuri seluruh sudut resah kehidupan
&lt;br&gt;Melukis kecantikan nuansa mu dengan goresan lengan yang lemah ini..
&lt;br&gt;Teramat reduplah lusuhnya cahaya jiwa untuk mampu mewarnai paras mu 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Duhai Adinda Malam..
&lt;br&gt;Ijinkanlah lelah Jiwa ini tetap selalu terjaga bersama kehadiran mu
&lt;br&gt;Ku takut akan lelap menggoda yang mencipta mimpi pada sebuah kecewa
&lt;br&gt;Akankah ketenraman ini mampu kekal abadi atau Jiwa kan Sirna.
&lt;br&gt;Terusik datangnya Fajar dan Pagi yang hendak tega memisahkan kita.
&lt;br&gt;Melenyapkan indahnya cengkrama kita dalam hening gelap suasana..
&lt;br&gt;Harap Resah Jiwa ini semua pesona mu akanlah tetap selalu abadi.. 
&lt;br&gt;Hingga kerajaan siang pun tak akan pernah lagi mampu bermentari
&lt;br&gt;Akankah esok kau sudi jua hadir untuk temani ribuan resah jiwa ku lagi
&lt;br&gt;Atau ku harus bermimpi tuk dapat menggapai mu dalam sebuah elegi
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Duhai Adinda Malam..
&lt;br&gt;Harapan terakhir di ujung Fajar.. Sudikah kau hadir dalam taman hatiku
&lt;br&gt;Hingga pagi tak mampu menghapusmu dan mengusik kegelisahan ku lagi 
&lt;br&gt;Tentramkan beribu kegundahan ruang nan gelap dari satu sudut Jiwa ku
&lt;br&gt;Atau Jiwa ini menjadi sirna, merapuh bersama kehadiran sebuah cahaya
&lt;br&gt;Aku akan senantiasa menanti mu bersama berjuta kegelisahan Jiwa ku.
&lt;br&gt;Aku teramat ingin memiliki mu seutuhnya untuk campakkan semua mimpi
&lt;br&gt;Mungkin bagi mu jiwa rapuh yang lusuh ini tak akan pernah menjadi berarti.. 
&lt;br&gt;Namun tidak untuk Jiwa ku yang selalu menanti kehadiran mu hingga pagi.
&lt;br&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-3459110781558016864?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/3459110781558016864/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=3459110781558016864&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/3459110781558016864'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/3459110781558016864'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2009/03/duhai-adinda-malam.html' title='Duhai Adinda Malam'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-5777330258156319921</id><published>2009-01-01T00:01:00.000+07:00</published><updated>2010-04-27T22:17:05.972+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nuansa'/><title type='text'>Perjalanan Sang Waktu</title><content type='html'>Detik demi detik resah terus saja berlalu, berganti jam yang akan terus melaju. Terangnya cayaha kegembiraan siang, berganti gelapnya pekat kedukaan malam dan hari pun mulai berbilang. Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu dan Minggu, tujuh nama hari yang akan terus selalu berulang dan tak akan pernah menjadi bosan. Menyambut kedatangan fajar kejora, mencumbui mentari dalam giliran dan setia mengantarkannya menuju pulang. Saat genap wajah rembulan kembali muram dan bumi tempat kehidupan ini kembali pulang dari perjalanan panjang, maka tahun pun bergeliat menggapai windu, dekade dan putaran abad. Di ujung renta usianya, sebuah nama baru yang terasa asing ditelinga Sang Waktu pun disandangnya.. Millennium..
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Seluruh rangkaian saat ketika proses, perbuatan atau keadaan berada atau berlangsung ini memiliki skala yang merupakan interval antara dua buah keadaan/kejadian atau bisa merupakan lama berlangsungnya suatu kejadian. Sang Waktu yang berjalan linear beriring urutan kejadian, membelah dirinya menjadi dulu, sekarang dan akan datang. Berawal dan berakhir atau mungkin sebuah siklus yang akan terus berulang tanpa akhir. Entahlah.. atau bahkan mungkin merupakan gabungan antara keduanya. Sang Waktu yang terus setia konstan berjalan tanpa henti, menjadi berjalan relatif kala berkecamuk dalam sebuah dunia perasaan. Gundah gulana yang tertanam akan menjadikannya terasa amatlah lambat berjalan namun dalam bahagia ia akan terasa amat cepat melesat. Meski tak pernah ia hianati milyaraan jiwa yang ada dalam naunganya, bahkan pula atas keberadaan dirinya. 
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Perjalanan Sang Waktu cerminan kehidupan yang beriring bersama duka lara dan suka cita bahagia. Menghapus segala kesedihan atas musibah yang tengah diderita, mengurainya helai demi helai dalam jiwa dan akhirnya sirna. Menyembuhkan rasa sakit insan yang tengah terluka karena Cinta dan mengetahui akan besarnya arti Cinta dalam detik-detik tenggelamnya sebuah pulau perasaan. Saat dimana kesenangan dan kekayaan tak lagi mempedulikannya, kala duka lara dan kesibukan telah enggan mengiringinya dan melupakan besarnya arti sebuah Cinta.. Namun Sang Sosok Tua Bijaksana amat mengerti dan menghargai arti Cinta dan mampu menolong Cinta dari kebinasaannya.. Namun Sang Waktu telah hujamkan sebuah Rindu bagi Jiwa ini yang teramat dalam dan semakin dalam beriring sebuah perjalanan..
&lt;br&gt;
&lt;br&gt;Betapa unik engkau Sang Waktu.. Sosok tua yang telah ada sebelum semua bergerak ada, yang senantiasa berjalan tanpa henti sampai akhir hayat ketetapannya. Sosok tua yang berwibawa, Jujur dan bijaksana yang tak pernah egois mempercepat dirinya tidaklah pula picik melambat karena hawa nafsunya. Tak peduli siang meneranginya atau malam mengulitainya, ia akan tetap berjalan pada kodratnya. Sang Waktu memberikan sebuah ketetapan dan pedoman bagi semua yang pernah ada, bagi yang selalu berharap dan beriring bersamanya atau pula yang tak mempedulikannya..
&lt;br&gt; 
&lt;br&gt;Namun Sang Waktu akan tetap terus berjalan sampai ketetapan dirinya menghentikan, atau mungkin beralih pada skala yang entah apa nama dan batasannya. Dan kehidupan terhapus lalu berganti masuki sebuah Kesirnaan atau Keabadian..
&lt;br&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-5777330258156319921?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/5777330258156319921/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=5777330258156319921&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/5777330258156319921'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/5777330258156319921'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2009/02/perjalanan-sang-waktu.html' title='Perjalanan Sang Waktu'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4077481040447114504.post-2738645678663641525</id><published>2008-12-30T23:59:00.001+07:00</published><updated>2011-04-13T00:47:08.291+07:00</updated><title type='text'>Hasil Pencarian Anda</title><content type='html'>&lt;img src="http://img-s3-01.mytextgraphics.com/sparklee/2011/02/27/9ed966e88571d3448934341feb6e17f6.gif" /&gt;

&lt;div id="cse-search-results"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;script type="text/javascript"&gt;
  var googleSearchIframeName = "cse-search-results";
  var googleSearchFormName = "cse-search-box";
  var googleSearchFrameWidth = 800;
  var googleSearchDomain = "www.google.co.id";
  var googleSearchPath = "/cse";
&lt;/script&gt;
&lt;script type="text/javascript" src="http://www.google.com/afsonline/show_afs_search.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4077481040447114504-2738645678663641525?l=taman.cengkrama.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://taman.cengkrama.com/feeds/2738645678663641525/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4077481040447114504&amp;postID=2738645678663641525&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/2738645678663641525'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4077481040447114504/posts/default/2738645678663641525'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://taman.cengkrama.com/2009/01/hasil-pencarian-anda.html' title='Hasil Pencarian Anda'/><author><name>YvanStone</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_wl1l-cbnyBc/SJlQPI5LqqI/AAAAAAAAATI/pYcwl9FGe50/s1600-R/St.jpG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
